"Istri saya dengan legawa mengatakan, bersedia dimadu. Dia rela saya beristri dua, tiga, atau empat sesuai tuntunan Al Quran. Memang dia mengajukan tiga syarat, tetapi syarat itu tak terlalu sulit, kurasa..."
"Istri saya dengan legawa mengatakan, bersedia dimadu. Dia rela saya beristri dua, tiga, atau empat sesuai tuntunan Al Quran. Memang dia mengajukan tiga syarat, tetapi syarat itu tak terlalu sulit, kurasa..."
lucky luke @Icarus: emang belum tentu mereka berempat itu istri si pengandara. Bisa saja kan, si pengendara hanya sekadar tukang ojek....
Nazil RUU Tolak Poligami salah satu ayatnya berbunyi : Aku rela engkau madu, tapi kamu juga harus rela aku racun.
The Inostranka [.....tetapi syarat itu tak terlalu sulit, kurasa,” kata teman tersebut.]
iloenx @Ibnu Muslim: kalo istilah dagang di bringharjo, buka dasar aja belom, gitu ya.... ;))
Icarus @lucky luke: [emang belum tentu mereka berempat itu istri si pengandara.]
lucky luke @The Inostranka: [hah...jadi syaratnya itu dianggap mudah?? ;)) ]
iloenx @lucky luke: lanjutan cerita: tiga bulan kemudian si suami yang menangis sesunggukan itu kawin lagi dan berpoligami hingga memiliki empat istri, ya. Secara dia sudah memenuhi syarat: melangkahi dulu mayat si istri itu...... ;))
GusBushTom @iloenx: @Icarus: @lucky luke: @Nazil: @Ibnu Muslim: @The Inostranka: kalo saya mah jika istri mau mencariken ya sumonggo saja.... tapi kalo si doi nggak mau mencarikan berarti dia nggak ingin dimadu..... so take it simple...... poligami atau nggak terserah istri dah kalo gua..... :D
mamat sekedar canda..
mamat wah.. gimana tu om.. butuh kesaktian tinggi ya.. jangan-2 diem2 om kita yang saktinya bisa keliatan dikepala udah tu??
iloenx @RETROVIRUS: mangsude sampean mendapat inspirasi mau NAMBAH 1 lagi, ya Oom? ;))
conscientizacao Yang rating inspiratif, kalo bukan perempuan pasti pendukung perempuan... :))
RETROVIRUS @iloenx: hehehe...gambar, artikel dan komen2nya itu lho...inspiratif +1
neilhoja hm... setau aku sendiri, berpoligami menurut sebagian ulama fiqih, ga memerlukan izin istri pertama. :)
Black Horse Saya teringat dengan nasehat kiayi saya waktu nyantri tempo doelo. Beliau bilang, kalau mawaddah dan rahmah itu sudah di depan mata, kenapa kepingin mencari yang sama, sementara hal itu masih belum jelas mawadah dan rahmahnya. Beliau menambahin, kan nggak ada jaminan untuk itu le.
Black Horse @neilhoja: "tu sama sekali tidak ada kaitannya dengan keadilan. karena keadilan yang dimaksud adalah keadilan dalam materi.. adapun adil dalam hal cinta dan perasaan.. itu ga diharuskan"