6 Komentar Tulisan

Demokrat dan orang bodoh • penulis: Rusdi Mathari, 06 Februari 2012 00:38:08 • Penting +6

Perjuangan manusia melawan kekuasaan adalah perjuangan ingatan melawan lupa [The Book of Laughter and Forgetting-Milan Kundera].

Menampilkan 1 - 6 dari 6 komentar.
sawung nunggu AM jadi tersangka
06 Februari 2012 09:14:00
The Crow [SBY menjelaskan, korupsi dan dugaan korupsi bukan garis Demokrat melainkan kesalahan sejumlah kader.] Pontius Pilatus.
06 Februari 2012 09:52:00
yusro Orang bodoh aja bisa bisa korupsi begitu gede, apalagi yang mengaku pinter :D
06 Februari 2012 12:33:00
mbah joebir [Beberapa jam setelah Nazaruddin "terbang" ke Singapura, Dewan Kehormatan Partai Demokrat mengumumkan pemecatan Nazaruddin dari jabatan bendahara umum partai. ]

Fakta ini tidak di dukung oleh pernyataan para petinggi PD yang mengatakan bahwa kepergian Nazaruddin adalah untuk berobat krn alasan sakit.

Sudah jelas Nazaruddin dipecat dan kabur (disuruh kabur) ke Singapura.., kenapa mesti berbohong juga? Sebodoh-bodohnya orang... mestinya bilang aja "tidak tahu" atau "tanyakan sendiri ke yg bersangkutan".

Tentang sejumlah nama yang disebut Nazaruddin (spt Anas dan Andi) saya kira nasibnya masih tergantung bagaimana posisi "aman" SBY dan Partainya. Kalau SBY aman saja maka Nazaruddin memang "bodoh"; tapi kalau ternyata "tidak aman" maka yang bodoh pasti Ruhut. :D
06 Februari 2012 15:51:00
The 7 Demokrat emang tempat orang-bodoh...orang-orang pinternya masih di Golkar... :P
06 Februari 2012 17:11:00
Black Horse Salam Cak @rusdi; [Kata Menko Polhukam, Djoko Suyanto, penegak hukum seharusnya tidak sekadar mengusut dugaan pidana korupsi, APBN, atau dugaan suap yang dilakukan Nazaruddin, melainkan juga bagaimana yang bersangkutan mendapatkan paspor.]

‘Tangan Gaib’ Amerika di Balik Pelarian Nazaruddin

http://www.politikana.com/baca/2011/08/12/tangan-gaib-amerika-di-balik-pelarian-nazaruddin
07 Februari 2012 00:31:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »