34 Komentar Tulisan

Siapa yang bodoh • penulis: pall, 28 Juni 2011 23:45:43 • Menarik +8

Nice article. Keep posting!

Menampilkan 1 - 30 dari 34 komentar.
pall Nice article. Keep posting!
28 Juni 2011 23:46:00
The Crow I enjoy bargaining. Can't do that in most, if not all, malls.








By the way, have you visited your own articles? ;))
28 Juni 2011 23:55:14
TTTH We're all American. Nice post.
28 Juni 2011 23:55:00
pall  @The Crow:

I don't bargain, I just can't communicate an equal attitude with that of Solonese' :D

Jakarta's way of bargaining:

BUSET, kayak gini lo bilang gocap? Ceban mau kagak!

Solo's way:

Lha niki ... pase pinten ... mbak?
29 Juni 2011 00:03:00
Subroto Talking bout Solo, sepertinya ane telat, ternyata pertumbuhan properti d Solo cukup pesat.
Banyak areal persawahan di arah Gentan dan sekitarnya yg berubah fungsi, sempat takjub waktu survey lahan minggu lalu di Solo

Moga minggu2 ini bisa dapat kabar baik dari agent disana seputar harga, dan siap merengsek Solo :D

Sementara Jokowi siap2 untuk pencalonan Gub Jakartanya, Bibit Waluyo siap2 hengkang ke Golkar
Modaro!
29 Juni 2011 00:34:00
Striding Cloud  @Subroto:
Perumahan syar'i itu?
29 Juni 2011 03:10:00
pall  @Subroto: Gentan itu Sukoharjo Bro. Setau gue Solo nggak ada area persawahan. Jangan2 kena tipu lo :D

Nice info. Salam kenal.
29 Juni 2011 06:19:00
Whispering Wind  @pall: masih adakah budi laksana skrg?
:o

Waktu kecil sy diberitahu kakak, klo beli buku di budi laksana aja. Tapi dasar di waktu kecil pikiran sudah hedonis, sy lebih suka ke sekawan pusat, bagi saya semua berkilauan. Dalam hati pun sbnrnya kurang puas dg sekawan, selalu mengidam2kan ke gramedia yg wktu itu adanya d jogja.

Begitu makin dewasa makin tau arti menghemat justru pindah ke beli buku di busri. Waktu itu sy bukan beli bajakan, tpi buku asli yang salah cetak/afkiran. Lumayan diskonnya.

Klo ga salah dulu budi laksana ada 2, 1 di pojok depan mangkunegaran, 1 d puwosari.

Ga kebayang gimana lusuhnya skrg klo masih ada, lha wong belasan tahun lampau aja sudah lawas. :D

Good article bro! Keep posting yah! Mohon bimbingannya... Saya baru di sini ;))
29 Juni 2011 08:14:00
Black Horse  @pall: nice post!

Jangan lupa doanya. . .
29 Juni 2011 08:22:00
conscientizacao Kesinisan orang merasa pintar adalah, menganggap semua bodoh kecuali dirinya. Atau karena ia merasa kalah pintar, maka semua difatwa bodoh. Berlaku jg utk sesama koruptor.

#tributetobibit
29 Juni 2011 09:55:00
ndableg ini 'bodoh' dan 'pinter' dari twitter nih..
:D

http://twitter.com/#!/nona_merah/status/85910825101033473
29 Juni 2011 10:30:48
Coulrophobia [Tony Jack's tak pernah sepi]

di surabaya tutup ... kalah pamor sama rawon setan kali
29 Juni 2011 12:16:00
The Crow  @pall: [kayak gini lo bilang gocap? Ceban mau kagak!] If that's the way you bargain, all those sellers will love you wholeheartedly ;))
29 Juni 2011 12:46:00
boiga  @The Crow: [If that's the way you bargain, all those sellers will love you wholeheartedly]
-
saya ada kawan yang dikenal kejam dalam tawar menawar. terakhir kali barang seharga 250rb bisa dia dapat dengan harga 60rb. saya gak bisa banyak tawar menawar dan yang begini ini sangat mengagumkan.. :))
29 Juni 2011 14:03:00
emina waktu ke solo kemarin kok saya ga nemu toko buku Budi Laksana ya? :(

soal pemilihan pasar modern (mall) dengan pasar tradisional, secara pribadi, saya kadang memilih untuk belanja bulanan di hypermart2 karena tempatnya yang bersih dan sagala aya. lebih praktis. Tapi tergantung kondisi dan jenis yang dibeli juga sih. Klo soal baju, pilihannya adalah di pasar kaget atau pasar baru dengan harga yang cenderung lebih ekonomis. klo beli buat masak, biasanya di pasar tradisional. klo pasar tradisionalnya bersih, saya juga seneng belanja di situ.

klo soal tempat2 fast food/junk food, sekarang saya malah memilih utk tidak makan di tempat seperti itu. mending di warteg atau warung nasi sunda, atau yang saung gerobakan pinggir jalan.

eh tapi kebanyakan kopdar di mall juga kan?
sepertinya kopdar mah selalu di mall, bosen emang. tapi mall tempat paling gampang di tuju dan biasanya aksesnya lebih mudah. semua orang biasanya tau. trus bisa milih langsung makan, gampang.

lha, ini komen kepanjangan, tapi kyknya ga nyambung sama artikel :D
yah, artikelnya keren lah. salam pertemenanan yah ;))

29 Juni 2011 14:57:00
boiga  @emina: [mall tempat paling gampang di tuju dan biasanya aksesnya lebih mudah]
-
pasar tradisional = macet ;))
29 Juni 2011 15:01:00
The Crow  @boiga: [barang seharga 250rb bisa dia dapat dengan harga 60rb] Yeah, but look at how @pall bargains. From gocap to ceban? They'll love him. :))
29 Juni 2011 15:17:00
emina  @boiga:

itu kasusnya dalam kopdar lho, mbah.
coba aja, kopdar di pasar tradisional dengan campuran aroma ikan dan keringat para pedangan serta pengungjung yang berjubel :D

tapi pasar tradisional di dekat tempat saya di sini memang sering macet, waduuh, jalan juga susah berdempet2. blm bau-bauan 7 rupa yg menyengat. tapi masih cukup bersih lah dibanding pasar ciroyom kayaknya. saya juga sering ke pasar di sini :D
29 Juni 2011 15:19:00
boiga  @The Crow: sure will :))
29 Juni 2011 15:19:00
pall Maaf nggak bisa menanggapi komentar satu2. Lagi sibuk mempersiapkan diri untuk pemilihan putra-putri Solo ^^ #halah #plak
29 Juni 2011 16:10:03
alakazam  @emina: komentar anda soal lebih memilih mall, jika saja dilanjutkan dengan pamer pernah mengambil gambar di pasar tradisional di banyak pulau, apalagi jika ditambah kata-kata "dibayar berapa sama Budi Laksana", bakal seru lagi nih Politikana... :))
29 Juni 2011 17:07:00
alakazam Nice post gan, kunjungi blog ane ya.... http://politikana.com/profil/faaz_alqassam.html










29 Juni 2011 17:10:00
emina  @alakazam:

kenapa gitu? :D


[Nice post gan, kunjungi blog ane]

ini makin musim saja berkomen gaya seperti itu. hitung2, sudah ada 4 orang style-nya begitu sampai kebawa ke lama profil : @Tuvok, @fallacy, @bocahanteng, dan tentunya anda :D
29 Juni 2011 17:20:00
yusro Waduh Bibit menabur Bibit pertengkaran :))
29 Juni 2011 17:21:00
alakazam  @emina: [kenapa gitu?] kombinasi komen seperti itu mengantarkan sebuah artikel menjadi artikel pertama yang tembus 200 komen di Politikana ;))
29 Juni 2011 18:20:00
boiga  @alakazam: headline conspiracy! :))
29 Juni 2011 19:17:00
Striding Cloud Eh lupa komen terpenting...


Artikel Bagus!!! Kita perlu lebih banyak artikel seperti ini!

BTW, pesan sponsor ya:

[ www.notstupid.com ]

sekalian cari sendiri donlotan filmnya ya:

[ http://en.wikipedia.org/wiki/The_age_of_stupid ]
29 Juni 2011 19:38:00
emina  @alakazam:

klo gitu, mari kita lakukan, biar komen di sini jadi 200 :D *bletak*

emang pernah ada kasus seperti itu? kemarin saya pernah buka -buka arsip lama, itu bom emping bukan?
29 Juni 2011 19:46:00
Wonggantenk Pa kabar om, tulisan yang sangat menarik untuk direnungkan
29 Juni 2011 20:14:00
wawajie Apa? di Solo belum ada J.co? *eaaa *diulang *nambah drama
29 Juni 2011 23:10:00
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »