16 Komentar Tulisan

Mimpimu Dan Mimpi Mereka • penulis: Kaboel, 03 Mei 2011 00:11:25 • Menarik +5

It's not the gun, its the man behind the gun

Menampilkan 1 - 16 dari 16 komentar.
boiga kemarin itu waktu ada yang bahas tentang ulil, sempat saya menyarankan untuk dipikirkan saja, supaya hal2 kecil yang menjadi pertanyaan di bawah bisa jadi referensi pemikiran para penggiat khilafah. maksudnya adalah, agar rumusan yang mereka bawa bisa semakin lengkap karena juga memperhatikan detil2. ini toh bisa menjadi keuntungan tersendiri buat mereka.

tapi sepertinya sulit kalau sudah berhadapan dengan yang terbiasa grasa-grusu. malah ada yang langsung menyarankan para 'pengantin' agar menjadikan ulil sebagai target :|
03 Mei 2011 01:51:00
Subroto Kita tunggu saja reality show, Who Wants to be A Khilafah

Ajang pencarian bakat2 khilafah anak negri, kriteria tampang islami, jenggot melambai, dahi menghitam, pintar ngaji dan banyak istri


:))
03 Mei 2011 03:39:00
Black Horse  @Kaboel: [ Tapi tetap saja, manusia adalah makhluk yang tidak –dan tidak akan pernah- sempurna. Apa jadinya sesuatu yang sempurna berada di tangan makhluk yang mustahil sempurna? ]

Dua jempol. . .
03 Mei 2011 04:27:00
GaraMata [Apa jadinya sesuatu yang sempurna berada di tangan makhluk yang mustahil sempurna?]

Setahuku hasil (penafsiran) nya menjadi tidak sempurna.
03 Mei 2011 05:34:00
botaksakti sebuah pelatuk yang luar biasa saya kira.
03 Mei 2011 07:37:00
PakBodong Bung Kabul :
Tulisan anda sungguh luar biasa. Singkat padat tapi berisi. Semoga tulisan anda ini menjadi pedoman bagi mereka yang merasa ( paling ) suci.
Terus terang saya baru pertama kali ini memuji sebuah tulisan di Polka ini. Salam.....
03 Mei 2011 09:11:00
Ali_Baros bagaimana kalo kita mulai periksa penerapan "khalifah" untuk diri kita sendiri.., kemudian untuk anak istri kita(kalo yg udah berkeluarga). Siapa khalifah yang kita pilih..? Apa sudah pas sesuai makna "Al-Fatiha" ?
03 Mei 2011 09:35:00
boiga  @Ali_Baros: anda ini gigih sekali nyari2 figur khalifah ya..
03 Mei 2011 14:04:00
Kaboel Boiga: anda ini gigih sekali nyari2 figur khalifah ya - - manusia adalah khalifah di muka bumi, mas bro :D



03 Mei 2011 16:46:00
z2-4 Kabul:
ku tidak sedang apriori. Hanya saja, wacana tentang khilafah terkesan terlalu terburu-buru dan emosional.

jadi aja kesusu...

walaupun manusia tidak sempurna, namun dgn sistem yg sempurna tersebut, tentu mesti didahulukan dibandingkan manusia tidak sempurna dengan sistem yang tidak sempurna juga bahkan jauh dari nilai2 agama...

dan sudah dijanjikan dalam
'keterangan', bahwa sebelum kiamat datang akan tegak berdiri khilafah rasyidah yang diridloi Alloh?

sehingga, apakah kita berpartisipasi di dalamnya?

bukankah jika ada pilihan yang lebih baik, kita mesti mendahulukan yg lebih baik itu?
03 Mei 2011 19:09:00
mbah joebir Di Ghadir Khum, Rasulullah saw bersabda:
من كنت مولاه فعـلي مولاه، اللهمّ وال من والاه وعاد من عاداه
“Barangsiapa yang menjadikan aku pemimpinnya, maka Ali adalah pemimpinnya. Ya Allah, tolonglah orang yang menolongnya, dan musuhi orang yang memusuhinya.”

Hadis tentang penetapam kepemimpinan Sayyiidna Ali ra ini disampaikan oleh Rasulullah saw di Ghadir Khum, suatu tempat antara Mekkah dan Madinah, sesudah haji wada’. Hadis ini disampaikan di depan kurang lebih 150.000 sahabat, di bawah terik matahari yang sangat panas, sambil memegang tangan Imam Ali bin Abi Thalib (sa).

Pak @Kaboel: peristiwa penetapan/penegasan status kepemimpinan Ali bin Abi Thalib (disamping Rasulullah) itu terjadi kira-kira 70 hari sebelum wafatnya Nabi SAW. Tapi sungguh menakjubkan, ketetapan atas pilhan Allah dan RasulNya itu ternyata tidak diterima oleh mayoritas umat (para sahabat) pada waktu itu. Mereka dengan berbagai dalih dan alasan subyektif malah melakukan musyawarah diam-diam di Saqifah untuk memilih yang lain (sesuai kemufakatan segelintir sahabat yang berkumpul saat itu saja).

Dan sekarang pun umat Islam masih 'kekeuh' dengan pendapat subyektifnya masing-masing mengenai persoalan khilafah itu.
04 Mei 2011 13:13:00
GaraMata  @mbah joebir:

Wah, parah juga ternyata. Tak kirain faktor kebusukan politik itu baru dimulai pada jaman Karbala doank. Ternyata, sudah dimulai sebelumnnya toh.
04 Mei 2011 13:22:00
mbah joebir  @GaraMata: Dalam beragama fungsi wahyu (kitab suci) itu sangat vital (penting sekali), dan disamping itu fungsi akal pun sangat vital juga. Karena itu saya, ketika membaca berbagai riwayat (sejarah) perjalanan Agama (Islam) ini, beruntung merasa bebas dari ikatan mazhab sehingga akal-sehat saya benar-benar bekerja mendedah semua bacaan itu. Dan al-Qur'an adalah rujukan utama atau 'batu uji' bagi akal-sehat saya agar tidak sesat pikir.
04 Mei 2011 13:35:00
Ali_Baros DzaliKa.....Muttaqien (al-Baqarah-2)

Siapa Ka...? Dan "Ka" sendiri hanya dipahami oleh orang "Muttaqien"..
04 Mei 2011 15:42:00
mbah joebir  @Ali_Baros: Oh.. pertanyaannya "Siapa Ka" , bukan "Apa Ka" ya?

Mohon pencerahan. :)
04 Mei 2011 15:51:00
Black Horse  @Kaboel: [manusia adalah khalifah di muka bumi, mas bro :D]

Ahsan, secara ontologis dan filosofis memang benar bahwa manusia adalah khalifah Tuhan di muka bumi. Tapi apakah semua manusia?
04 Mei 2011 16:12:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »