273 Komentar Tulisan

Liputan Launching Buku 'Hidup itu Indah' [Kuis] • penulis: ndableg, 11 Oktober 2010 08:02:07 • 2 Berita Foto • Menarik +10

Tiap-tiap komikus bukunya diterbitkan, didaulat ke depan untuk diwawancara dalam sesi talk show di sebuah panggung kecil dalam ruang Anggrek, Istora Senayan. Berhubung ogut telat, nggak kebagian ngliat waktu Aji Prasetyo diwawancara. Jadilah ogut sendiri yang wawancara beliau. Berasa kayak wartawan infotainment, hihihi...

Menampilkan 1 - 30 dari 273 komentar.
Edo Segara Salut Cah *pertamax
11 Oktober 2010 08:14:00
Edo Segara Komen lagi *berharap dapet buku & komik gratis :)

1. Saya sgt apresiasi produk2 lokal. Termasuk komik. Bayangkan, sebuah stasiun TV yg katanya Telepisi Pendidikan Indonesia, malah nayangin pilem malingsia. Saya berharap komik ini bisa dipilemkan :D

2. Nah, ini yg paling saya suka. Komik yg gak sekedar lucu2an, tapi penuh kritik dan membangun kesadaran sosial. Maju terus komik Indonesia!


11 Oktober 2010 08:20:00
Leksa Menurut saya sih, Komik khas Indonesia itu tidak perlu ikut perang teknik visual ala komik jepang atau barat.
Semua karya yang masih hasil kreasi anak bangsa harus ya jelas komik Indonesia.

Justru kekuatan komiknya kan ada di cerita. Cerita tentang yg ada disekeliling pembaca, membuat merasa dekat dgn pembaca. Istilahnya di atas itu kritik sosial/politik. Tidak harus berpolitik, bercerita tentang yang guyub atau teror sekalipun jg menarik kok.

Soal prospek, ini soal selera pasar. Saya ga bisa maksa adik saya untuk baca komik mas @klewang, dan sementara dia lebih suka ngumpulin komik Jepang. Komik lokal buat dia cuma mengobati penasaran. Ya wajar, wong produksinya masih kalah sama cetak import cerita luar.
11 Oktober 2010 08:21:00
Leksa Yang diatas buat lomba komentar. Yg ini komentar biasa.

Selamat buat mas @klewang. nanti kalo kopdar2 saya mbok dibagi komik dan kaos :p
11 Oktober 2010 08:22:00
Subroto  * Gimana sih komik khas Indonesia menurut sampeyan?
Menurut saya, gk ada prospek

* Gimana prospek komik genre kritik sosial/politik di Indonesia?
Nah ini baru punya prospek, untuk ditangkap :D


11 Oktober 2010 08:22:00
Moonlight  @ndableg :
ngomen nya di mari ?
atau di profilnye juri ?

ntar saling contek dong :D
11 Oktober 2010 08:29:00
ndableg  @Moonlight: di-mari

jangan ngremehin jurinya dong.. *lirik om @The Crow *
11 Oktober 2010 08:31:00
Moonlight  @ndableg:
woalaaaah ini tanda2nya ane nggak dpat kuis rupanya :((
11 Oktober 2010 08:35:00
Moonlight * Gimana sih komik khas Indonesia menurut
sampeyan?

- ane jawab : yang ringan tapi nggigit

* Gimana prospek komik genre kritik sosial/politik di Indonesia?

- ane jawab : untuk kalangan menengah masih ok,
untuk kalangan bawah kayaknya kurang, makanya bikinlah yg ringan2, baik dari harga, bahasa, sampe gambare sing lucu.
11 Oktober 2010 08:43:00
69 * Gimana sih komik khas Indonesia menurut
sampeyan?

- format setengah halaman kuarto, umumnya 2 panel per halaman. ala godam, gundala, panji tangkurak, dll.
- o ya berbahasa indonesia tentu saja. perkara nanti diterjemahkan dalam bahasa cinta sekalipun, itu lain soal.

* Gimana prospek komik genre kritik sosial/politik di Indonesia?
Ya baguslah. Demokrasi makin maju. Sentilan humor, sinisme, dll akan dan sudah jadi kebutuhan bagi masyarakat sebagai penyeimbang hiruk pikuk demokrasi - sosial -politik.

Eh, ngomong-ngomong apaan sih prospek? Ini yang bikin kuis kayak member MLM aja. Dikit-dikit di prospek.

*
11 Oktober 2010 09:09:00
ndableg  @69:
[.. Eh, ngomong-ngomong apaan sih prospek? Ini yang bikin kuis kayak member MLM aja. Dikit-dikit di prospek ..]

masih sodaraan sama ospek :p
11 Oktober 2010 09:16:00
69  @ndableg: eh, buku buat saya ditandatangan plus cap jempol mbah @klewang, @edwin, beng & sampeyan ya..

@Edo Segara: Sampeyan mau beli berapa juta buku komik yang ditandatangani tokoh-tokoh persilatan?

@ndableg lagi : Kirim bukunya dua dong.
11 Oktober 2010 09:26:00
ndableg  @69:

ngelunjak! :p
11 Oktober 2010 09:33:00
69  @ndableg: bisnisman!
11 Oktober 2010 09:35:00
botaksakti 1. komik khas Indonesia: dipenuhi wajah "imbas-imbis",
2. prospek komik politik: sangat cerah berbanding terbalikdengan masa depan Indonesia:D
11 Oktober 2010 09:39:00
ndableg  @botaksakti: imbas imbis kuwi opo meneh.. :p
11 Oktober 2010 09:43:00
botaksakti  @ndableg: Kang @The Crow tahu itu:D
11 Oktober 2010 09:44:00
The Crow I cannot comment anything on the ground that I might be tempted to vote for my own comment.

Anyway, I know I have some opinion on those two questions. I know that I that I believe what we call Indonesian comic is a comic made and published by Indonesian, regardless of the market, language and story. This is the age of global village. One culture affects another. I also believe that socio-political comics has a bright future in Indonesia, as long as the comics are done professionally, with solid and interesting story and truly good graphics; some humorous approach (especially in a tone of black humor) will make it easier to accept.


*this is not a comment at all*
11 Oktober 2010 09:44:00
ndableg yang menarik adalah 'komik jepang'

cuman liat dari bentuknya aja, orang udah tau kalo itu komik jepang. nah, yang komik indonesia itu kayak gimana?
11 Oktober 2010 09:48:00
botaksakti  @ndableg: ya itu tadi yang penuh wajah imbas-imbis:D
11 Oktober 2010 09:50:00
ndableg  @botaksakti: ndeso ngono? berarti koyo karoseri-mu no? :D
11 Oktober 2010 09:52:00
botaksakti  @ndableg: pacitan ki dudu ndeso, po?
11 Oktober 2010 09:53:00
ndableg  @botaksakti: sopo sing pacitan? mas bambang? pancen ndeso kok..
11 Oktober 2010 09:55:00
botaksakti  @ndableg: sok akrab: ciri imbas-imbis:D
11 Oktober 2010 09:57:00
ndableg  @botaksakti: wis, pokoke nek muni imbas-imbis yo sing kebayang karoseri-mu :))
11 Oktober 2010 09:59:00
The Crow  @ndableg: [cuman liat dari bentuknya aja, orang udah tau kalo itu komik jepang] Apart from the original right-to-left panelling, you can't say beyond any shadow of doubts that for the works of the dynamic duo writer Kazuo Koike and artist Goseki Kojima such as "Lone Wolf And Cub", "Samurai Executioner", and "Path Of The Assassin", despite the story was about the Shogunate-era Japan.

On the other hand, one could also easily think that "Kogaratsu" series by the Belgian team Bosse and Michetz is a Japanese comic series.
11 Oktober 2010 10:00:00
The Crow  @Edo Segara: [Salut Cah *pertamax] http://multiply.com/mu/sepunten/image/1/photos/54/1200x1200/21/n01s9pb74943d82lmyfg.jpg?et=hHHzVY2siHRpGp9NtWLJIw&nmid=371760332
11 Oktober 2010 10:04:00
The Crow  @ndableg: @botaksakti: Heh! Ra kakehan leda-lede! Ndang digawe HL!!
11 Oktober 2010 10:07:00
ndableg  @The Crow: itulah. siapapun yg nggambar, 'komik jepang' berasa khas banget, dengan style-nya, paneling, dlsb..

malah okeh komikus indonesia sing melu2 njepang..
ono juga kritikane mbah @Aji Prast ning buku tentang iki
11 Oktober 2010 10:09:00
asna Komik KHAS Indonesia:
[1] (salah satu) Pengarangnya orang Indonesia; [2](salah satu) Tokoh/ karakter PENTINGnya mempunyai hubungan yang sangat erat dengan/ adalah orang Indonesia;
[3]ada bagian/ porsi cerita yang (signifikan yang) menyinggung tentang Indonesia (entah setting, etika/ tata krama/ budaya/ sejarah/ tokoh dan lain-lain).

Prospek komik genre kritik sosial/ politik di Indonesia:
BAGUS! Dalam bentuk komik (kartun?) yang sederhana, komik ini dapat:
[1] Mewakili (suara) masyarakat yang pada umumnya tidak tau mau bersuara kemana, jadinya cuman dipendam sendiri/ buat gosip aja :P Kalau yang punya duit akan beli, yang ndak punya, akan minjem, dan yang ndak bisa baca, mungkin akan minta dibacain atau belajar membaca :P
[2] Menarik perhatian masyarakat awam yang tidak mengerti keadaan sosial/ politik, karena disajikan dengan sederhana (dan menarik?). Terutama kalangan anak muda (seperti saya...) yang males berhubungan dengan politik (apaan sih ituh?) dan (pada umumnya) maunya yang serba gampang/ instan dan menghibur.
[3] Dan dengan bahasa yang lebih disederhanakan, mungkin saja dapat dijadikan media untuk mengajari anak-anak kritis tentang keadaan negerinya (agar tidak hanya mengeluh saja bisanya).
11 Oktober 2010 10:11:00
 1 2 3 >  Last ›
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »