106 Komentar Tulisan

Hormat Bendera = Menghormati Para Pahlawan ??? • penulis: krisnov, 07 Juni 2011 21:45:19 • Menarik +7

Kondisi di NKRI yang katanya menganut demokrasi ini semakin lama semakin anti dengan kebebasan beragama dan berkeyakinan.

Menampilkan 1 - 30 dari 106 komentar.
Nazil Dimana ada penutupan sekolah? Agak sensitif saya kalau ini :)
07 Juni 2011 22:58:06
wawajie  @Nazil:
http://www.detiknews.com/read/2011/06/07/134039/1654807/10/?topnews
07 Juni 2011 23:00:00
wawajie Gw sih ga ngerti ya gimana harusnya pemerintah menanggapi sekolah-nya. tapi gw mah, terserah aja kalau dia ga mau hormat bendera. Urusan masing2.

Tapi buat bu or pak @krisnov, saya harap Anda konsisten mau-nya demokrasi atau bagaimana? Trus bawa2 AKKBB pulak ;))
07 Juni 2011 23:06:00
pall  @wawajie:

Versi lain dari holocaust dan sapi? ;))
07 Juni 2011 23:11:00
Nazil  @wawajie : Oke baru saja juga baca di Okezone.

Eh, Ngruki juga gak ada upacara bendera lho. Tanya aja sama Jeng @aqid_sh ;))
07 Juni 2011 23:12:52
wawajie  @pall:

yah, mbuh. Pokoknya gitulah. Giliran begini aja bawa2 demokrasi. Ngoks.

@Nazil: Ngruki itu apa?
07 Juni 2011 23:21:00
Nazil  @wawajie : walahhh, Ngruki itu lebih dikenal rumah sakit Dab! Tempat orang mondok. :/
07 Juni 2011 23:28:52
liwung semangat untuk menjalankan ajaran agama secara sungguh2 dan penuh tentulah sesuatu yang amat mulia
namun semangat membara saja seringkali tidaklah cukup, perlu kerendahan hati untuk terus mencari dan mencari
08 Juni 2011 01:48:00
boiga saya cinta negara ini, tapi saya tidak suka upacara bendera
08 Juni 2011 01:50:00
boiga  @boiga: lagian siapa yang tanya? [-(
08 Juni 2011 01:50:00
alakazam  @boiga: tanya sendiri, dijawab sendiri, telat minum obat ya om... :))
08 Juni 2011 01:57:00
boiga  @alakazam: :))
08 Juni 2011 02:23:00
basu contoh kasus (isilah titik-titik dibawah ini):

soal:
pada suatu acara kemiliteran, didepan ribuan anak buahnya, seorang jenderal berbintang empat beragama islam menolak memberi hormat pada bendera indonesia karena jenderal tersebut yakin bahwa dalam agamanya dilarang memberi hormat pada benda mati.

pertanyaan:
harus diapakan jenderal berbintang empat tersebut?

jawaban:
..........................................................................................................................................................................................................................................
08 Juni 2011 02:30:00
Nazil Cara menghormat bendera memang bermacam-macam. Kalau di kalangan militer memang wajib dengan cara mengangkat tangan kanan ke pelipis. Sedangkan untuk organisasi di luar militer tergantung ketentuan yg berlaku di organisasi tersebut. Untuk warga sipil yg tidak berseragam sebenarnya boleh hanya cukup dengan berdiri tegak dan menghadap bendera.
Kalau cuma gara-gara kasus tersebut, Dinas Pendidikan Karanganyar mau membubarkan sekolah kok rasanya bodoh sekali Kadindik-nya. Kecuali ada motif lain, CARI MASALAH misalnya.
08 Juni 2011 06:09:46
Nazil  @boiga : (tidak suka upacara bendera)

kayaknya dikau juga kurang gagah kalau disuruh menghormat bendera versi militer :D
08 Juni 2011 06:52:45
GaraMata Asyik, @krisnov dah kembali kepangkuan demokrasi. :D
08 Juni 2011 07:12:00
Moonlight  @GaraMata mari kita hormat ke @krisnov :D
08 Juni 2011 07:16:00
ndableg  @wawajie:

[.. yah, mbuh. Pokoknya gitulah. Giliran begini aja bawa2 demokrasi. Ngoks ..]

demokrasi itu harom kw 4
Haromnya dah berkurang kadarnya :D
08 Juni 2011 08:43:06
krisnov  @wawajie: Gw sih ga ngerti ya gimana harusnya pemerintah menanggapi sekolah-nya. tapi gw mah, terserah aja kalau dia ga mau hormat bendera. Urusan masing2.

Tapi buat bu or pak krisnov, saya harap Anda konsisten mau-nya demokrasi atau bagaimana? Trus bawa2 AKKBB pulak.

===================
Terimakasih, setuju banget soal hormat bendera secara ritual dengan gerakan mengangkat tangan sebaiknya menjadi urusan masing-masing, artinya menjadi hak individu bukan kewajiban tiap individu yang menjadi warga negara.

AKKBB itu kan katanya Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan, jadi mestinya sensitif membela semua kasus terkait, termasuk kasus dalam artikel ini, bukan cuma membela Ahmadiyah doang, kalo gitu ganti aja namanya jadi AKKBBA (Aliansi Kebangsaan untuk Kebebasan Beragama dan Berkeyakinan Ahmadiyah).

Alhamdulillah, aku tetap konsisten menolak Demokrasi, Sekulerisme, pluralisme dan liberalisme.

Bagiku tidak boleh ada mayoritas mendzalimi minoritas, apalagi minoritas mendzalimi yang mayoritas. Hehehe.

08 Juni 2011 08:43:00
pall [ Alhamdulillah, aku tetap konsisten menolak Demokrasi ]

Yah, @GaraMata nggak jadi seneng dong.
08 Juni 2011 08:47:00
krisnov  @liwung: Perlu kerendahan hati juga untuk menerima segala perbedaan, termasuk perbedaan dalam masalah hormat bendera.

Orang yang tidak mau mengangkat tangan atau berdiri sebagai tanda hormat bendera, bukan berarti dia menolak keberadaan bendera dan tidak menghormati bendera, apalagi kalau sampai dikatakan tidak cinta tanah air dan tidak menghargai jasa-jasa para pahlawan yang telah mengorbankan nyawa demi kemerdekaan Indonesia.

ada cara-cara yang konkrit untuk menghormati bendera dan menghargai jasa-jasa para pahlawan yaitu dengan mengisi kemerdekaan dan mengelola negara ini demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat bukan kemakmuran pejabat.
08 Juni 2011 08:50:00
krisnov  @boiga: saya cinta negara ini, tapi saya tidak suka upacara bendera
===========

Hehehe....jawaban yang sungguh-sungguh jujur dari lubuk hatinurani.
08 Juni 2011 08:52:00
krisnov  @basu: pada suatu acara kemiliteran, didepan ribuan anak buahnya, seorang jenderal berbintang empat beragama islam menolak memberi hormat pada bendera indonesia karena jenderal tersebut yakin bahwa dalam agamanya dilarang memberi hormat pada benda mati.
==============

Kalau memang keyakinannya seperti itu, mengapa tidak diadopsi dan dihargai saja ?

Banyak cara untuk menghormati bendera negara, dengan memelihara keberadaannya dan cukup dikibarkan saja, itu sudah menghormati.

Yang mau angkat tangan grakk ya silahkan, yang keberatan ya gak masalah toh.

Masak cuma gara-gara hal sepele semua sekolah Islam yang menolak angkat tangan pada bendera dan/atau tidak mengadakan upacara bendera mau ditutup ?

Aliran Kristen juga ada yang menolak hormat bendera kok.
08 Juni 2011 09:02:00
krisnov  @Nazil: Setuju. Kembalikan sekolah kepada fungsinya aja yaitu untuk menimba ilmu pengetahuan yang bermanfaat dan membentuk karakter murid menjadi manusia yang bermoral baik dan itu gak ada hubungannya dengan hormat bendera dan upacara bendera setiap hari senin.

Kalau di sekolah-sekolah negeri milik pemerintah masih logislah diwajibkan upacara bendera dan hormat bendera.

* Kalau aku sih lebih milih sekolah ngadain senam dan lari tiap pagi sambil nyanyi lagu kebangsaan daripada upacara bendera, hehehe.
08 Juni 2011 09:20:00
liwung  @krisnov: (ada cara-cara yang konkrit untuk menghormati bendera dan menghargai jasa-jasa para pahlawan yaitu dengan mengisi kemerdekaan dan mengelola negara ini demi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat bukan kemakmuran pejabat)

setuju bu, apalagi jika dengan hormat bendera bisa membuat orang terpelanting dari surga nan bahagia
oohh sebaiknya memang janganlah dilakukan
08 Juni 2011 09:24:00
The Crow  @krisnov: To me, saluting a the flag of this country is a sign of my allegiance to the country bearing the flag. Other people might think differently and it's their right to think differently.

However, this is really not something new. I had a friend named Purwanto back in my high-school days. I know for sure that he was very patriotic indeed. He told me once that he would die for this country if necessary, but not for the government. However, he also had a peculiar habit and that was his refusal to give a salute to the flag. He was (is) a Muslim and he believed that its against his faith to salute the flag. He was expelled from our school for that before the second semester ended. So that's nothing new.

Regarding the example given by @basu, well, the military rigid discipline is supposed to be different from the civilian one. You either follow it, or get out of it.
08 Juni 2011 09:26:00
GaraMata  @pall:

Wah, iya nih. Bawa-bawa demokrasi sebagai alasan, tak kirain dah setuju sama demokrasi. Ternyata ... :))
08 Juni 2011 09:26:00
krisnov  @GaraMata: Wah, iya nih. Bawa-bawa demokrasi sebagai alasan, tak kirain dah setuju sama demokrasi. Ternyata ...
=====================

Jika Indonesia konsisten dengan demokrasinya, mestinya bisa dong menerima orang yang menolak hormat bendera atau upacara bendera. Katanya dalam demokrasi itu bebas berpendapat dan berekspresi ?

* Baiklah lain kali aku bawa alasan Al Qur'an saja kalau begitu.
08 Juni 2011 09:37:00
krisnov  @The Crow: Dulupun dalam militer ada aturan ketat mengenai seragam, tidak ada seragam militer buat muslimah, tapi kemudian berubah, polwan muslimah di Australia boleh menutup aurat begitu juga tentara muslimah di Amerika.

Ini cuma masalah perubahan tradisi dan perlu waktu.
08 Juni 2011 09:40:00
The Crow  @GaraMata: Well, what @krisnova said was something like "You claim to be democrat yet you don't act democratically" and @krisnov has the right to criticize democracy, just like the others have the right to criticize khilafah concept.

On the other hand, @Rahwana Dasamuka has the right to remain silent and go jum into a pool of molten lava, wearing gasoline underpants. :D
08 Juni 2011 09:41:00
 1 2 3 >  Last ›
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »