32 Komentar Tulisan

Musim Cerpen, Tak Kasih Prosa • penulis: LCFR, 17 April 2011 17:03:48 • Keren +7

Gapapa toh? Lagi bosen sama perpolitikan.

Menampilkan 1 - 30 dari 32 komentar.
Black Horse Keren
17 April 2011 17:24:00
Black Horse Nggak bisa komentar . . .
17 April 2011 17:25:00
Black Horse [Dan pipi belesung]

Summon pak @botaksakti: :D

*barangkali ada stok* :D
17 April 2011 17:26:00
botaksakti  @Black Horse: yang minta foto bersama gw itu keknya banyak yang berlesung to, Kang?:D

Can, ini soal ketika kau di ambang kematian gara-gara jamnya @Pardede itu ya?:D
17 April 2011 17:30:00
96  @botaksakti : woi. Ini 'aku' nya cewek.
17 April 2011 17:33:00
botaksakti  @96: woi, Macan itu tampilannya lemah gemulai jek! Dengkulnya seksi!Celana barusan beli terus dikrowak demi mempertontonkan dengkulnya itu je!:D
17 April 2011 17:36:00
Catastrophe ini ceritanya tentang pasien di RS ya?

*nebak2
17 April 2011 17:44:00
96  @botaksakti : ah si bapak ini.

Ini cerita cewek. Namanya Maria.
Khatolik, usia sekitar 50-an

Pekerjaan seniwati, sepertinya pemusik, pemain biola atau harpa, atau peniup trombone. Atau mungkin pesilat wushu. (Karena "mimpi-mimpi yang nyata" butuh kekuatan fisik prima, dan terhalang penyakitnya.) .

Sakit parah kanker di usia menjelang 25-an.
Sempat dikemoterapi, lalu sembuh karena ketemu -sebut saja- haji enden. Dulu dia pernah nolong haji enden, terus dijanjiin haji enden akan melakukan apapun untuk membalas jasanya. Cocoknya pesilat nih.

Profilnya cocok keturunan tionghoa.
17 April 2011 17:45:00
Felipe [Saat rambutku hilang helai demi helai
Dan tubuhku semakin lemah terkulai
Saat mereka semua datang dan pergi
Seakan-akan tidak peduli
Sebagian berharap aku mati
Yang lain menganggap aku memang mati

Hanya sebujur jasad menyisa
Dengan sebuah nyawa yang terlupa
Tak bisu namun tak bisa bicara
Hanya padamu lah aku bisa berkata]

saya sering menghadapi saat seperti ini, bukan sebagai si "aku" tentunya. Dimana kerja tubuh benar2 hanya bergantung pada alat, obat dan perawatannya. Entah bisa terbangun lagi suatu saat atau tidak. Vegetatif state istilahnya. Jadi sering bertanya-tanya, apa yang dirasakan si "aku" tadi. tentang ruhnya, tentang jasad yang kulitnya makin keriput mudah luka hingga harus senantiasa dibalur lotion. Benar-benar tak dapat membayangkan berada di posisi tersebut. Ah, manusia :(
17 April 2011 17:48:00
botaksakti  @96: bukannya ini soal penampakan, ya?(Ikutlah denganku, dia berkata):D:D

lalu sembuh karena ketemu -sebut saja- haji enden. Dulu dia pernah nolong haji enden, terus dijanjiin haji enden
-----------------------------------------------------
ini kulakan dari mana?
17 April 2011 17:50:00
botaksakti  @Felipe: weh....kepala bangsal jebule!(lempar pispot):D
17 April 2011 17:51:00
96  @botaksakti : [ini kulakan dari mana?]

Improvisasi
17 April 2011 17:53:00
botaksakti  @96: buahahahahahahahaha...............:D
17 April 2011 18:06:00
Black Horse [Saat rambutku hilang helai demi helai]

Cocok buat pak @botaksakti: :D
17 April 2011 18:08:00
mbah joebir  @Felipe: bisa share info, berapa persen kah tingkat kesembuhan yang dapat diharapkan dari proses kemoterafi itu? Apakah itu sifatnya tentatif, sehingga dokter pun kaget ketika pasien ternyata sembuh.

Ini saya pertanyakan karena bisa saja proses kemoterafi malah mempercepat kematian dibandingkan tanpa kemoterafi spt pengobatan dgn ramuan atau herbal + makan nutrisi yang terprogram.
17 April 2011 19:56:00
Felipe  @mbah joebir: eh, sebenarnya komen saya soal vegetative stage tadi nggak berhubungan langsung dengan kemoterapi, tapi biasanya sudah ada indikasi kerusakan pada otak. Saya nggak tahu seberapa parah kasus di atas, kanker apa, stadium berapa, metastase ke mana,apakah tidur yang dimaksud koma selama berminggu-minggu atau bagaimana. Karena dalam penanganan suatu penyakit, tidak bisa cuma dilihat jenis sakitnya apa, namun juga perlu dilihat efek penyakitnya kemana (baik fisik maupun psikologis), sekaligus bagaimana pengaruh obat yang mungkin dipilih (bahkan sampai kemampuan keluarga menanggung biaya pengobatan :P).

Sederhananya, kanker itu kan sel-sel yang tumbuh dengan cepatnya melebihi kecepatan tumbuh sel normal. Sebenarnya tubuh kita sering mendapati sel kanker, namun selagi kekebalan tubuh masih bagus, sel kanker ini akan dihancurkan. Sel kanker ini baru terdeteksi pemeriksaan standar jika telah berkembang biak dengan jumlah berjuta-juta.

Nah, untuk memberantas pertumbuhan selkanker yang berjuta2 itu tidak serta merta dipilih kemoterapi, namun ada beberapa opsi yang mendahului, misalnya pembedahan. jika tidak berhasil melalui pembedahan, maka dilakukan penyinaran (radioterapi). Kemoterapi biasanya dipilih terakhir ketika pembedahan maupun penyinaran tidak menjangkau penyebaran sel kanker (pada stadium 3 yang sudah metastase misalnya). Namun untuk beberapa jenis kanker, terapi seringkali gabungan ketiganya.

[berapa persen kah tingkat kesembuhan yang dapat diharapkan dari proses kemoterafi itu? ]
lagi-lagi ini tergantung derajat keparahan kanker tersebut, kalau sudah metastase/menyebar hingga ke organ penting seperti paru-paru misalnya, maka persentase kesembuhannya tentu makin kecil :(

[ bisa saja proses kemoterafi malah mempercepat kematian ]
kalau pembedahan, dia membuang sel kanker/tumor yang tumbuh, namun kadang ada yang tidak ikut terambil, maka dilakukanlah penyinaran untuk menghancurkan sel kanker yang tersisa. Nah, jika sel kanker ini telah menyebar, salah satu opsinya adalah dilakukan kemoterapi, dengan pemberian obat (bisa satu jenis atau kombinasi obat kanker) guna menghambat pertumbuhan sel yang terlalu cepat. Namun sayangnya seringkali obat ini tidak pilih kasih, sehingga juga menyerang sel2 normal yang memang tumbuh secara cepat seperti: sel rambut, sumsum tulang belakang, dan sel2 di saluran pencernaan. Maka biasanya penderita kanker yang mendapat kemoterapi rambutnya jadi mudah rontok, menderita masalah pencernaan, anemia, dsb. Jadi untuk pemberian terapi, medis juga harus hitung-hitungan dengan risiko efek samping yang akan muncul.

[pengobatan dgn ramuan atau herbal + makan nutrisi yang terprogram. ]
sebenarnya untuk nutrisi terprogram termasuk hal wajib untuk pasien kemo, dan terapi kemo pun bisa ditambah dengan terapi lain, ramuan atau herbal yang dipilih pasien.
Yang pasti, semua tindakan terapi itu harus ada informed consent (pasien dijelaskan tentang kondisi penyakit dan pilihan terapinya, lalu tanda tangan untuk menyetujui/menolak terapi). Karena pemilihan kemo atau tidak itu cukup kompleks (faktor hitung2an risiko tadi), maka gunakan kesempatan untuk bertanya ke pemberi terapi hingga sejelas-jelasnya (sayangnya pada bagian ini seringkali pasien maupun keluarga cuma iya-iya saja). Jika memang dirasa tidak baik, menolak kemo pun bisa. Saat ini terapi alternative sedang cukup berkembang, googling saja soal CAM (Complementary and Alternative Medicine)


17 April 2011 20:47:00
Maximillian  @Felipe: Sudah baca tulisan Gladwell soal kemoterapi di What The Dog Saw belum ?

Itu masukan bagus tuh, soal ukuran keberhasilan terapinya, yang sangat kecil, dan kenapa masih saja diterapkan untuk kasus kanker.
17 April 2011 21:00:00
mbah joebir  @Felipe: Terimakasih penjelasannya, sebuah masukan yg sangat bermanfaat bagi saya.
*kanker telah menimpa bbp saudara/kerabat saya. dan agaknya resikonya kian meningkat aja di masyarakat.
17 April 2011 22:47:00
boiga  @mbah joebir: iya, penjelasan @Felipe mencerahkan, terima kasih :)
18 April 2011 01:36:00
LCFR  @botaksakti: ngisu asuuuu :))

@96: 68% tepat :D


18 April 2011 07:28:00
96  @LCFR : [68%]

:p

Nama, agama, kemoterapi, itu pasti.
Soal haji enden itu improvisasi karena saya lihat terbuka ruangnya. :D

Sebetulnya kepikir juga ada kata-kata "hari berlalu lambat". Saya tadinya mikir ini kejadiannya di negara/daerah yang memiliki dua musim, dimana musim panas matahari lebih lama berada di langit. Dalam term umum, sering dikatakan "hari jadi terasa lebih lambat" karena malam spt ga datang-datang.

Tapi ga terlalu meyakinkan.

Usia yang tebakannya saya tahu nyasar.

Deskripsi ribuan hari itu menunjukkan waktu lebih dari 3 tahun (1000-an hari). Kalau enam tahun (2000-an) hari sepertinya kurang cocok. Jadi saya tebak itu sedikitnya kelipatan 3 (9-10 tahun), atau malah dua kali lipatnya lagi (18-20 tahun)

Gambaran Maria sudah menua, dan anaknya sudah punya anak lagi, kayaknya cocok kalau usia Maria sekitar 55-60-an.

Logikanya, kalau anak Maria sudah punya anak, artinya usia anak Maria itu sekitar 30-an. Karena umumnya wanita kawin dibawah umur 25, kalau katakan sudah punya anak lagi yang bisa bermain-main, berarti cucu Maria 5 tahun, anak Maria 30 tahun. Beda usia Maria dan anaknya paling banter ya 25 tahun juga. Atau maksimum 30 tahun.

Matching dengan kapan sakitnya itu yang agak repot.
Katanya anak Maria dulu "lama meninggalkannya." Berarti waktu Maria sakit, dia sudah punya anak.

Kalau anaknya "mampu" meninggalkan, maka kemungkinan saat si Maria sakit anaknya usia 15 tahunan (SMP, sudah mulai pacaran, dsb). So, mengingat selisih usia Maria dengan anaknya, maka Maria sakit di usia 40-45an.

Kalau dia sakit usia 40-45, dan saat itulah ia ketemu dengan penampakan lelaki imajiner, maka jika melompat ke masa kini, rentang usia sejak Maria sakit (usia Maria 40-45 th) sampai sekarang (usia Maria 55-60th) itu minimumnya 15 tahun, maksimumnya 20th. Cocok dengan deskripsi "ribuan hari yang lalu"

Sosok lelaki itu yang misterius. Pacar pertamanya mungkin, meninggal duluan, entah karena penyebab apa.

So, dengan penjabaran ini persentasenya naik? ;))
18 April 2011 08:22:07
emina hiyaaa telat, pestanya masih ada kah? atau sudah bubar ? *ga kebagian tumpengnya* :((
18 April 2011 08:25:00
LCFR  @96: sedikit miss. yang meninggalkan Maria itu bukan anaknya tapi Yosua :D.

Hayo coba lagi :D:D:D.

Soal lelaki misterius itu, akan lebih terasa jelas kalo sudah tak paste seri lainnya di sini :p.
18 April 2011 08:51:00
Felipe  @mbah joebir: maaf seharusnya saya juga menambahkan informasi terkait komentar @Maximillian tapi semalam susah banget akses P.

Dalam buku What the Dog Saw, Malcolm Gladwell menjelaskan dengan baik kelemahan ilmu pengetahuan (medis) dalam urusan diagnosa dan terapi penyakit, khususnya kanker ini. Pada jenis kanker tertentu, operasi pengangkatan tumor saat ukurannya masih kecil pun belum tentu dapat mengurangi risiko metastase. Bisa jadi sel kanker tersebut telah diam-diam menyebar pada jaringan tubuh lainnya. Untuk itulah chemotherapy tetap dipilih untuk mencegah pertumbuhan dan penyebaran sel kanker tersebut.

Lagi-lagi memang tak ada penetapan terapi yang pasti dalam kesehatan, semua harus didasarkan hitung-hitungan peluang yang mendorong pada aspek kesembuhan. Dan setiap kasus merupakan kondisi yang unik, makanya penulisan resume medis, catatan keperawatan, dan dokumentasi lainnya sangat penting untuk mendukung penetapan terapi yang terbaik.

Saran saya, sebagai konsumen tenaga kesehatan, gunakan selalu hak untuk mendapat penjelasan dalam setiap tindakan. Oh ya, kanker sangat berkaitan erat dengan faktor genetik, jadi kalau riwayat keluarga memang banyak yang menderita kanker sebaiknya rajin2lah melakukan pemeriksaan dini.
18 April 2011 09:58:00
mbah joebir  @Felipe: terimakasih atas info tambahan dan sarannya.
18 April 2011 10:01:00
Felipe  @Felipe: tambahan informasi: http://jncimono.oxfordjournals.org/content/2001/30/109.full

http://www.cancer.gov/cancertopics/treatment

http://www.oncolink.org/treatment/
18 April 2011 10:09:00
Felipe  @mbah joebir: terimakasih kembali, pengetahuan saya juga terbatas,jadi cuma bs sharing sedikit. Namun saya rasa P memang tempat yang tepat untuk berbagi info. Semoga Oom sekeluarga sehat selalu.
18 April 2011 10:15:00
96  @LCFR : ah iya. Saya miss di teks "meninggalkan aku dan MEREKA"

Saya kepikirnya "meninggalkan" bukan pergi beneran. Semacam "tak peduli" atau "gak mau ngurusin"

Dari teks "sebagian berharap aku mati" saya tebak itu Yosua
Dan "sebagian memang menganggap sudah mati" itu anak-anaknya.

Btw, soal sosok penampakan itu ruangnya terbuka interpretasi itu memang setan, dulu semasa hidup punya pacar namanya Maria.

Tapi kalau ditilik lagi aspek agama, saya duga itu sosok Jesus.
"Perempuan yang dulu dicintainya" dalam literatur kristen modern yang dianut Da Vinci Code itu, Jesus istrinya Maria Magdalena (Magdalene).

Saya agak yakin ke situ larinya. Right? ;))
18 April 2011 11:27:34
LCFR  @96: Semakin deket :D. It's not Jesus tho', if it was Jesus, there won't be any "NYA" there.

But Mary Magdalene reference is pretty accurate :D.

And the "meninggalkan" part is correct. But the "sebagian" aren't :p.
18 April 2011 11:52:00
emina [Engkau yang bernama sama seperti Sang Bunda
Yang bernama sama dengan wanita yang dicintaiNya
Kini saatnya kita bersama]

yah..yah..! sound like Maria Magdalena ? :D

[Hasil benihku dan Yosua]

wow :o
siapa itu yosua? :D

eh, tapi ini bisa saja bercerita tentang orang2 biasa aja kan? wanita yang sekarat dan menjelang mati, didatangi oleh seorang yang dicintainya -yang tak pernah menua. Dan orang yang dicintainya itu menjanjikan keabadian bersama. Hehe, saya membayangkan cerita2 malaikat pembangkang yang kabur dari surga dan menjalin cinta dengan wanita manusia dan wanita itu mati :o :o

*komengsupersotoy*


18 April 2011 11:58:00
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »