Mathematics and Languages are the basic of General Education, the rest are commentary.
Mathematics and Languages are the basic of General Education, the rest are commentary.
alakazam __Memang, pelaksanaan UN/UAN banyak dikritik karena merangsang praktik kecurangan di sekolah. Namun, itu bukan salah UN/UAN-nya, tapi salah manusianya (guru, ortu dan murid). Ada rasa malu kalau sekolahnya gagal dalam UN/UAN, sehingga guru pun banyak yang jadi joki.__ ♥ this... :D
Wonggantenk @alakazam: Kalau menurut saya, esensinya bukan menghapus UN, tetapi memotong dahulu jumlah pelajaran di sekolah yang terlalu banyak, sehingga siswa tidak fokus.
alakazam @Wonggantenk: jumlah subjek ujian tak masalah bagi saya, bahkan UN sendiri sebenarnya bukan masalah bagi saya, hanya saja penyamarataan soal ujian untuk semua wilayah ini yang saya rasa kurang benar...
wawajie @Wonggantenk:
Wonggantenk @alakazam: [IMHO mempersoalkan benar tidaknya UN tentu hanya akan menjadi buang2 tenaga jika tanpa diikuti dengan peningkatan kualitas pendidikan, terutama di daerah yang jauh dari kota2 besar] absolutely agree.
Wonggantenk @iloenx berpendapat bahwa try out dapat dipakai untuk melihat gambaran kualitas sekolah, dan hasilnya 10% yang lulus. Untuk apa UN? apa yang harus dibanggakan dari UN?
TTTH @Wonggantenk: Setuju...
Wonggantenk @TTTH: :D :D, untuk gambar no 1, kalau yang lain ngaku tampan, gua sih nggak keberatan juga, tapi salut untuk yang mengaku ada konflik dengan warung sebelah.
TTTH @Wonggantenk: ["Bacalah"]
Wonggantenk Namun, yang unik, Al Qur'an diturunkan kepada Nabi yang sama sekali tidak pandai membaca, hanya pandai berhitung tanpa simbol tertulis, sebagai penggembala dan pedagang.
botaksakti menurut hemat saya, pendidikan di negeri ini jadi tidak karuan karena penenu kebijakannya "maruk" ingin ambil sana- ambil sini, mereka lupa kalau kita punya "kepribadian"........
pall [ Matematika bukan ilmu, matematika adalah bahasa ]
Wonggantenk @pall:
Wonggantenk Kalau tulisan saya di atas, itu hanya berdasarkan pemahaman filsafat ilmu klasik yang mungkin sudah umum diketahui banyak mahasiswa, jadi tidak ada yang istimewa. Sebagai pembanding ada link sbb:
Wonggantenk typo: Logan menyimpulkan bahwa pikiran (mind) = otak (brain) + bahasa (language)
Subroto Dan menurut saya, pelajaran wajib sebaiknya pun hanya 3 dari SD sampai SMA, yaitu Matematika, Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.
Wonggantenk @Subroto: Tiga aja dulu bos, kalau Arab bisa belajar di tempat mengaji. Selain Arab, bahasa Mandarin juga penting, mengingat posisi ekonomi China saat ini
conscientizacao Ini komentar saya:
conscientizacao "Saya MENDENGAR dan saya lupa. Saya MELIHAT dan saya ingat. Saya LAKUKAN dan saya paham."
Wonggantenk @conscientizacao:
Wonggantenk @conscientizacao: Setuju dengan petuah Confusius itu mas, mungkin akan lebih lengkap lagi dengan hadis mengenai doa populer Nabi Muhammad mengenai agar dilindungi dari ilmu yang tidak bermanfaat (dalam arti jangan sampai menuntut ilmu yang tidak ada manfaatnya)
Cicak Bin kadal @Wonggantenk: apa ada ilmu yg tidak ada manfaatnya ??...saya selama ini meyakini semua ilmu itu ada manfaatnya !!..mohon pencerahannya ??...
Wonggantenk @Cicak Bin kadal: The curse of knowledge. Hal ini umum. Ada beberapa jenis:
Cicak Bin kadal @Wonggantenk: jadi bukan ilmu nya yg tidak ada manfaat itu !!..tapi apakah ilmu itu berguna tidak bagi dirinya dan orang lain...begitu yg saya tangkap dari jawaban anda , betulkah ???...
Wonggantenk @Cicak Bin kadal: Ya, benar. Minimal berguna bagi diri kita sendiri dulu. Jangan menuntut ilmu yang tidak kita pakai
Cicak Bin kadal @Wonggantenk: ya pilih pilih lah .mana ilmu yg bisa kita gunakan mana yg tidak ..tentunya ilmu yg di anggap oleh kita tidak bermanfaat bisa jadi bermanfaat bagi orang lain, bahkan bermanfaat bagi alam semesta ini dan efek nya ke kita juga :D ....kalo menuntut semua ilmu ,,waduuuh gak sanggup lah ..ilmu itu luuaaaas gak terbatas...thx pencerahan nya.
conscientizacao @hamatamu: :P