cari cermin dua arah di bawah jalan layang pasar kebayoran lama
cari cermin dua arah di bawah jalan layang pasar kebayoran lama
Nazil @boiga : Benul Mas, ini yang sering saya dengar dari orangtua. Banyak yang sekarang memasrahkan anak-anaknya (satu hari penuh) kepada sekolah tanpa melakukan keseimbangan. Di sekolah dididik baik-baik, termasuk praktek ibadahnya cuma ketika sampai di keluarga dibiarkan saja. :)
Love jadi ingat kata nya Westminster Abbey
Nazil Ais, jarang-jarang ada artikel di hari Minggu yang cepat sekali HL :))
Love @boiga : kata nya John C Maxwell " Dalam setiap kesalahan yang dibuat orang lain, kita pasti memiliki konstribusi di dalamnya....
Kurang Asin Nah..... senang betul saya.... Politikana semakin meriah.
Love @Kurang Asin: [emikian juga bangsa Indonesia ini akan terus berjalan menuju sakit, sampai pada tahap tak tertahankan]
Maximillian @boiga: [ Harapan palsu semacam ini, membuat warga negara justru menjadi lemah, karena akan selalu mengharapkan pemerintah bisa menyelesaikan semua masalah, sangat menyalahkan pemerintah ketika ada masalah, dan kebergantungan terhadap pemerintah menjadi terlalu besar, yang itu justru membuka peluang untuk korup, sekorup- korupnya.]
mbah joebir Kalau tulisan pak @boiga: ini munajat dan keluh-kesahnya diujung malam, maka.......... "amiien ya Rabbal 'alamin".
boiga wow, headline! :o
krisnov Jiiaahhh.....mulai dari keluarga ni ye.....btw penulis emang dah berkeluarga ??? Hehehehe.
krisnov Tidak bisa dimulai hanya dari "keluarga"
conscientizacao @boiga: Uhm.... dimulai dari diri sendiri?
boiga @krisnov: punya keluarga dan belum memulai keluarga sendiri :D
pall Kelemahannya adalah, penulis sebenarnya JUGA sedang mengkritik orang lain ;))
botaksakti @boiga: weh, beneran mau berubah? Ke http://www.AyoNikah.com/?id=sindu aja......(ha..ha...ha....ha........dapet juga akhirnya!):D
don espresso Hayo mulai dari sekarang berubah
Striding Cloud @pall: