67 Komentar Tulisan

Ketika PANSUS kemasukan angin... • penulis: Tunjung, 28 Februari 2010 10:57:42 • Menarik +5

PANSUS Century sepertinya sudah “kemasukan angin topan sekarang” …PDIP, HANURA, GIRINDRA atau pun PKS yang merasa jadi Pahlawan PANSUS sudah terlalu Kesiangan harus siap2 gigit jari…karena mereka hanya jadi “alat” Ichal tanpa disadari untuk meloloskan misinya

Menampilkan 1 - 30 dari 67 komentar.
wawajie Ketika PANSUS kemasukan angin... tolong dikerokin :D
28 Februari 2010 11:01:00
pall Eh? Fotonya, kok cipika-cipiki ;))
28 Februari 2010 11:04:00
alakazam  @pall: itu bukan mau cipika cipiki, tau mau french kiss

*kebanyakan baca manga genre yaoi*
28 Februari 2010 11:07:00
pall  @alakazam: ya oloh, jorok banget seh.

*mual :D
28 Februari 2010 11:15:00
wong-b-jad bukan masuk angin tapi terserang POLTHAQ SYNDROME
28 Februari 2010 11:23:00
Mas Abdi wawajie

setelah dikerokin malah infeksi karena lecet
28 Februari 2010 11:56:00
krisnov Lumayan halusinasinya....(setipe sama Ramadhan Pohan) he.he.he.


28 Februari 2010 12:22:00
ipool Mungkin benar juga artikel di atas, tapi harus ada yang salah. Karena Century adalah masalah. Entah itu ada yang memboncengi atau tidak, kambing hitam harus disembelih dan dagingnya harus dibagikan kepada orang-orang yang membutuhkan :))
28 Februari 2010 12:28:00
Tunjung  @krisnov: anda mungkin yang kena baunya saja ya..he..he..
28 Februari 2010 12:48:00
krisnov ah...anda berhalusinasi lagi....atau ini memang bagian dari jurus dewa maboknya para pendekar cikeas ? hehehe.
28 Februari 2010 12:54:00
Tunjung  @krisnov: ha..ha..anda terlalu lugu...dan tidak bisa melihat kenyataan yang tidak "tampak" dimata...
28 Februari 2010 13:21:00
krisnov akhirnya berlindung di balik istilah "tidak tampak" di mata hehehe.... sudah terpojok rupanya ??? sebaiknya anda berhenti berhalusinasi.
28 Februari 2010 13:26:00
krisnov Setahu saya yang "tidak tampak" di mata itu adalah mahluk ghoib... Kok jadi inget dengan seseorang yang pernah mewek2 curhat tentang santet nih (waktu sedang debat pilpres).... Hehehe
28 Februari 2010 13:30:00
ipool  @Tunjung: @krisnov: Century memang ada masalah dan itu nyata. Seperti munculnya rekening2 fiktif yang membengkakkan dana talangan. Kenapa SMI dan Boed salah? Karena mereka tidak teliti.

Tentang konspirasi dll, itu hanya limbah politik saja. Justru menurut saya jika kita melihat century dari kaca mata politik maka kita telah terkontaminasi limbah tersebut (terlepas pro cikeas atau tidak). :)) salam koalisi Politikana :)
28 Februari 2010 13:31:00
conscientizacao  @Tunjung: "Menjelang pembacaan Pansus minggu lalu..saya duga itu adalah mainan bos Bakrie lagi, mewanti-wanti sama anak buahnya Mr Idrus..tolong pembacaan kesimpulan ditunda dulu…karena kesempatan itu sepertinya akan digunakan untuk melobi sang Presiden."

Bagaimana dgn ini bu: http://politik.vivanews.com/news/read/132665-andi_arief__silakan_misbakhun_gugat_balik

Apa mungkin yg ngelobi itu PKS?
28 Februari 2010 13:43:00
Tunjung  @krisnov: orang yang kurang cerdas memang seperti itu...tidak bisa membaca situasi dengan nalar yang baik...karena hanya meminjam kaca mata kuda untuk menganalis masalah

@ipool: Saya setuju Century bermasalah...dan setuju harus dibereskan...tapi jalur pansus bukan jalur yang tepat...terlalu banyak kepentingan yang makin mengperkeruh kondisi...sehingga esensinya sudah tidak kita dapat selain menghabiskan waktu dan uang ... saya sepakat saja...serahkan ke hukum...bagi saya centuri ini bukan masalah kebijakan yang diambil Boediono atau Mulyani...tapi apa dan siapa yang membuat bank itu bobrok..sehingga kebijakan penyelamatan itu perlu diambil...jika banknya tidak bobrok sudah pasti penyelamatan itu tidak perlu.
28 Februari 2010 13:45:00
conscientizacao  @ipool: "Century memang ada masalah dan itu nyata. Seperti munculnya rekening2 fiktif yang membengkakkan dana talangan. Kenapa SMI dan Boed salah? Karena mereka tidak teliti."

Apakah Boed & SMI harus ke PPATK sebelum membuat keputusan itu? Apakah mereka berhak meminta data PPATK?

Jika memang perlu, berapa bulan waktu yg dibutuhkan untuk mendapatkan data seerti itu? Berapa lama kepercayaan nasabah bertahan jika waktu itu tidak diambil tindakan?

28 Februari 2010 13:50:00
krisnov  @Tunjung: Hehehe... Orang cerdas ga ada yang sedikit2 ngumpet di balik yang "tidak tampak" alias ghoib seperti "santet, sihir dll...

Orang seperti anda juga bisanya cuma meminjam kacamata Kerbau....
28 Februari 2010 13:52:00
Tunjung  @krisnov: he..he...saya tidak bilang yang tak tampak itu "makhluk" anda yang mengartikan itu bagai makhluk...nah disitulah ketahuan kualitas kemampuan anda...tidak jauh dari pikirin seperti yng sudah anda sebut.

Kalau pun pakai kaca mata kerbau...saya masih untung...karena kerbau lebih gede dari kuda :))...yang jelas matanya ga pakai ditutupin samping kiri dan kanannya...sehingga bisa melihat dengan leluasa.:P
28 Februari 2010 13:57:00
ipool  @Tunjung: [...tapi jalur pansus bukan jalur yang tepat...] ada benarnya juga :D

Jika menilik ke kasus KPK Bibit-Chandra, Anggodo cs, dan Antasari, lembaga hukum Indonesia sedang dalam proses pemulihan kepercayaan. Dengan adanya pansus, para wakil rakyat mencoba mengambil kekosongan ini (disamping pengen tebar pesona dan memanfaatkan kesempatan dalam kesempitan). Celakanya beberapa oknum politisi goblok malah membuat semuanya semakin runyam dengan merembetkan masalah ke segala arah plus media sebagai bensin dan suplemen agar semuanya menjadi sinetron.
28 Februari 2010 13:59:00
krisnov  @Tunjung: Yang jelas kerbau lebih bau, karena keteknya ada 4.... Kalau kuda keteknya cuma 2, maksudnya kuda lumping... Hehehe

Pamit dulu mbak

28 Februari 2010 14:01:00
ipool  @krisnov: di Surabaya ada musium santet

http://seni-budaya.infogue.com/melihat_museum_santet_di_surabaya_
28 Februari 2010 14:04:00
Frost Kalau ditanya dana Jurnas dari keluarga Sampoerna, Ramadhan Pohan kok gelagapan ya? Ngaku saja lah, udah jelas kok
28 Februari 2010 14:06:00
The Crow Let's face it, CenturyGate is a problem, and anybody behind that problem should take the responsibility. Let's also face it, Golkar consists of dirty rotten politicians, and they'll never be any part of the solution. They only know how to make things worse and to make use of it to their own benefit.

These two facts can be true at the same time without one fact eliminating the other.
28 Februari 2010 14:17:58
Tunjung  @krisnov: monggo....

@ipool: Kadang memang susah juga memilah lembaga dengan orangnya..karena yang action kan orangnya bukan lembaganya. KPK tidak kosong juga sebenarnya sudah ada pemimpin2 sementara. Jika sistem jalan..maka semuanya harusnya tetap bergerak. Begitu juga seperti polisi n kejaksaan....memang yang paling repot pertanyaan apakah lembaga ini sudah "bersih" atau masih banyak kuman yang masih berkeliaran
28 Februari 2010 14:27:00
pall  @The Crow: so, in short:

Bubar! Bubar! Bubar kabeh!!

:D
28 Februari 2010 14:27:00
RETROVIRUS seandainya ical berpegang teguh pada pepatah jawa TIJI TIBEH (mati siji mati kabeh), maka Ical, SBY dan segala kroninya pasti akan habis babak belur dan turun gelanggang...

semua orang tahu bahwa Ical dan triple A nya adalah penyokong SBY sehingga pasti deal politik antara Ical dan SBY. Maka seandainya SBY berani mengganggu kepentingan bisnis Ical, maka Ical pun pasti akan membuka segala borok dan kedok SBY...

Semoga Ical dan SBY berani perang terbuka sehingga rakyat makin tahu borok kedua-nya...

semoga...
28 Februari 2010 15:18:00
RETROVIRUS menunggu zero sum game SBY dan Ical...
28 Februari 2010 15:56:00
Tunjung  @RETROVIRUS: ya benar...setuju mereka ga mau perang terbuka karena bagaimana pun dua2nya pasti punya aib masing2 :D.


28 Februari 2010 16:38:00
gulu toklek seandainya isu ini bisa disebarluaskan, akan bagur. golkar dan pks akan membantah dengan keras. dan satu2nya cara menolat tuduhan ini adalah dengan konsisten saat mengeluarkan pandangan akhirnya
28 Februari 2010 16:52:00
 1 2 3 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »