Penilaian Berita

"Cukup Kami Saja Yang Menderita, Yang Mulia.." -- dan secuplik kabar intimidasi bagi ahli • penulis: bungtje, 27 April 2010 18:27:16 • 14 Komentar

Masnun, petambak asal Dukuh Kepruk, Jawa Tengah, tak ingin masyarakat lain merasakan apa yang diderita warga desanya. Penduduk Kepruk kini banyak yang telah meninggalkan usaha tambak dan profesi nelayan, terpaksa menjadi buruh pabrik, kuli bangunan, atau buruh migran di negeri jiran. Penyebabnya, keberadaan pabrik PT Kayu Lapis Indonesia, yang merusak lingkungan sekitar Kepruk. "Cukup kami saja yang menderita, Yang Mulia," ujar Masnun saat bersaksi dalam sidang uji materi Undang-undang Pengelola

Black Horse menilai tulisan: Penting +1
(27 April 2010 19:48:39)
ipool menilai tulisan: Penting +1
(27 April 2010 20:38:28)
djibrieljd menilai tulisan: Menarik +1
(27 April 2010 21:18:55)
The Crow menilai tulisan: Penting +1
(27 April 2010 22:28:39)
ndableg menilai tulisan: Menarik +1
(27 April 2010 23:10:11)
Forlorn Hermit menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 00:51:25)
virue menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 03:44:52)
pradaksina menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 09:03:49)
Harlan Eryandi menilai tulisan: Menarik +1
(28 April 2010 09:12:28)
heriyadi menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 09:56:30)
TTTH menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 10:02:46)
iloenx menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 10:35:45)
conscientizacao menilai tulisan: Penting +1
(28 April 2010 11:38:56)
boiga menilai tulisan: Penting +1
(30 April 2010 01:09:35)
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »