Salah satu hal yang kita kenang dari mantan presiden Sukarno adalah perkataannya yang heroik, "Berikan aku sepuluh pemuda niscaya akan ku goncangkan dunia".
Salah satu hal yang kita kenang dari mantan presiden Sukarno adalah perkataannya yang heroik, "Berikan aku sepuluh pemuda niscaya akan ku goncangkan dunia".
Ali_Baros sptnya benar ya..?!! salah satunya kontrak lapangan natuna yang pada saat itu oleh JK mau ditinjau kembali
Icarus 4 paragraf awal sih lumayan asyik dibaca. Selanjutnya, mengecewakan...
ilham_durtigs Mas Zon yang baik, Bung Karno itu memang jagonya merangkai kata2 dan penyemangat pada eranya. Namun tidak layak lagi bila di hubung2kan ke era saat ini. Bung Karno memang orator yang handal, namun miskin implementasi managerial tata negaranya. tentu Mas Zon juga tau bahwa era Bung Karno mentri pernah berjumlah 107 orang karena alasan Bung Karno, rakyat Indonesia ada 107 juta orang ( tentu kalo SBY bicara seperti itu bisa jadi bulanan besar)
Zon Jonggol Mas @ilham_durtigs: tentulah kemiskinan merupakan permasalahan negara di seluruh dunia namun di negera kita kegagalan kepemimpinan adalah salah satu penyebab utama terhadap kemiskinan. Katakan "tidak" untuk korupsi namun kenyataannya ?
Zon Jonggol Cobalah kita perhatikan di negeri ini, kita bisa membuat pesawat terbang. Lalu kenapa kita berhasil membuat dan memasarkan mobil atau motor buatan sendiri ? Ini salah satu contoh "kepentingan" asing ditengarai mempengaruhi kebijakan produksi sendiri mobil atau motor.
Zon Jonggol Cobalah kita perhatikan di negeri ini, kita bisa membuat pesawat terbang. Lalu kenapa kita TIDAK berhasil membuat dan memasarkan mobil atau motor buatan sendiri ? Ini salah satu contoh "kepentingan" asing ditengarai mempengaruhi kebijakan produksi sendiri mobil atau motor.
Zon Jonggol Tambahan buat mas @ilham_durtigs: jumlah menteri seberapa banyakpun tidaklah masalah namun yang penting terrefleksi bagi kemakmuran rakyat.
Last Man Standing @Icarus: maklum suasana ramadhan, sepertiga terakhir saatnya untuk berdoa. ;))
ilham_durtigs @zon jonggol: mas Zon yang baik, sesungguhnya persepsi kegagalan seorang kepala negara pasti berbeda. menurut Mas Zon gagal, menurut saya tidak. akhirnya kita berdebat. seharusnya kita menelaah apa definisi kegagalan memerintah, apa barometer nya. krn agak kontradiksi saat ekonomi kita diatas rata-rata 6% masih juga di kategorikan gagal, sedangkan negara lain 1% aja sudah bersyukur.