35 Komentar Tulisan

Maaf, Anda tidak pantas menjadi Presiden RI! • penulis: ErwienSamantha, 17 Agustus 2010 17:02:37 • Menarik +5

Dirgahayu Bangsaku, semoga Allah memberkatinya. M E R D E K A !!

Menampilkan 1 - 30 dari 35 komentar.
Catastrophe wow, dalem banget, emang ga enak jadi presiden, bawaannya dihujat melulu ;))
17 Agustus 2010 17:17:00
Kaboel  @Catastrophe: kata siapa nggak enak? buktinya masih juga pada rebutan
17 Agustus 2010 17:29:00
Catastrophe  @Kaboel : ga enak yg membawa nikmat oom, kalo emang enak puool pasti lebih banyak lagi yg mau jadi presiden
17 Agustus 2010 17:48:00
ErwienSamantha Kalau cuman jadi Presiden seperti yang sekarang pasti lah banyak sekali yang ingin jadi presiden.
17 Agustus 2010 17:52:00
aliey98 sabarrr
17 Agustus 2010 19:25:00
Moonlight  @ErwienSamantha:
[..Kedaulatan NKRI di lecehkan negara lain.]
mohon pencerahannya ;

Negara mana yg melecehkan kedaulatan RI ?

maklum abis mengikuti penutupan upacara bendera digital :D
17 Agustus 2010 19:34:00
Kaboel  @ErwienSamantha: emang harusnya presiden yang seperti apa?

@Moonlight: Gimana rasanya om? aku nggak bisa buka je tadi. Hebat ya sekarang, upacara aja bisa di-digitalisasi
17 Agustus 2010 19:50:00
ErwienSamantha  @Moonlight: Yang jelas kasus yang paling hangat adalah dengan Malaysia.

Malaysia sangatlah arogan dg menangkap/membawa 3 Petugas DKP yang telah menangkap & nelayan yang diduga tlah mencuri ikan di perairan NKRI.

Perlakuan negara lain dalam menangkap/membawa petugas DKP yang sedang menjalankan tugasnya adalah jelas2 pelecehan thd NKRI.



17 Agustus 2010 20:29:00
Bung Fariji Saya spendapat dg anda, kita sering dilecehkan oleh Malaysia, se-olah2 harga diri Bangsa ini sdh tergadai. Namun hrs diingat? Sbg seorang Kepala Negara, tentu mempunyai sikap dan pandangan yg berbeda kita2 ini sbg rakyat. Mungkin sj beliau (Presiden, red) hrs bersikap Arif & Bijaksana dlm mengambil suatu Keputusan. Dan mungkin sj beliau jg akan marah kalau selalu dilecehkan, namun tentunya, marah/protes beliau dituangkan secara prosedural, bukan dg cara2 frontal seperti perang umpamanya. Dan perang bukan SOLUSI terbaik dlm menyelesaikan KONFLIK. Perang merupakan ALTERNATIF terakhir, oke, mungkin hanya itu yg bisa saya sumbangkan...MERDEKA !
17 Agustus 2010 20:34:00
ErwienSamantha  @Kaboel: Paling tidak rasa nasionalismenya tidak luntur dengan semangat internasilanismenya :)

Berbagai kalangan atau kelompok yang merasa terusik dengan tindakan penangkapan 3 petugas DKP oleh negara tetangga. BErbagai cara mereka tunjukan untuk menunjukan rasa cinta dan nasionalismenya thd NKRI tapi Pemimpin2 kita tidak memaintenance atau paling tidak menampung rasa nasionalisme mereka.

Presisen akan lebih di hormati kalau bisa memimpin rasa kenasionalismean mereka. Kalau tidak ..cara2 mereka bisa tidak terarah dan berbahaya.
17 Agustus 2010 20:36:00
ErwienSamantha  @Bung Fariji: Sifat tegas dan keras untuk menunjukan bahwa NKRI ini punya jati diri dan wibawa itu tidak harus PERANG dan BERKONFLIK.

Dan sangat tidak arif dan bijaksana, seorang Presiden mengesampingkan rasa nasionalisme sebagian rakyatnya yang sedang berkobar kalau terusik.

That's why diperlukan jiwa pemimpin untuk menyatukan rasa nasionalisme mereka biar tidak saling cakar sendiri.
17 Agustus 2010 20:41:00
Moonlight Om @Kaboel: hehe..heeee sepertinya cuma klik-klik aja , sehingga logikanya (kayaknya) kita sudah melakukan upacara dan tersimpan di counter web tsb, ini solusi yg bagus sekali bagi yg telat/tidak melakukan upacara.

@ErwienSamantha: yg jadi kepikiran, knapa yah DKP tidak bekerja sama dengan patroli TNI AL, sehingga nggak berkesan one man show ,gitu :D

ada apa yah ?
17 Agustus 2010 20:43:00
ErwienSamantha  @Moonlight: That's not the point. Sebelum diskusi ini membelok jauh ke arah "penyakit" bangsa, mari kita balik ke bagaima seharusnya menempatkan rasa nasionalisme yang bisa menjunjung harkat dan martabat bangsa.

Ini masalah antar negara.

Lah wong malaysia aja "pencuri" tetap di "anggap" penting untuk di selamatkan dari petugas kita kok. Lah kita ?
17 Agustus 2010 21:18:00
Moonlight  @ErwienSamantha: sorry bro, itu hanya fikiran nakal saya :D
betul juga sih, martabat bangsa kita harus di junjung, emang cape deh, saya merasakan itu.
17 Agustus 2010 21:22:00
Subroto Ini die yg gw demen. Kalau Malaysia digambarkan sebagai sesosok manusia, maka berdasarkan sifat2nya Malaysia ini punya sifat licik dan pengecut. Biasanya org dengan sifat seperti ini tinggal dia gertak aja, dia bakal diam.
Kalaupun dia melawan paling hanya sebatas lisan agar tidak dianggap kalah, dan kemungkinan menyerang balik pun, pasti lewat jalan belakang.

Sayangnya...Indonesia, karakternya o'on dan penakut (saat ini).
Klop dah, jadi mainan Malaysia
17 Agustus 2010 23:07:00
The 7  @Subroto:

Kayaknya jaman Soeharto kita masih berwibawa dimata dunia apalagi Malysia ya?
17 Agustus 2010 23:12:00
ErwienSamantha  @The 7: Ketegasan dan Kewibawaan beliau membuat dia dijulukin sebagai "Macan Asia".

Dengan karakter Pemimpin semacam itu paling tidak akan menguatkan semangat nasionalisme rakyatnya. Dan itu terbukti dan terbawa di pentas2 olah raga saat itu meskipun hanya di kawasan asia tenggara kita merajai.
18 Agustus 2010 01:25:00
bona Emang yang pantes cuma Bung Karno sajah. Mari kita bangkitkan saja beliau dari istirahat panjangnyah.. #ngelindurdotcom
18 Agustus 2010 05:40:00
The 7  @ErwienSamantha:

Iya sih... Memang pemimpin-pemimpin pasca reformasi boro-boro memiliki pamor dan kewibawaan, Surat kabar berhias anggota DPR bugil/mesum, Gedung DPR diinjak-injak, si mulut bangsat, Presiden ikut menggosip selangkangan..etc..etc , memalukan..!

Teringat G.W Bush, waktu tragedi WTC, hari ini meninjau lokasi, besok menyiapkan/mengirim pasukan perang , diluar masalah dia dihujat dunia, tapi rakyat merasa AS memiliki pemimpin yang mau melindungi rakyatnya.
18 Agustus 2010 08:01:00
The 7 Typo: tapi rakyat AS merasa
18 Agustus 2010 08:02:00
ErwienSamantha  @The 7: Kalau dilihat dari isi pidato presiden di DRP kemaren rakyat yang di perhatikan cuman TNI/Polri, Guru dan PNS. Lah truss yang lain? Buruh, Tani, Nelayan, dll dikasih harapanpun hampir tidak ...
18 Agustus 2010 09:01:00
The 7  @ErwienSamantha:

Iya, singkat cerita, mestinya para petani dan nelayan mesti lebih ekstra diperhatikan, di negeri yang konon agraris dan bahari ini , karena mereka memiliki potensi yang sangat fundamental dalam bangunan bangsa Indonesia.
18 Agustus 2010 09:15:00
botaksakti Mungkin yang ada dibenak "pemimpin-pemimpin itu": gak papa Indonesia kayak gini toh tetap saja terkenal, buktinya lewat video mirip aja kita bisa menggegerkan dunia:D
18 Agustus 2010 09:15:00
The 7  @botaksakti:

Mungkin yang ada dibenak "pemimpin-pemimpin itu" : Persetan nasionalisme dan sejenisnya, gua berjuang meraih karir dan jabatan buat cari duit ;))
18 Agustus 2010 09:20:00
botaksakti  @The 7: kayaknya itu lebih terang-benderang, ya?:D
18 Agustus 2010 09:31:00
Harlan Eryandi  @botaksakti: para pemimpin kita itu orangnya sabar, tenang, kompromistis dan musyawarah. ;))
18 Agustus 2010 09:50:00
botaksakti  @Harlan Eryandi: eit...jangan lupa...imbas-imbis:D
18 Agustus 2010 09:53:00
ErwienSamantha  @The 7:
[botaksakti:

Mungkin yang ada dibenak "pemimpin-pemimpin itu" : Persetan nasionalisme dan sejenisnya, gua berjuang meraih karir dan jabatan buat cari duit ]

Kalau pas kampyenya hal ini terkomunikasian secara lantang dan jujur. Maka eskpektasi kebanyakan pemilih/bukan tidak akan berlebihan seperti skr ini :)
18 Agustus 2010 10:26:00
The 7  @ErwienSamantha:

Lah..kan namanya mereka sedang berpolitik :D
http://politikana.com/baca/2009/11/20/konsep-nampak-seperti
18 Agustus 2010 10:43:00
TTTH Arrrggghhh *badan berubah ijo semua* :D
18 Agustus 2010 12:54:00
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »