30 Komentar Tulisan

Kenapa kamu dijemput bidadari? • penulis: kuntum kenanga, 10 April 2011 10:51:16 • Inspiratif +6

Beberapa hari ini aku tercenung setelah kematian seorang pemuda. Aku telah sering melihat kematian, sering mendampingi orang sakarat. Tapi berita yang disampaikan teman ini memang membuatku merenung.

Menampilkan 1 - 30 dari 30 komentar.
Love inspiratif,

horeeeee dapat pertamaaaaaaaax

:D
10 April 2011 11:03:00
Love  @Love:

summon @emina
10 April 2011 11:05:00
losun Jadi teringat kisah Uwais al qarni.
10 April 2011 11:07:00
Love  @Love: ah,jadi kepikiran ntar kalo aku dalam kondisi sakaratul maut apa yang yg akan aku lakukan?


10 April 2011 11:08:00
Love  @losun: [Jadi teringat kisah Uwais al qarni]

eh itu gimana kisah nya om? ceritain dong ;))
10 April 2011 11:10:00
ilham_durtigs kalo anggota DPR yang hormat dan berbakti sama ibunya, bahkan sang ibu dibuatkan rumah yang nyaman dihuni, segalanya untuk sang ibu, namun uang tersebut berasal dari korupsi. kira2 mash dijemput bidadari gak ya? trus kl anggota DPR nya wanita, siapa ya yang jemput? bidadara? :D (kompor)
10 April 2011 11:10:00
Love  @ilham_durtigs: [ kalo anggota DPR yang hormat dan berbakti sama ibunya, bahkan sang ibu dibuatkan rumah yang nyaman dihuni, segalanya untuk sang ibu, namun uang tersebut berasal dari korupsi. kira2 mash dijemput bidadari gak ya?]

niat baik itu harus dilakukan dengan cara yang baik

:)
10 April 2011 11:15:00
kuntum kenanga  @ilham_durtigs: yang saya tau Om, dia gak pernah korupsi dan bikin kejahatan. Tapi dia juga tak terlihat istimewa dalam amal ibadah. Dia juga gak bebas dari dosa.
10 April 2011 11:19:00
botaksakti  @Love: keknya up date fb deh:D:D
10 April 2011 11:22:00
Love  @botaksakti: eh iya ya? belom baca :D :D
10 April 2011 11:24:00
losun  @Love: http://id.wikipedia.org/wiki/Uwais_al-Qarny
10 April 2011 11:25:00
ilham_durtigs  @Love: @kuntum kenanga: hehe petanyaan diatas cuma analogi parodi aja kok, krn manusia sering melakukan tindakan yang menurutnya baik padahal tidak, seperti cerita diatas. mereka sering membohongi nurani mereka sendiri dan memandang baik perbuatannya. sungguh setipis benang perbedaan antara baik dan buruk.

untuk artikel @kuntum kenanga: sangat inspiratif, namun ironis krn cerita tersebut sangat mudah dilakukan, untuk seorang pemuda mengabdi pada ibunya, tapi faktanya banyak dari kita (atau detidaknya yang diberitakan di TV) bahwa saat ini kita mengalami krisis moral, dan tidak lagi memiliki pengetahuan untuk membedakan mana yang salah atau yang benar. contoh : "pebangunan gedung DPR"

anyway, sorry kl kisah inspiratif @kuntum kenanga: saya bawa ke arah politik, namanya juga politikana :D :D
10 April 2011 11:43:00
alakazam itu beneran bidadari atau setan yang menyaru jadi bidadari ;))
10 April 2011 11:49:00
ilham_durtigs  @alakazam: huuussss, jangan buka rahasia doong aahh :D
10 April 2011 11:52:00
emina  @Love: [summon Emina ]

iya, saya ? ;))
10 April 2011 12:40:00
losun  @alakazam: @ilham_durtigs: sependek ingatan saya cerita yang disampaikan @kuntum kenanga: adalah kisah nyata, untuk menghormati Allahyarham ada baiknya kisah tentang bidadari itu tidak terlalu kita bahas. Tapi teladan yang ditunjukkan dalam kisah itu mudah mudahan mengilhami kita semua untuk kembali mengingat ibu. Wallahualam
10 April 2011 12:41:00
kuntum kenanga  @alakazam: belum pernah mendampingi orang sakarat ya?

@ilham_durtigs: intinya begitu. Ada banyak kebaikan yang bisa kita lakukan. Kalo kita berbuat baik tentu ada balasannya. Kalo kita berbuat buruk, apalagi sampai menyusahkan orang banyak, tentu ada juga balasannya.

Ada gak yg pernah punya pengalaman mendampingi mantan anggota dewan yang terhormat yg lagi sakarat?

Bagus juga dibagikan...
Saya belum pernah punya pengalaman mendampingi mantan orang penting yang sakarat.
10 April 2011 12:50:00
Love  @emina: pulang kampung gi tanyain tu dikau udah jadi anak berbakti belom versi ortu?

:D
:D


10 April 2011 12:54:00
kuntum kenanga  @losun: mudah-mudahan kita selalu ingat. amin...
10 April 2011 12:55:00
emina salah satu doa saya adalah, saya ingin mati dalam keadaan yang paling baik :)
10 April 2011 12:55:00
emina  @Love:

hehe, sepertinya belum. ada beberapa hal yang belum saya lakukan untuk membuat ortu merasa bahagia. Oya, coba baca ini dari blog saya http://yangketiga.wordpress.com/2010/12/11/ode-untuk-ayahku/

:D *dikeplak karena promosyi* :D
10 April 2011 12:57:00
Love  @emina: [salah satu doa saya adalah, saya ingin mati dalam keadaan yang paling baik]

yeeee semua orang pengen mati dalam keadaan baik jeng :P

dan daku tau doa dikau yang lain nya ;))

*buka2kartu
10 April 2011 12:59:00
kuntum kenanga  @botaksakti: Iya Om...
10 April 2011 13:06:00
kuntum kenanga  @Love @emina: semua kita mengharapkan kematian dalam keadaan yg baik. Moga Allah memperkenankan. Amin
10 April 2011 13:09:00
alakazam  @kuntum kenanga:[belum pernah mendampingi orang sakarat ya? ]

pernah, bukan mendampingi sih, tepatnya menyaksikan, seorang yang dipanggil kyai, setahu saya 3 kali naik haji, meninggalnya minta ampun susahnya, 2 jam mengerang-erang, sampai akhir nafas gak bisa mengucap syahadat, orang sekampung minta ampun herannya, padahal dia orangnya dikenal baik.

apakah dia sebenarnya orang jahat? well, saya tidak berani menghakimi seperti itu. Apakah orang yang ketika meninggal "berkata" dia dijemput bidadari orang baik? saya juga tak berani mengiyakan atau menampiknya, itu bukan domain saya, itu domain Allah yang menguasai hal ghaib...

ini sebenarnya sama saja dengan orang yang mengaku nabi dan mengaku mendapat wahyu, bisa saja dia memang mengalami kejadian mendapat "wahyu", tapi belum tentu itu datangnya dari Allah atau malaikat, itu bisa jadi adalah bentuk penyesatan setan...

tapi ah, sekali lagi siapa saya ini berani ngomong soal hal ghoib...
10 April 2011 13:35:00
kuntum kenanga  @alakazam: masih ada keanehan lain yg terkait pemuda ini. Tapi tidak untuk disampaikan ke publik.

Saya hanya ingin berbagi pengalaman yg amat berbekas di hati saat mendampingi orang sakarat.

Orang yg kita anggap istimewa belum tentu istimewa di sisi Allah.
Orang yg kita anggap sepele belum tentu sepele di sisi Allah.

Ada kisah sahabat yg mengikuti sahabat lain karena ingin tau keistimewaan sahabat yg dijamin masuk surga.

Moga kita dapat mengambil hikmah terhadap semua kenyataan yg kita lihat dalam hidup kita.

:)
10 April 2011 17:17:00
Subroto Itu sebabnya kita wajib berterimakasih pada para ibu

Thx to your mom @olas

:))
10 April 2011 17:22:00
Catastrophe  @Subroto: dari kemarin masi aja bawa2 ibu:-/

10 April 2011 20:06:00
Kurang Asin Saya selalu ingat pepatah China :

“Jika ingin bahagia, rawat dan cintailah ayahmu, karena dia yang menanam benih dirimu. Jika ingin rejeki berlimpah, rawat dan cintailah ibumu karena dialah yang memelihara aliran darah yang mengalir ditubuhmu selama dalam kandungan”
11 April 2011 07:58:00
kuntum kenanga  @Kurang Asin: pepatah yg bagus...
makasih...
11 April 2011 19:30:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »