41 Komentar Tulisan

Ketika TEMPO Menulis Berita 'TEMPE' • penulis: Paman Gober, 01 Mei 2010 18:07:06 • Penting +10

Apa jadinya kalau media sekelas TEMPO alpa dengan Kode Etik Jurnalistik?

Menampilkan 1 - 30 dari 41 komentar.
pall Saya kok curiga Titin yang maksa agar namanya disebutin selengkap-lengkapnya.

Siapa tau ntar Insert Investigasi mau ngeliput :D
01 Mei 2010 18:16:00
ndableg  @Paman Gober: welcome back!

kemana aja pakdhe?

01 Mei 2010 18:34:32
Paman Gober  @ndableg: nemenin Mr. X sembunyi di Singapur ndess.... :D
01 Mei 2010 18:38:00
alakazam makjang, nama + foto korban dipasang, nama pelaku malah inisial doang.....
01 Mei 2010 19:01:00
Paman Gober  @alakazam: makjang nama siapa ya? pelaku bukan...korban bukan.....trus?
01 Mei 2010 19:05:00
ipool Politisi itu pasti homo.. Sukanya sama yang berjenggot..
01 Mei 2010 19:27:00
Paman Gober (01/05/10-21:00)

akhirnya berita-berita itu sudah ditertibkan sama yang berwenang.....

01 Mei 2010 21:12:00
GusBushTom  @Paman Gober: paling tuh wartawan sengaja kok biar namanya "BEKEN"...
skr khan lg "jamannya" pengen Populer toh? :D :D :D
01 Mei 2010 21:50:00
Paman Gober  @GusBushTom: bisa jadi, wartawan kan juga manusia..... hehehehe
01 Mei 2010 22:29:00
virue yah telat liat fotonya :D udah ditertibin ;))
01 Mei 2010 22:44:00
djibrieljd  @Paman Gober: Manusia itu penuh dengan unsur sengaja ;))
02 Mei 2010 03:28:00
tunggalp  @Paman Gober: it's a good catch!
02 Mei 2010 06:31:00
hamatamu btw, eh memang 'tempe' konotasinya kurang baik ya?
02 Mei 2010 08:37:00
69  @hamatamu: dalam tanda petik, bisa.
02 Mei 2010 08:44:00
LCFR  @hamatamu: tambah satu huruf, jadi jelek banget malah.
02 Mei 2010 08:45:00
69  @LCFR @hamatamu: TEMPER? masih mending itu mah.
Coba vokalnya diganti A... jadi kutukan untuk umat.
02 Mei 2010 08:52:00
LCFR  @69: TEMPA?
02 Mei 2010 08:58:00
anti-fenomena setelah membaca artikelnya, saya malah jadi meragukan kalo ini pemerkosaan.
02 Mei 2010 09:45:00
tapsilog ini majalah TEMPE atau PLAYBEY?
dari judulnya pun sudah sekelas tiras lampu merah

"Perkosa Penyanyi Dangdut, Politisi Golkar Terancam Dipecat"
02 Mei 2010 11:52:00
Edo Segara Ha3x...situs ini kan juga diback-up sama Majalah Tempe, eh Tempo :D
02 Mei 2010 12:17:00
Moonlight  @Edo Segara: Bukan, tapi in partnership ;))
02 Mei 2010 12:40:00
tapsilog lebih miris kalo melihat pemberitaan di level lokal, nama lengkap berikut samarannya diblow-up habis2an. berikut status orangtuanya sebagai Haji. wow
02 Mei 2010 12:40:00
PakBodong Dengan MEMILIH nama panggilan PAMAN GOBER
kelihatan bahwa anda pemuja negara Kapitalis sana ya.... lebih lebih dengan menulis judul : Ketika Tempo menulis berita TEMPE, sekali lagi TEMPE.... sudah cukup menyinggung perasaan, jadi tempe makanan yang tak bermutu ya... ?
Nah lain kali kalau Tempo menulis berita yang bagus jdulnya pasti ( ini versi Paman Gober lhooo ) Tempo menulis berita : KENTUCKY / HAMBURGER / SPAGHETTI. gitu ya mas.....
02 Mei 2010 12:51:00
LCFR Penting amat sih, tersinggung cuma gara-gara tempe :)).
02 Mei 2010 13:11:27
Samz tempe goreng kalo anget enak ya...
02 Mei 2010 14:18:00
Paman Gober  @PakBodong: jangan begitulah sampeyan, saya ini kan sudah membubuhkan tanda petik '' dalam kata tempe.

Masalah nama apalah artinya dipersoalkan, tentu kalo sampeyan memilih nama bodong, belum tentu kan sampeyan bener-bener bodong.

Inii namanya kan kontrol publik atas media, karena sejatinya kitalah (publik) yang berkuasa atas apa-apa yang berkenaan dengan kita (urusan publik) bukan yang lainnya termasuk media sekalipun.
02 Mei 2010 17:47:00
Black Horse Jelas....saya gak tahu tetek mbengek kode etik jurnalistik ini, kalaupun tahu... itu hanya sekedar dari baca-baca di internet.

Kalau misalnya pencatuman nama, identitas dari pelaku kejahatan, pelaku korupsi dan bentuk kejahatan lainnya yang secara hukum pelaku layak diketahui dan harus diketahui oleh masyarakat umum sebagai "pembelajaran" masyarakat, apakah ini juga di"anggap" sebagai pelanggaran kode etik jurnalistik..?
02 Mei 2010 17:57:00
Black Horse  @Paman Gober: padahal "TEMPE" makanan favorit saya loh ;) tempe bacem, tempe goreng dan tempe bakar dll.... ;)) *oot neh*
02 Mei 2010 17:59:00
Cicak Bin kadal Duh Setelah jenggot sekarang tempe yang jadi hal sensitif :((
02 Mei 2010 18:02:00
69  @Black Horse: dlm pemahaman saya, kode etik dlm kasus penyebutan inisial ini (khususnya pelaku kejahatan) mengacu pada asas hukum pidana, "orang tak dapat dianggap bersalah sebelum dinyatakan oleh pengadilan"
atau umum dikenal asas praduga tak bersalah. publikasi media berpotensi membuat seorang tersangka langsung divonis bersalah oleh publik. titik beratnya tidak terletak di pembelajaran pada masy, warning, dll., tapi semata mengacu sudah benar2 bisa dinyatakan pelaku kejahatan atau belum.
selama belum ya pakai inisial.
kalau perihal korban, sepertinya merujuk pada HAM.
02 Mei 2010 18:09:00
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »