49 Komentar Tulisan

Breaking News: Bibit & Chandra bawa cukong untuk nyuap jadi ketua KPK? • penulis: ErwienSamantha, 31 Januari 2011 22:41:10 • Terkini +10

Lagi-lagi "sinetron" HUKUM yang baru akan segera kejar tayang. Dan kita hanya bisa jadi penonton dan komentator sejati :))

Menampilkan 1 - 30 dari 49 komentar.
pras busyet
lha kok ngomongnya baru sekarang to
kayak orang pecah kongsi saja hahahahaha
ini mah namanya saling gigit
hahahahahaha
rusak nih negara ini
hahahahahaha
31 Januari 2011 22:49:00
69  @ErwienSamantha : [kita hanya bisa jadi penonton dan komentator sejati]

Ikut gerakannya pak @sindu. Revolusi diam.
Diam-diam menghamilkan... eh menghasilkan.
31 Januari 2011 22:56:00
ErwienSamantha  @pras: Kemaren kan belum do "gigit" lah sekarang sudah digigit di permalukan lagi karena harus di jemput paksa.

Nunggu ada yang nggigit RI1 nih ...
31 Januari 2011 23:02:00
ErwienSamantha  @69: Lah wong di teriakin kanan kiri pada tebal muka. Ini kok malah ngajak "Revolusi Diam". Tambah ndadi toh .. wes rai gedhek kabeh kok meneng

*summon @botaksakti *
31 Januari 2011 23:07:00
69 Saya agak-agak semriwing dengan penggunaan tiji tibeh yang sekarang populer ini.

Karena pemaknaannya malah jadi melenceng dari semangat aslinya.

Tiji Tibeh itu aslinya memang Mati Siji Mati Kabeh, tapi kemudian diikuti Mukti Siji Mukti kabeh.

Itu satu rangkaian yang tak terpisahkan, sehingga maknanya justru lebih positif : bersama-sama, senasib sepenanggungan, untuk satu usaha mencapai keadaan yang lebih baik.

Memang dalam kasus gelutnya dpr vs kpk, atau gayus vs aparat, atau demokrat vs golkar, makna seperti itu bisa-bisa saja masih "pas", tetapi esensinya jadi negatif.

Itu salah satu pepatah warisan yang bermuatan kebijakan leluhur. Kalo di salah kaparahi begitu kok rasanya tega betul.

31 Januari 2011 23:08:00
NOS Saya agak meragukan pernyataan Gayus Lumbuun/Panda. Bibit saya tdk tahu. Kalau Chandra jadi pimpinan KPK karena didorong oleh Ery Riyana Hardjapamekas, mantan komisioner KPK sebelumnya. Chandra sedari awal tdk punya ambisi.

Faktanya, kasus TC Miranda Goeltom ini mandeg ketika Antasari masih ketua KPK. Padahal bukti2 dari Agus Condro dan PPATK sdh terang benderang. Mengapa mandeg? Karena Antasari ada deal dengan PDIP lewat Panda Nababan. Siapa saja wartawan yg meliput fit and proper test Antasari, dapat begitu kentara melihat bagaimana politisi PDIP (dan Golkar) memanjakan Antasari dengan pertanyaan2 ringan. Sebaliknya menghajar calon2 lain dengan pertanyaan2 keras. Panda malah terlihat begitu jelas ngobrol2 berdua dengan Antasari sebelum Antasari masuk ke ruang rapat komisi III utk fit dan proper test.

Ketika Antasari menjadi tersangka, kasus cek pelawat ini bergulir dan para politisi bertumbangan menjadi tersangka. Lalu, apa kepentingan Gayus Lumbuun menggulirkan info sepihak dari Panda yg belum tentu kebenarannya?

Gayus Lumbuun juga yg di RDP tadi siang dengan KPK masih mempermasalahkan deponeering Bibit Chandra. Suatu hal yang aneh. Ada tweet sindiran buat Gayuus Lumbuun: kalau otak profesornya tidak dipakai, isi kepalanya hanya angin, seperti kompresor. :D
31 Januari 2011 23:16:00
wongcilik hati2 sj ini bagian dari strategi gaya orba dgn jurus red herring alias pengalihan isu.

Buktinya mana tuh kasus TI KPU yg 36 milyar, yg bs merembet ke-mana2, gak ada lg kabarnya
31 Januari 2011 23:26:00
Rajawali Yang penting gigit dulu :D
31 Januari 2011 23:30:39
69  @NOS: ini berita tahun 2007.

Di situ ada beberapa info menarik, misalnya bagaimana si KungPao Panda ini dulu bilang A sekarang B.

Lalu bagaimana Bibit memang diplot.

Atau disebut misalnya pemilihan Chandra, ada semacam instruksi di menit-menit akhir.

http://catatanbaskoro.wordpress.com/2007/12/01/akhirnya-mereka-memilih-antasari-azhar/

Arsip-arsip dari KPP juga rasanya bisa banyak membantu menyegarkan kembali ingatan.
31 Januari 2011 23:30:00
NOS  @69: Terima kasih linknya. Ini juga ada berita yg menggambarkan tidak konsistensnya Gayus Lumbuun (dan Nasir Djamil dari PSK, eh maaf PKS) perihal deponeering:

http://www.detiknews.com/read/2011/01/31/214657/1557599/10/ini-bukti-gayus-lumbuun-dan-nasir-djamil-tidak-konsisten-sikapi-bibit-chandra?9911022


31 Januari 2011 23:40:00
69  @NOS: hihi iya ini lagi baca-baca di detik
31 Januari 2011 23:44:00
Tender Watch Kalau bisa dibuktikan, bakal muncul episode seru lagi...
01 Februari 2011 00:07:00
Last Man Standing Gayus Lumbun niru Gayus Tambunan yang ganti nyerang Satgas Denny. Halahh... Goyas-gayus...

01 Februari 2011 04:00:00
Last Man Standing  @NOS: Cerita dari rekan dekatnya di kampus yg aku tahu Pak Candra, integritas, kredibilitasnya bagus. Kali ini saya masih tetap TAK percaya para wakil rakyat itu.
01 Februari 2011 04:04:00
boiga  @Last Man Standing: memang sih, klo pilih2, justru 'wakil-wakil' yang kredibilitasnya meragukan ;))
01 Februari 2011 04:18:00
Last Man Standing  @boiga: kenapa ngomongnya ketika terjerat?

Jangan-2 karena tidak keluar duitnya saat diperas, malah dibalik pernyataan bahwa akan menyuap. Orang kalau terjepit kan bisa saja nekat... :D
01 Februari 2011 04:25:00
boiga  @Last Man Standing: cerita usang "orang-orang terhormat" [-(
01 Februari 2011 04:28:00
botaksakti udah, kita semua diam menonton. Tunggu mereka mati semua. Kalau gak mati-mati.....ya....matiin saja:D
01 Februari 2011 08:46:00
NOS  @Last Man Standing: Pertanyaan buat Panda: Kalau memang ada calon komisioner bawa cukong dan ketemu di hotel, mengapa ia dan kawan2 se fraksinya malah memilihnya? Mengapa tidak memilih yang lain seperti Amien Sunaryadi atau Waluyo?

Pada periode pertama KPK, Amien Sunaryadi adalah komisioner yg banyak jasanya dalam membangun infrastruktrur KPK. Ia manusia yg berintegritas. Sayang ia tdk terpilih lagi karena dihembuskan fitnah bahwa ia pro Amerika dll. Banyak fraksi yg terpengaruh isu kosong seperti ini, termasuk fraksi PSK (sekali lagi maaf, PKS maksudnya). Amien dihajar habis2 an waktu fit and proper test.

Menit2 menjelang belum pemilihan, aktivis LSM malah memberi bunga ke anggota komisi III itu agar tak memilih calon yg track recornya buruk spt Antasari. Semua upaya itu siap-sia.

* Bahwa track record Antasari buruk, ya, misalnya ketika menjabat kajati. Ketika menjabat ketua KPK ia melanggar kode etik, seperti masih main golf, bertemu pelapor tanpa memberi tahu komisioner lain, tergoda wanita lain, dsb. Tapi bahwa ia dalang pembunuh Nasrudin, saya meragukannya.
01 Februari 2011 08:50:00
botaksakti  @NOS: berarti Panda memang 'sampah'.
01 Februari 2011 08:54:00
Whispering Wind  @NOS: [Bahwa track record Antasari buruk, ya, misalnya ketika menjabat kajati. Ketika menjabat ketua KPK ia melanggar kode etik, seperti masih main golf, bertemu pelapor tanpa memberi tahu komisioner lain, tergoda wanita lain, dsb. Tapi bahwa ia dalang pembunuh Nasrudin, saya meragukannya.]

Jadi kalaupun pembunuhan Nasrudin direkayasa sebagai kriminalisasi Antasari, di sisi lain Antasari juga punya kelemahan, misal wanita. Dan itu diketahui oleh pihak lawan Antasari, dan digunakan untuk menjebak?
01 Februari 2011 08:59:00
96  @NOS: [ Sayang ia tdk terpilih lagi karena dihembuskan fitnah bahwa ia pro Amerika dll. Banyak fraksi yg terpengaruh isu kosong seperti ini, termasuk fraksi PSK (sekali lagi maaf, PKS maksudnya). Amien dihajar habis2 an waktu fit and proper test. ]

Satu orang yang nanya "apakah anda agen Amerika?" itu Mahfud MD. Kemudian ada Soeripto yang juga mempertajam. Kalau ditelusuri jejak berita di media, keduanya malah justru orang yang mendukung amien. Jadi mungkin mereka sengaja ngangkat isue itu agar dijawab secara jelas oleh Amien, dalam upaya mengclearkan isu Amien agen Amerika.

Tapi memang yang lain sudah kadung diplot sama parpolnya untuk manut sama gerakan Asal Bukan Amien.

(cmiiw)
01 Februari 2011 08:59:00
Peltu69 statemen Gayus semalam bisa jadi ada benarnya mengingat perkembangan selama proses kasus B-C kemarin.

masalah deponeering kita juga harus pahami, deponering itu adalah langkah hukum penghentian proses hukum atas kasus B-C, BUKAN keputusan hukum yg menyatakan B-C tidak bersalah, tolong dibedakan.

contoh simplenya begini, ada seoranag nenek mencuri 1 liter beras, lalu keluarga memohon kepada jaksa supaya tidak dilanjutkan proses hukumnya di pengadilan mengingat yg dicuri hanya 1 liter beras, dan jaksa setuju menghentikan maka keluarlah Deponeering, pertanyaanya, apakah kejadian Pencurian itu jadi tidak ada?

sejak awal saya kekeh ngomong di forum ini spy status hukum B-C jelas lanjutkan saja di pengadilan supaya ada putusan Bebas atau Tidak dari hakim, sehingga tidak jadi bom waktu.

karena sangat mencurigakan knp begitu takut melanjutkan kasus B-C ke pengadilan? ada apa?

01 Februari 2011 08:59:00
Whispering Wind  @Peltu69: [karena sangat mencurigakan knp begitu takut melanjutkan kasus B-C ke pengadilan? ada apa?]

mungkin karena nggak bersalah?
01 Februari 2011 09:05:00
Peltu69 Whispering Wind : dalam kasus hukum keputusan tdk mengenal kata "mungkin" jeng...
01 Februari 2011 09:22:00
69  @Peltu69: [karena sangat mencurigakan knp begitu takut melanjutkan kasus B-C ke pengadilan? ada apa?]

Karena kalau menjadi terdakwa, sesuai UU KPK mereka harus diberhentikan.
01 Februari 2011 09:24:00
96  @Peltu69: @69: ente bedua sodara ya?
01 Februari 2011 09:27:00
Peltu69 kita belum lupa, Kejaksaan pun pada awalnya kekeh mengatakan kalau kasus B-C harus bibawa ke pangadilan dan "mengelak" menggunakan deponeering krn sdh terlanjur proses perkara sdh berjalan.

tetapi apa Lacur SBY pun ikut mendorong depoonering walau saya yakin dia tau itu adalah bom waktu.

saya lihat KPK sdh mulai tebang pilih...
kasus korupsi yg melibatkan orang2 Partai Demokrat masih adem ayem tuh...!!
01 Februari 2011 09:30:00
Peltu69 Peltu69,69 tul sodara dari nabi hawa...hahahaha... 96 jua kayakanya :-))
01 Februari 2011 09:31:00
96  @Peltu69: Jadi sampeyan mengendus Anggodo itu orangnya SBY? ;))
01 Februari 2011 09:34:00
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »