9 Komentar Tulisan

Siaran Pers Ourvoice: Pembunuhan Bukan Karena Orientasi Seksual • penulis: Hartoyo, 18 Februari 2012 10:45:26 • Gak Penting -2

Sistem Heterosentris Meyebabkan Marginalisasi Kelompok Non Heteroseksual

Menampilkan 1 - 9 dari 9 komentar.
z2-4 fakta:
- mujianto
- ryan
- babeh
-...
-...
- robot gedek

so...?
18 Februari 2012 11:19:00
Hartoyo @z2-4 : Apakah kamu juga dapat info pembunuhan, mutilasi antara pasangan hetero? Misalnya kasus istri membunuh suami atau sebaliknya. Kemudian juga bagaimana dengan kasus2 kekerasan dalam rumah tangga yang luar biasa banyak dikalangan heteroseksual.

Kemudian kasus perkosaan diangkot juga dilakukan oleh heteroseksual. Belum lagi kasus-kasus paedofil antara laki2 dewasa dgan perempuan anak-anak (contoh kasus Syeh Pudji).

Dari kasus-kasus itu, apakah artinya orientasi seksual heteroseksual itu pelaku kekerasan,mutilasi, pemerkosa dan paedofil? Apakah kemudian kesimpulannya begitu?

Itu yang ingin saya sampaikan, bahwa pelaku kriminal bisa dilakukan oleh siapapun. Baik homoseksual maupun heteroseksual.
18 Februari 2012 11:45:00
z2-4 yang punya RANTAI?
yang bisa melakukan pembunuhan berantai
rantainya panjang pula....
dengan jumlah korban belasan....

rasanya hanya itu faktanya
18 Februari 2012 12:02:00
The Crow  @Hartoyo: Yes, the urge to commit murder lives in everyone, regardless of the sexual orientation. On the other hand, as a friend of mine who is a gay once said, being a homosexual in a heterosexual world is the loneliest feeling in the world. Such a feeling sometimes, not always, can pour more gasoline into the readily available killing urge.

However, let's not forget that our society sees LGBT as a deviation from social norms. When a gay commits murder, people tend to see it as a more outrageous crime than if it is committed by a heterosexual, while in fact murder is murder.
18 Februari 2012 12:06:00
botaksakti pokoknya sejak kasus "Ewer-ewer" itu....:D
18 Februari 2012 14:21:00
wong-b-jad mari belajar statistik :

1. Dari Polpulasi orang normal sebanyak 1 juta orang, telah melakukan kekerasan sebanyak 25 .
Artinya proentase kekerasan yang dilakukan orang normal 10/1 jt x 100 % = 0,0025 %

2. Dari populasi orang abnormal sebanyak 100 , telah melakukan pembantaian berantai karena alasan syahwat 10 orang
Artinya prosentase pembantaian yang dilakukan oleh orang abnormal 10/100 x 100 % = 10 %

ahli statistik melihat fenomena ini tentu akan menyimpulkan bahwa ADA KORELASI ANTARA KEKERASAN/PEMBANTAIAN DENGAN GAYA HIDUP ABNORMAL

secara sosial, DALAM KETERBATASAN JUMLAH MAKA AKAN TERJADI PERSAINGAN YANG KETAT

18 Februari 2012 19:04:00
mbah joebir [Jika "dihadapkan" dengan kekerasan ataupun pembunuhan pada pasangan heteroseksual, apakah seorang psikolog ataupun masyarakat akan mengkaitkan tindakan kejahatan itu dikaitan dengan "disorientasi seksual" pelaku? Apakah psikolog akan menyimpulkan karena pelaku heteroseksual, sehingga pembunuhan terjadi?]

Tentu tidak! Karena sejak Adam dan Hawa heteroseksual adalah kondisi sehat dan alami (normal). Jadi psikolog tidak akan mengaitkan tindak kejehatan dengannya --tapi dgn faktor2 lain seperti penyimpangan2 yang dinilai abnormal sebagaimana homoseksual atau lebian itu.

OK.. anda katakan itu sudut pandang "sistem heterosentris". Tapi sistem itulah yang mendorong regenerasi dan membuat spesies manusia mampu mempertahankan eksistensinya di alam ini. Dan itu NORMAL..... sehingga normalitas itulah ukurannya untuk mengetahui abnormalitas yg mungkin terjadi pada seseorang.

[Jika berangkat dari kasus MJ ataupun Ryan, sistem heterosentris secara sistematis mendoktrin setiap orang untuk mengikuti sebagai sebuah kebenaran tunggal.]

Ya! dalam hal orientasi seksual.

[Seperti menjadi sosok yang rendah diri, pemarah, mudah tersinggung, tertutup bahkan pada titik ekstrim dapat melakukan tindakan kriminal. Situasi ini sebenarnya juga bisa terjadi pada kelompok marginal yang dipinggirkan secara sistematis.]

Salah satu penyebabnya adalah penyimpangan orientasi seksual (bagi yg pasti gay atau lebian). Bagi yg heteroseksual (normal) penyebabnya tentu pada faktor lain yang menimbulkan (mengakibatkan) kondisi kejiwaan spt tsb di atas.

Benar kata @wong-b-jad: [hli statistik melihat fenomena ini tentu akan menyimpulkan bahwa ADA KORELASI ANTARA KEKERASAN/PEMBANTAIAN DENGAN GAYA HIDUP ABNORMAL]

Juga kata @The Crow: [ let's not forget that our society sees LGBT as a deviation from social norms. When a gay commits murder, people tend to see it as a more outrageous crime than if it is committed by a heterosexual, while in fact murder is murder]
18 Februari 2012 20:11:00
massto hahaha...

kalo yang bagian ini saya lebih suka bilang pake bahasanya gila ...

" Biar rombongan Hartoyo ini silitnya dijojrok pake linggis panas di neraka " .... hahaha
19 Februari 2012 18:13:00
The 7 [Pembunuhan Bukan Karena Orientasi Seksual_]


[Tetapi harus dipertegas bahwa orientasi seksual tidak meyebabkan seseorang melakukan pembunuhan ataupun kekerasan pada pihak lain, jika sistemnya sudah adil dan setara.]

Sepertinya kalau kata "orientasi" diganti dengan "motif" akan lebih pas...

Kalau pembunuhan dengan orientasi seksual, berarti dia membunuh dg tujuan untuk memperoleh kenikmatan seksual.....begitu bukan..?



19 Februari 2012 19:06:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »