25 Komentar Tulisan

Sarapan Politikana: Dihormati di Luar, Dikritik di Dalam • penulis: sarapan politikana, 10 Maret 2010 08:30:36 • Menarik +4

Mendapat medali penghormatan di luar negeri, tapi mendapat kritikan di dalam negeri.

Menampilkan 1 - 25 dari 25 komentar.
Mahfud MD no comment...cape punya presiden lamban...
10 Maret 2010 08:56:00
gulu toklek karena berjasa kepada australia, china (hongkong) dan amerika ?? ;))
10 Maret 2010 09:13:00
botaksakti kembali ke rumput tetangga.....(lihatnya dari sana)
10 Maret 2010 09:37:00
botaksakti  @Mahfud MD: jeng...aduh....ke mana aja dikau ???
10 Maret 2010 09:37:00
iloenx orang luar tentu menilai lebih oyektif.... ;))

orang awak menilai dengan segala subyektivitas: mereka yg menyukai SBY akan mencari hal-hal yg positif, sedang mereka yang benci SBY selalu mencari hal-hal yang negatif....... ;))

Satu hal pasti: manusia pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, juga para pemimpin itu...... ;))
10 Maret 2010 09:45:00
Why Young rasanya kita hanya bisa menghargai kalau para pembesar kita sudah jadi pahlawan alias almarhum...:D
(: kita... lu aja kaleee...:D )
10 Maret 2010 09:51:00
liwung  @iloenx: sejak kapan orang luar menilai lebih obyektif ?
hmmm sejak jaman kolonial ya ?


10 Maret 2010 09:53:00
iloenx mungkin pertanyaannya bukan sejak....
tapi mengapa orang luar menilai lebih obyektif...;))
10 Maret 2010 09:54:00
liwung  @iloenx: obyektifkah mereka ?
10 Maret 2010 09:58:00
iloenx  @liwung: saya bicara pada level umum...... dan itu tak menutup terjadi kekecualian.

contohnya begini. Kalau anda dan suami anda, ini sekali lagi hanya contoh, sedang konflik, maka Anda dan suami butuh "orang luar" untuk menengahi. Kenapa? karena orang luar (diasumsikan secara umum) lebih obyektif...... ;))

[Orang luar itu bisa saja PA atau PN.......]
10 Maret 2010 10:30:00
Ibnu Muslim Presiden SBY berujar :

Yudhoyono mengatakan, kemitraan komprehensif merupakan konsekuensi logis hubungan bilateral yang telah terangkai lama dan kini memasuki era hubungan bilateral lebih kompleks, penuh tantangan, tetapi memiliki prospek yang amat menjanjikan bagi hubungan kedua negara yang lebih konstruktif. Kemitraan komprehensif ini merupakan kerangka kerja luas bagi kedua negara (Kompas.Com- http://cetak.kompas.com/read/xml/2010/03/10/03415112/menghapus.curiga.jakarta-canberra..)

Mudah-mudahan Indonesia dapat porsi yang memadai di"celah Timor" :D
10 Maret 2010 10:42:00
gulu toklek  @iloenx: pemberlakuan cafta, berhadiah, padahal bisa di tunda
pencemaran laut timur, tidak diprotes, berhadiah

;))
;))
10 Maret 2010 11:09:00
gulu toklek mereka memandang positif, kebaikan pemerintah memberlakukan cafta dan tidak melakukan tuntutan atas pencemaran laut timur
10 Maret 2010 11:10:00
Wonggantenk kerbau lebih didengar daripada kritik :)
10 Maret 2010 11:33:00
jamur carrot and stick.

lotion citra terusss
10 Maret 2010 11:45:00
Coulrophobia yang penting lancar
10 Maret 2010 11:46:00
LCFR  @iloenx: Makanya masalah Munir dititipkan ke Obama?
10 Maret 2010 12:05:00
iloenx  @gulu toklek: [iloenx: pemberlakuan cafta, berhadiah, padahal bisa di tunda]
=====
patut ditanyakan, jika yang menjadi presiden MEGAWATI, apakah CAFTA bakal ditunda?????
Atau, siapa gerangan tokoh yg jika presiden Indonesia sekarang akan menunda CAFTA?????

[menarik untuk tau siapa tokoh itu, dan saya akan mempertimbangkan untuk memilihnya dalam Pilpres..... ;)) ]
10 Maret 2010 12:35:00
iloenx  @LCFR: [iloenx: Makanya masalah Munir dititipkan ke Obama?]
=====
saya kira mekanisme hukum kita memang terlalu mandul untuk mengungkap dalang di balik pembunuhan Munir...... dalam situasi seperti itu, apa ada solusi yg lebih baik, kecuali melibatkan dunia internasional? ;))
10 Maret 2010 12:38:00
BRAM'S dapat penghargaan dari luar ?
karena SBY neolib & neoFir'aun

10 Maret 2010 12:38:00
iloenx  @Wonggantenk: [kerbau lebih didengar daripada kritik :) ]
=====
yach, mungkin karena alam selalu lebih arif dari manusia. Dan di masyarakat Minang, anda tahu, Alam Terkembang Jadi Guru...... :)
10 Maret 2010 12:39:00
Ridwan ini dampak dari pemerintah rajin bermain angka bukan?
10 Maret 2010 13:41:00
Tunjung  @Why Young: kayaknya saya setuju dengan anda:D
bayangkan saja GUS DUR yang di"pecat" paksa dari kursi presiden...pas wafat...banyak yang meminta dia dijadikan presiden :D

Atau Soeharto yang dibilang nenek moyang korupsi..pas meninggalnya begitu banyak yang mengelu2kannya.

Memang kita lebih banyak mengeluh dengan apa yang sudah kita miliki dan tidak bersyukur dan jalani saja yang ada.
10 Maret 2010 15:12:00
Ibnu Muslim  @iloenx: ada tambahan "jimat" terkembang jadi sarjana :D

*ingat masa-masa sekolah :))
10 Maret 2010 16:21:00
Ibnu Muslim  @Tunjung: saya tidak pernah mengeluh tentang "telah" memilih JK-Wiranto :D
10 Maret 2010 16:23:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »