14 Komentar Tulisan

Apa Tawaran Malaysia Terhadap Peneliti Indonesia? • penulis: Ridwan, 20 September 2010 22:31:37 • Penting +4

Jadi peneliti Indonesia di Malaysia itu.....

Menampilkan 1 - 14 dari 14 komentar.
Subroto Gk beda dengan TKI kan, bedanya para peneliti gk disiksa :D
21 September 2010 02:20:00
Moonlight Ribet juga kalau sudah mutusin masalah perut dan di bawah perut :D
21 September 2010 07:22:00
botaksakti  @Moonlight: perut gajah?:D
21 September 2010 07:35:00
Moonlight  @botaksakti: kalau masalah yg dua ini, perut dan belalai gajahpun bisa di jual. :D
21 September 2010 07:38:00
Black Horse  @Moonlight: :)) :))
21 September 2010 07:43:00
botaksakti  @Moonlight: :D:D:D
21 September 2010 07:43:00
Harlan Eryandi  @Moonlight: :)):))
yo'i ... mending jadi expert di negeri orang d/p jadi jongos di negeri sendiri.
21 September 2010 09:28:00
Moonlight  @Harlan Eryandi: :D
21 September 2010 09:34:00
nat alex meski semisal pun peneliti di Indonesia gajinya gak besar, tapi selayaknya harusnya dihargai lebih
tapi ya sudah gajinya kecil, penghargaan dari negara pun minim....
waduh... apes banget :(
21 September 2010 10:45:00
Ridwan  @nat alex: memang apes, itu baru Malaysia ya, belum negara-negara maju lainnya
21 September 2010 12:01:00
The Crow  @Harlan Eryandi: [mending jadi expert di negeri orang d/p jadi jongos di negeri sendiri.] So the old proverb needs to be changed: "Daripada hujan batu di negeri orang, lebih baik hujan emas di negery sendiri"... ;))
21 September 2010 12:04:00
Harlan Eryandi  @The Crow: :)):))
21 September 2010 12:14:00
Marshall Rommel mauuuu donk!!! koq g ada yang mampir ke Indo yach? ...
21 September 2010 12:18:00
BMH coba bandingin sama peneliti Malaysia deh, jangan2 gaji peneliti kita cuma 1/10-nya...
21 September 2010 12:23:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »