37 Komentar Tulisan

Garuda Jiplak Lagu Apuse (Papua) ? • penulis: Mas Abdi, 28 Desember 2010 23:00:25 • Promosi Diri -3

Syair lagu garuda di dadaku tsb adalah sbb: Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku// Ku yakin hari ini pasti menang// Garuda di dadaku, Garuda kebanggaanku// Ku yakin hari ini pasti menang// Siapapun yang bisa menyanyikan lagu Apuse, tentu tahu pula kalau irama lagu tsb pada bait pertama, telah dicaplok untuk menyanyikan lagu Garuda di dadaku tsb.

Menampilkan 1 - 30 dari 37 komentar.
Icarus CMIIW, yang menggubah lagu 'Garuda di Dadaku' adalah band Netral demi OST film berjudul sama. Sebaiknya Anda tanyakan kepada mereka motif dan perijinan penggunaan nada 'Apuse'. Siapa tahu mereka tidak "mencaplok" sebagaimana yang Anda tuduhkan.

Atau, kalau Anda punya bukti bahwa lagu tersebut memang "hasil caplokan" -- yang saya artikan sebagai "tidak melalui prosedur perijinan yang berlaku" -- sila berbagi dimari. Jangan sampai artikel Anda disini bisa membuat Anda sendiri dikenai tuntutan hukum.

Lepas dari cocok-tak cocok, lagu ini SUDAH menggugah semangat juang timnas sepak bola Indonesia pada khususnya dan rakyat Indonesia pada umumnya.
29 Desember 2010 00:21:00
conscientizacao Wong sudah ngasi solusi lho, kok dikasi Promosi Diri :))
29 Desember 2010 00:58:41
basu kami tidak butuh david tobing david tobing lainnya..
29 Desember 2010 01:40:00
Supermilan Betul, ini soundtrack film 'Garuda di Dadaku'
Mungkin waktu itu penulis ndak sempet nonton, saking sibuknya mengarang lagu :P
29 Desember 2010 05:20:00
prihatin Salut dg anda Mas Abdi. Kritik memang perlu solusi. Gak masalah dibilang promosi diri. Setiap orang memang perlu promosi diri secara elegan seperti anda. Saya sudah dengar lagu anda

Sekali lagi saya salut atas kreatifitas anda yg jauh lebih baik dari pada orang yg hanya bisa memberi komentar "promosi diri"

Untuk para penulis politikana, coba dong tuliskan karya2 anda jika anda memang kreatif. Jika anda hanya bisa menulis tanpa karya nyata, tulisan anda hanya bermanfaat untuk PROMOSI POLITIKANA saja.

Anda dapat apa, jika hanya bisa memberi komentar miring ??? Buang waktu & tenaga saja.
29 Desember 2010 06:05:00
amazon Bung Prihatin

Oke banget komentarnya. Komentar miring hanya buang waktu & tenaga. Saya lihat para komentator miring tsb tulisannya jelek-jelek, tapi komentarnya kayak penulis besar. Mereka hanya bisa meramaikan blok politikana saja
29 Desember 2010 06:10:00
enjoyaja Bung prihatin

Mantab nih komentarnya. Saya juga sering melihat komentator di politikana lagaknya kayak penulis besar saja, padahal tulisannya mereka sendiri jelek banget.

Betul kata anda, mereka hanya bisa meramaikan politikana saja. Mendingan kreatiflah kayak mas abdi. Gak masalah dibilang promosi diri. Mereka gak mikir bahwa kalau tulisan mereka hanya menjadi promosi politikana saja.

Oh ya, untuk anda komentator miring, coba dengar kutipan lagu Ebiet G.AD: Tengoklah ke dalam sebelum bicara. Singkirkan debu yg masih melekat.
29 Desember 2010 06:20:00
kimantebanget Bung Prihatin

Setuju deh dg komentar anda. Kritik Mas Abdi plus solusi dg ide kreatif jauh lebih bermanfaat daripada memberi komentar miring seperti penulis besar. Gak masalah dibilang promosi diri.

Saya justru menanti karya tulis seperti Mas Abdi dari para penulis politikana lainnya. Promosi diri secara elegan lebih baik daripada tulisan yg hanya bisa meramaikan dan menjadi promosi politikana saja.

Saya setuju dengan dg komentar Bung Enjoy yg mengatakan: "untuk anda komentator miring, coba dengar kutipan lagu Ebiet G.AD: Tengoklah ke dalam sebelum bicara. Singkirkan debu yg masih melekat.

= Koreksi diri sebelum beri komentar. apakah tulisan anda sudah bagus ? Atau masih dalam taraf PBG (penulis baru gede) ?

29 Desember 2010 06:38:00
Dh2L Justru komentar miring perlu di tegakan,ya tapi inipun bukan diambil dari bak sampah.Mari nikmati sayang sisa hidup ini sepenggal lagu pemberi semangat.tul ngga
29 Desember 2010 06:48:00
Whispering Wind  @kimantebanget: @enjoyaja: @amazon: @prihatin:

wah, kalau menurut Anda semua memberi komentar negatif harus sudah menggenggam karya nyata yang baik, semua di sini tidak berhak memberi komentar negatif. Mengapa? Tidak ada to yang bisa bilang karyanya paling bagus, karena yang bagus menurutnya belum tentu bagus bagi orang lain.
Bahkan pengarang besar pun.

Ohya, ngomong2 Anda berempat kompak sekali ya... Saling mendukung, cara menulisnya pun mirip. Seperti ditulis orang yang sama. ;))
29 Desember 2010 07:44:00
The Crow The song 'Garuda Di Dadaku' is very political. It takes the tunes of 'Apuse' deliberately. Most Indonesian are familiar with the Papuan 'Apuse'. It is a direct claim that Garuda is in the heart of the Papuans.

By the way, it's normal enough to insert some part of one song (whether with the original lyric or a modified one) into another song. I think it's OK as long they give some credit to the inserted song.
29 Desember 2010 07:47:22
nDhedhet  @amazon nomer usernya 4045
@prihatin nomer usernya 4046
@kimantebanget nomer usernya 4041
@enjoyaja nomer usernya 4018

29 Desember 2010 08:05:00
nDhedhet *shoot the messenger
29 Desember 2010 08:06:00
Whispering Wind  @nDhedhet: [shoot the messenger]

maksudnya saya? Duh maaf, nggak bermaksud begitu :(
29 Desember 2010 08:14:00
Coulrophobia banyak lagu menggunakan irama lagu lain

lagu-lagu rohani misal, mungkin justru karena yang dipakai lagu yang sangat terkenal ... maka pendengar juga tahu ... saya sih ga masalah ... ga tahu yang lain
29 Desember 2010 08:23:00
nDhedhet  @Whispering Wind: bukan. Maksudku saya sendiri :D
29 Desember 2010 08:54:00
as Ternyata bukan saya seorang yang merasa kalau lagu Garuda Di Dadaku memang bernada persis lagu Apuse :))
29 Desember 2010 08:55:00
as  @Coulrophobia: [banyak lagu menggunakan irama lagu lain]

"menggunakan"? :))
29 Desember 2010 09:05:00
Icarus  @nDhedhet: Kalo penulis, nomor user brapa?
29 Desember 2010 09:10:00
Whispering Wind  @nDhedhet: Klo begitu, Anda saya tembak, karena bikin bingung saya :)) :))
29 Desember 2010 09:10:00
Icarus  @conscientizacao: Justru karena apa yang dikau sebut "solusi" itu... :D
29 Desember 2010 09:11:00
Icarus  @prihatin: @amazon: @enjoyaja: @kimantebanget: Weits, saya dihajar Naruto beserta klonengannya karena rating saya?! Tumben multiplikasi cuma 3 (ato 4, penulis).

Tapi kuatirnya, Anda cuma lihat bata hitam yang saya lempar paling awal. Sudah baca baik-baik tanggapan saya di urutan pertama? Justru saya sarankan penulis "mengamankan diri" kok!

Anda benar, ga ada salahnya promosi diri dengan baik. Masalahnya, penulis menyerang lagu orang lain demi mengangkat lagunya sendiri! Kalo pake perumpamaan, saya ga akan pake Nokia kalo cara promosinya nyerang Samsung.

Lalu, lalu, kenapa kok angkat "promosi Politikana"? Saya puas pake layanan Politikana, saya suka jadi bagian (kecil) dari Politikana, jadi sah-sah aja dong! :D
29 Desember 2010 09:28:00
as Maju terus, Bung @Icarus: !
Sebagai sesama peleton 2009 Politikana, saya di pihak Bung! :))

*angkatkeyboard*
29 Desember 2010 09:52:00
dudidam hihihi.. saran saya sebelum memberi kritik mbok ya beli kaset/CD nya dulu. Disana dicantumin kok kalo
"ambil" dari apuse. :D jangan cuma donlod aja gratisan. Beli dong biar tahu lebih lengkapnya.
29 Desember 2010 09:57:00
Icarus  @as: Eh, eh, apa ya?! :o

Yang saya rating kan tulisan dan cara penulisannya. Bagaimana karya penulis yang diklaim "lebih cocok dari aslinya", biar selera per individu membuktikannya. Bahwa di tempat unggahan ada yang bilang malah bikin ngantuk, egepe ah!

Ga usah bawa-bawa angkatan, berasa veteran jadinya... ;))
29 Desember 2010 10:06:00
Ibnu Muslim 1. Apuse adalah lagu yang berkategori "Free public song & non commercial copyrighted song lyric".

2. Kesamaan irama tidak berarti atau tidak sama dengan menjplak.

3. Papua kan masih wilayah NKRI atau bukan?
29 Desember 2010 10:20:00
Ning  @Ibnu Muslim:
kalau Malaysia yang nyaplok iramanya, barulah kita serang rame-rame...
29 Desember 2010 10:47:00
Whispering Wind  @Ibnu Muslim: [Papua kan masih wilayah NKRI atau bukan]

sementara ini masih ;))

*tebar ranjau paku
29 Desember 2010 10:50:00
Harlan Eryandi  @Ibnu Muslim: [Papua kan masih wilayah NKRI atau bukan?] ....

wilayahnya masih bang (KTI), yg dikeruk asing kan cuman SDAnya aja. ;)):))
29 Desember 2010 11:03:00
Ibnu Muslim  @Ning: tuuul :)

@Whispering Wind: walau sebagian besar dikuasai Freeport ;))

@Harlan Eryandi: :D
29 Desember 2010 11:24:00
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »