Seorang wanita muda berparas cantik berkulit halus bagai sutera dengan sapuan pewarna bibir buatan luar negeri kayaknya tak berhenti menatap bocah pengamen jalanan. Dari atas sedan mewah merek terkenal full AC milik sang ayah berhenti dilampu merah persimpangan jalan kota ini. Ia terdiam melihat seorang bocah kecil menyanyi sejadi-jadinya dibawah sinar matahari yang siang itu makin terik. Hanya kedipan mata bulatnya yang redup berkedip silih berganti. Kedua tangannya masih menyentuh setir mobil