Perjuangan dari seorang manusia adalah perjuangan melawan lupa…” (Milan Kundera)
Perjuangan dari seorang manusia adalah perjuangan melawan lupa…” (Milan Kundera)
The Crow @hendijo: [Bukankah hari-hari ini kita justru yang telah melupakan mereka?] Sadly, forgetting the heroes seems to be officially intentional. Tan Malaka is a hero. His status as a hero has never been officially canceled, yet this status is no longer mentioned in formal history books.
botaksakti Perjuangan dari seorang manusia adalah perjuangan melawan lupa
Anak Korban Drone Obama [Saya ingat sebuah adegan dalam Lion of the Desert, ketika pejuang bangsa Libya, Omar Mochtar akan menemui kematian di tiang gantung. Graziani,jenderal Italia yang bengis, mengejeknya dengan sebuah pertanyaan: " Apa yang akan kau lakukan dengan melawan tank-tank dan senjata-senjata hebat kami?" Mochtar menjawabnya dalam nada lirih namun tegas: "Yang paling penting kami telah melawan! Yang paling penting kami telah membuktikan kepada generasi setelah kami bahwa kami bukan bangsa pengecut dan melupakan warisan leluhur kami!"]
The Crow @Anak Korban Drone Obama: [THAT really reminds me of Qaddafi] I incline to agree with that. He might a despot and a lot of other things, but at least under his rule Libya was free from other nation's influence.
hendijo @Anak Korban Drone Obama: Masa sih? Kalau dalam tataran jargon,mungkin ya. Tapi ga juga ah...Omar Mochtar mungkin "tidak akan minta-minta hidup" laiknya Qadhafi :)
The Crow @hendijo: [Omar Mochtar mungkin "tidak akan minta-minta hidup" laiknya Qadhafi] Good point. However, let's not forget that Omar Muchtar was executed by the Italian oppressor while Qaddafi was executed (not to mentioned slaughtered) by his own people. I think Qaddafi really believed that he did good for his people, and felt betrayed by the uprising. Another difference, Omar Muchtar had always been in the position of a freedom fighter, while Qaddafi had been a sole ruler in his own country.