Soalnya kemarin ada yang menulis ttg pendidikan dasar dan kurikulum.
Soalnya kemarin ada yang menulis ttg pendidikan dasar dan kurikulum.
conscientizacao Content, Learning, Student VS Content, Technology, Pedagogy. >> TPACK?
conscientizacao Oh ya, isi artikelnya baca aja di sini: http://learning-unplugged.blogspot.com/2010/10/my-understanding-of-tpack.html
liwung @conscientizacao: :D :D
liwung @Maximillian: msh ttg mereka, bisa ditengok di sini bung
botaksakti @liwung: bu, sebenarnya kurikulum kita itu mau disusun berdasarkan kebutuhan siswa atau potensi siswa to?
botaksakti @Minoritas: pembuat kurikulumnya berarti memang hamba kapitalis, ya?(membara)
conscientizacao @botaksakti: uiih... Emang kurikulum kayak baju yang bisa dipesan ke tukang jahit ya? :P
Icarus @conscientizacao: @botaksakti: Terima partai ato eceran doang? :|
botaksakti @conscientizacao: iyalah, buktinya kan ngikutin tren doang:D
botaksakti Carut-marutnya mutu pedidikan di Indonesia tidak terlepas dari pemahaman yang sempit tentang kurikulum,yaitu kurikum hanya dimengerti sebatas silabus saja. Pemahaman yang salah ini berkonsekuensi pada kebijakan pemerintah di bidang pendidikan termasuk menjamurnya sekolah-sekolah berlabel internasional.
pras @botaksakti: nggak semua guru yg blm S1 lebih jelek dr guru yg sudah S1, betuul, tp ini jg berlaku sebaliknya toh. Guru hrs S1 dan hrs punya sertifikat pendidik sesuai digariskan UU itu adl kemajuan besar krn meletakkan pengadaan guru pd track yg bener di masa depan. Memang program sertifikasi profesi guru di LPTK masih jd PR besar kita. Btw Spg dan Pgsd nggak usah ditangisi deh, yg lalu biarlah berlalu, masih banyak spg2 lain yg cantik2 .... Loh kok???
botaksakti @pras: Artinya menjadi guru bagi lulusan sekolah non-keguruan adalah pilihan terakhir atau tempat terdampar secara terpaksa.
alakazam [Artinya menjadi guru bagi lulusan sekolah non-keguruan adalah pilihan terakhir atau tempat terdampar secara terpaksa.]
pras Nggak juga bung. Jgn pesimislah, munculnya tunjangan profesi guru adalah kebijakan yg bagus krn ada jaminan thd kesejahteraan guru. Moga2 ini bisa menarik output2 terbaik dr sma2 kita. Denger2 fak pendidikan skrg ini laris manis kan? Apalagi jd guru di jkt, hhhmmm lumayanlah nggak lagi perjuangan dan penuh pengorbanan.
alakazam @botaksakti: tapi memang guru yang berasal dari lulusan non pendidikan guru lebih menguasai materi yang diajarkan, minimal pengalaman waktu sma dulu seperti itu. Tapi menguasai materi bukan berarti mampu menjadikan siswa menguasai materi juga, bahkan guru yang "pintar" cenderung membuat siswa rendah tingkat pemahaman materi dari pelajaran yang diterima.
botaksakti @pras: adalah kebijakan yg bagus krn ada jaminan thd kesejahteraan guru
botaksakti @alakazam: karena 'pembelajaran' berbeda secara substansi dengan 'pengajaran':D
alakazam @pras: oh, saya sudah pesimistis bahkan sejak saya SMP, sejak debat dengan guru PPKn soal ada tidaknya aturan tentang menyanyikan lagu Indonesia Raya harus sambil berdiri dalam sikap tegak yang berakhir dengan hukuman membersihkan kamar mandi selama 3 hari dengan alasan "meremehkan guru".
botaksakti @alakazam: gw kira link apaan. Masih bercumbu dengan pamor to?:D
pras @faza: hax3 trauma masa silam rupanya, nggak semua guru seperti guru anda dulu, sepertinya orangtua anda dulu salah memilih sekolah. Mmg sejarah jgn sampai terulang pd anak anda, pandai2lah anda memilihkan sekolah anak anda. Cari info yg banyak, dtg lihat dan diskusilah dgn pimpinan atau staff pengajarnya, bila perlu minta jaminan pd hal2 yg sungguh anda inginkan. Banyak sekolah2 bagus yg dgn senang hati akan melayani anda. Jgn salah pilih bu.
alakazam @pras: oh, dulu saya memilih sekolah sendiri, dan itu sekolah nomer satu di kota saya. Ya, walau cuma kota kecil tapi kedua sekolah saya itu sekarang sudah jadi sekolah "mahal", RSBI, jadi saya kira ndak salah-salah amat.
Felipe @liwung: Masih setia nguplek2 [Learning knowlegde base & student knowledge base]
Felipe @botaksakti: :))