14 Komentar Tulisan

TENTANG PPN DAN PERTANYAAN YANG BELUM TERJAWAB • penulis: anti-fenomena, 30 Maret 2010 15:34:25 • Menarik +2

Apakah memang ada aturan khusus untuk membayar 2 x PPN (barang yang sama) untuk pengadaan barang yang di instansi pemerintah?

Menampilkan 1 - 14 dari 14 komentar.
Cicak Bin kadal *saya coba sok tahu jawab*
sepanjang saya tahu PPN itu pajak yang muncul berulang ulang sampai ke pembeli terakhir (end user) ..jadi bisa lebih dari 2 x kena PPN nya ...terus di kasus di atas apakah anda ada ngambil keuntungan gak ??...
misal : beli laptop 10 juta kena PPN 1 juta ..ada Pajak Masukan ! juta ...nah jika anda jual laptop itu seharga 13 juta ,,terus di tambah PPN 1,3 Jt ,,ada Pajak Keluaran sebesar 1,3 jt ,,,nah yang anda setor sebesar 300 ribu ...
...kalo ada rekan lain yg lebih berkompeten silahkan di koreksi ...
30 Maret 2010 16:02:00
wacan bocah Katanya, kalau belinya di makro akan dapat struk belanja yang digunakan untuk potongan pajak. Saya nggak tahu persis, cuma katanya...
30 Maret 2010 16:23:00
Dh2L Contoh Disposisi @Cicak Bin kadal: sesuai penjelasan Dir Jen Pajak tidak memberatkan Konsumen Akhir 300.000.00.@anti-Fenomena.saya sehati sepikir @Cicak Bin kadal,komentar
30 Maret 2010 16:40:00
anti-fenomena  @Cicak Bin kadal: [beli laptop 10 juta kena PPN 1 juta ..ada Pajak Masukan ! juta ...nah jika anda jual laptop itu seharga 13 juta ,,terus di tambah PPN 1,3 Jt ,,ada Pajak Keluaran sebesar 1,3 jt ,,,nah yang anda setor sebesar 300 ribu ...]

masalahnya yang disetor 1 juta dan 1,3 juta, aturannya saya bisa ngambil 1 juta lagi kan? begitu kah?

30 Maret 2010 17:18:00
Dh2L Ngacir .... Dapur Rahasia doooooong !!!!!!!
30 Maret 2010 17:51:00
Cicak Bin kadal Dh2l > suatu kehormatan bisa sehati dengan anda tuan ! :))
30 Maret 2010 19:12:00
Cicak Bin kadal Af > yg 1 jt itu kan PM anda gak usah setor tapi anda HARUS minta faktur pajak standar dari si penjual sebagai bukti pengurang dengan PK YG 1.3 itu ..nah yg anda setor ya cuma 300 rb ..nah untuk yg disetor 1 jt itu kan bukan anda tapi itu mah urusan si penjual ato dg kata lain kalo laptop nya gak di jual berarti ppn nya menjadi beban anda..*punten kalo bingung saya awam juga soalnya*
30 Maret 2010 19:26:00
anti-fenomena  @Cicak Bin kadal: kalo terlanjur dua-duanya, bisa diambil lagi?
30 Maret 2010 20:55:00
984594jfjiodjf yang jelas ngisep darah itu pemerintah
coba aja hitung :
udah perusahaannya dipajak, karyawannya juga dipalak...eh dipajak....

benar2 lintah pampir
30 Maret 2010 22:03:00
Striding Cloud  @984594jfjiodjf:
Alternatifnya, jangan bayar pajak, lalu uang beredar terlalu banyak, dan terkena ekonomi inflasi tinggi.

Inflasi, in some sense, juga adalah pajak paksaan. Bedanya, inflasi tidak bisa dipakai buat bayar pembangunan.
30 Maret 2010 22:19:00
Dh2L  @Cicak Bin kadal: Persedian COS kurang Bruto Sales.Punten IN
30 Maret 2010 23:22:00
Cicak Bin kadal Af > bisa di ambil lagi dg membawa bukti bukti yg lengkap ..tapi eh anda PKP bukan ? ..kalo anda PKP dan merasa pembayaran pajak kurang bener mending jg diambil lagi .relakan saja :)) .soalnya urusan dg pajak mending kurang bayar jg lebih bayar/minta yg sudah di setorkan karena anda pasti di teliti bukan hanya transaksi laptop tapi melebar kemana mana dan pada akhirnya anda malah harus bayar lagi .
31 Maret 2010 21:57:00
Last Man Standing PPN dikenakan atas N=nilai tambahnya. Setiap penyerahan barang/jasa kena pajak dikenakan PPN senilai 10%. Bisa dikenakan beberapa kali hingga tak terbatas, asalkan terjadi penyerahan barang/jasa dari pihak satu ke lainnya. Namun pembayaran PPN dari transaksi sebelumnya dapat dikurangkan pada saat menjual lagi, sehingga tidak bisa dikatakan ganda pengenaan.

Pada contoh kasus di atas, PPN yg telah dibayar pada saat beli dapat sebagai pengurang (pajak masukan), ketika menjual. Karena transaksinya dgn Bendahara Pemerintah maka pajak-2nya dipungut oleh Bendahara, dan setelah perhitungan dalam SPT PPN dari transaksi dgn selain dgn Bendahara menyatakan Lebih Bayar, maka dapat diminta kembali ke Kantor Pajak. Salah satu syarat-nya harus sebagai Pengusaha Kena Pajak.

semoga bisa membantu
31 Maret 2010 22:49:00
anti-fenomena  @Cicak Bin kadal: @Last Man Standing: nuhun pisan, saya memutuskan untuk membatalkan rencana ini.
02 April 2010 00:58:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »