7 Komentar Tulisan

(COPAS) Menimbang Denasionalisasi • penulis: Cicak Bin kadal, 12 Januari 2011 11:25:34 • Menarik +5

Jika apa-apa yang sudah dinasionalisasi kemudian tak didenasionalisasi ke dalam, tidak dipikirkan format baru untuk dikembalikan lagi hasilnya kepada mereka yang berhak, hingga siapapun dan dimanapun menjadi memiliki kesempatan yang sama dalam menggapai kesejahteraan dan eksistensi, apalah beda negara ini dengan Belanda?

Menampilkan 1 - 7 dari 7 komentar.
Marshall Rommel perta @emina !!!

dehidrasi kali om ... :D
12 Januari 2011 12:05:00
Cicak Bin kadal  @Marshall Rommel: dehidNASI mungkin :D
12 Januari 2011 12:07:00
Ibnu Muslim Belajarlah dari Quba dan Venezuela ;))
12 Januari 2011 12:37:00
Cynic habis baca artikel ini, aku jadi wondering ; pemerintah itu faham gak si ttg hal ini ? aku aja yg a complete nobody, dah pernah baca ttg hal ini di internet. tapi kok ya kebijakan pemerintah tu justru menunjukkan kalo mereka fahamnya indonesia itu tidak-beragam.

cape de.....
12 Januari 2011 12:55:00
Bee Saya juga pernah baca, tapi lupa dimana dan tulisan siapa, yg menyatakan bahwa berdasarkan banyak pertimbangan, sebenarnya bentuk ideal bagi negara Indonesia adalah serikat, bukan kesatuan. Ada yg bisa membantu mengingatkan saya? Sembari saya googling, tentu saja.
12 Januari 2011 13:09:00
Maximillian Wow, harusnya lima kali unggah topik ini :o

Ini nih Oom @Bee , soal bentuk federasi sih, setuju saya, pertimbangannya, tulisan di atas sudah secara implisit memberi motif.

Kalau tulisannya sudah ketemu bisa dibagi di sini, kita diskusikan ya :)
12 Januari 2011 13:16:00
vick's Puanjang juga ni tulisan, okelah.
Ngomong-ngomong, timbulnya Otonomi Daerah itu gimana ya ? (nyambung gak sih) ;))
12 Januari 2011 16:15:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »