9 Komentar Tulisan

Sudah diberikan lebih dari sepuluh pemuda • penulis: Zon Jonggol, 08 Agustus 2011 08:45:51 • Biasa +3

Salah satu hal yang kita kenang dari mantan presiden Sukarno  adalah perkataannya yang heroik,  "Berikan aku sepuluh pemuda niscaya  akan ku goncangkan dunia".

Menampilkan 1 - 9 dari 9 komentar.
Ali_Baros sptnya benar ya..?!! salah satunya kontrak lapangan natuna yang pada saat itu oleh JK mau ditinjau kembali
08 Agustus 2011 09:02:00
Icarus 4 paragraf awal sih lumayan asyik dibaca. Selanjutnya, mengecewakan...

*ngeloyor*
08 Agustus 2011 10:44:00
ilham_durtigs Mas Zon yang baik, Bung Karno itu memang jagonya merangkai kata2 dan penyemangat pada eranya. Namun tidak layak lagi bila di hubung2kan ke era saat ini. Bung Karno memang orator yang handal, namun miskin implementasi managerial tata negaranya. tentu Mas Zon juga tau bahwa era Bung Karno mentri pernah berjumlah 107 orang karena alasan Bung Karno, rakyat Indonesia ada 107 juta orang ( tentu kalo SBY bicara seperti itu bisa jadi bulanan besar)

Untuk kasus JK, saya juga menyayangkan langkah SBY, namun seperti pepatah.. " bila paku terlalu menonjol dipermukaan, akhirnya akan menusuk maka segera harus dilipat ".

Untuk harapan Mas agar Indonesia terlepas dari kemiskinan, saya juga beserta 270 juta rakyat juga berkeinginan yang sama, tapi masalahnya dimana sebuah negr yang tidak mengalami kemiskinan? hal ini bukan hanya masalah Indonesia, tapi kemiskinan adalah masalah dunia.

salam
08 Agustus 2011 12:58:00
Zon Jonggol Mas @ilham_durtigs: tentulah kemiskinan merupakan permasalahan negara di seluruh dunia namun di negera kita kegagalan kepemimpinan adalah salah satu penyebab utama terhadap kemiskinan. Katakan "tidak" untuk korupsi namun kenyataannya ?
08 Agustus 2011 13:08:00
Zon Jonggol Cobalah kita perhatikan di negeri ini, kita bisa membuat pesawat terbang. Lalu kenapa kita berhasil membuat dan memasarkan mobil atau motor buatan sendiri ? Ini salah satu contoh "kepentingan" asing ditengarai mempengaruhi kebijakan produksi sendiri mobil atau motor.

08 Agustus 2011 13:11:00
Zon Jonggol Cobalah kita perhatikan di negeri ini, kita bisa membuat pesawat terbang. Lalu kenapa kita TIDAK berhasil membuat dan memasarkan mobil atau motor buatan sendiri ? Ini salah satu contoh "kepentingan" asing ditengarai mempengaruhi kebijakan produksi sendiri mobil atau motor.

08 Agustus 2011 13:12:00
Zon Jonggol Tambahan buat mas @ilham_durtigs: jumlah menteri seberapa banyakpun tidaklah masalah namun yang penting terrefleksi bagi kemakmuran rakyat.
08 Agustus 2011 13:19:00
Last Man Standing  @Icarus: maklum suasana ramadhan, sepertiga terakhir saatnya untuk berdoa. ;))
08 Agustus 2011 16:39:00
ilham_durtigs @zon jonggol: mas Zon yang baik, sesungguhnya persepsi kegagalan seorang kepala negara pasti berbeda. menurut Mas Zon gagal, menurut saya tidak. akhirnya kita berdebat. seharusnya kita menelaah apa definisi kegagalan memerintah, apa barometer nya. krn agak kontradiksi saat ekonomi kita diatas rata-rata 6% masih juga di kategorikan gagal, sedangkan negara lain 1% aja sudah bersyukur.

untuk kenapa Indonesia belum ada yang bisa buat kendaraan roda dua atau empat, coba mas diskusi sama para pengusaha di KADIN atau HIPMI, krn bila diarahkan kenegara rasanya agak salah alamat.

namun, kembali lagi mas Zon yang saya hormati, ini semua adalah perbedaan persepsi. memang negara ini mengalami guncangan, pertanyaannya.. bagaimana kita mau menyikapinya? mau menjadi masyarakat yang selalu menuntut atau menjadi masyarakat yang mandiri.

salam
09 Agustus 2011 16:12:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »