Jika professor itu salah, saya rasa tidak cukup hanya dengan meminta maaf, dia sudah bisa dikenai sanksi hukum adat untuk menunjukan itikad baiknya
Jika professor itu salah, saya rasa tidak cukup hanya dengan meminta maaf, dia sudah bisa dikenai sanksi hukum adat untuk menunjukan itikad baiknya
NOS Thamrin Amal Tamagola memang kadang error. Mungkin yg dia maksud bukan Dayak, tapi Pataya.
'YC' lebih baik ganti kata professor jadi provokator... Kalau begini bisa menjadi masalah SARA yang tak kunjung usai [-(.
anti-fenomena @NOS: [Thamrin Amal Tamagola memang kadang error. Mungkin yg dia maksud bukan Dayak, tapi Pataya]
anti-fenomena @The Crow: @emina: parahnya, statement si prof itu pas harga cabay gila-gilaan (http://politikana.com/baca/2011/01/03/dicari-sembako-bajakan-atau-bm.html#comment-281190), benar-benar memancing emosi.
a stumbling journalist @anti-fenomena: Maaf kepencet, mau rating PENTING malah kepencet jadi rating biasa.
jaloe Cerita teman saya di buku barunya terkait kasus video mirip artis juga mengungkap sisi budaya suku Wana di pedalaman Taman Nasional Morowali. Malah sang penulis bertutur bahwa ia menuliskan cerita kegiatan seksual itu sebatas contoh pemuliaan sebuah suku terasing terhadap ritual seks. Dan cerita yang diungkapkan itu pun menunjukkan kemulian ibadah itu yang tertutup dan tidak free.
Maximillian Thamrin Amal as professor ? In what discipline ? Please check his credential ;))
anti-fenomena @a stumbling journalist: nyantai aja om, P bukan sekedar rating semata :)
anti-fenomena @jaloe: @Maximillian: numpang tanya om, yg berhak nentuin saksi ahli itu, pengadilan atau tim pembela Ariel ya om?
Maximillian Oom @pashery, untuk soal penunjukan saksi ahli, coba konfirmasi ke Oom @Last Man Standing deh, beliau ahlinya.
Maximillian @anti-fenomena: Marahin aja orang semacam itu, jangan sampai ada manusia- manusia macam KRMT lagi [-(
Maximillian @anti-fenomena: [dan menerima sanksi hukum adat berdasarkan hasil rapat besar di Tumbang Anoi tahun 1894,]
anti-fenomena @Maximillian: belum bergelar profesor tho? beberapa media nyebutin doi prof. Makin aneh si TA Tamagola ini....
Marshall Rommel @anti-fenomena: pa kabar bro? masih inget ane?
anti-fenomena @Maximillian: menurut saya bisa dikenakan jipen (denda) yang cukup besar, biar kapok. Kalo doi orang Dayak sanksi pengucilan seumur hidup dari komunitas masyarakat, mungkin bisa terjadi.
Black Horse @anti-fenomena: [*lepas ikat kepala merah, ganti dengan koyo cabe*]
anti-fenomena @Marshall Rommel: inget banget om, aspirasi ane tentang cabe dah nyampe mana om? :D
Black Horse @Marshall Rommel: [pa kabar bro? masih inget ane?]
Marshall Rommel @anti-fenomena: dah sampe meja Yang Mulia Paduka ...
Marshall Rommel @Black Horse: ya kalee .... :D NASInya baru dimasak nih ..
anti-fenomena @Marshall Rommel: tolong terus digiring om, kalo tembus, ada.. lah sedikit-sedikit ucapan terima kasih dari si bos. :)) #eh?
Maximillian @anti-fenomena: Lah, KRMT Roy, kan ber"gelar" ahli telematika, itu akreditasi siapa yang kasih :))
anti-fenomena @Maximillian: [Lah, KRMT Roy, kan ber"gelar" ahli telematika, itu akreditasi siapa yang kasih?]
mbah joebir @anti-fenomena: [Jika professor itu salah, saya rasa tidak cukup hanya dengan meminta maaf, dia sudah bisa dikenai sanksi hukum adat untuk menunjukan itikad baiknya, atau..... ? ]