“Kun-paksakeun” adalah sebuah istilah yang lahir sebagai sebuah improvisasi spontan di sebagian kalangan aktivis pergerakan fundamental kanan. Memang, tak pernah ada penjelasan resmi bahwa diksi ini merupakan plesetan dari “kun fa ya kun“–sebuah penggalan ayat di Surat Yasin, yang terkenal itu.