8 Komentar Tulisan

Kongkalikong Diplomat Membelit Pejambon • penulis: Rusdi Mathari, 22 Februari 2010 17:23:45 • Penting +5

Dubes RI di Thailand, wakil dan bendaharanya diduga menilap dana taktis. Di Jakarta para diplomat membengkakkan harga tiket pesawat. Tapi Jaksa Agung mengaku masih belum yakin, apakah kasus itu termasuk korupsi atau bukan. Apa kata Kementerian Luar Negeri?

Menampilkan 1 - 8 dari 8 komentar.
wawajie “Tolong jangan diungkit lagi. Karena kasus ini membuat saya traumatis dan sempat stres.”
----------
*sigh* Klo ngambil duit orang ga stres!
22 Februari 2010 17:36:00
yusro Kalo jaksa agung masih bingung mendefinikan korupsi, ya mesti kita ucapkan selamat pada para koruptor :)
22 Februari 2010 17:54:00
NOS Sewaktu masih anggota DPR, M Hatta, politisi Golkar itu, pernah mau memukul staf lokal KBRI Den Haag di bandara Schiphol. Ia korup, womanizer, dan temperamental.
22 Februari 2010 18:40:00
RETROVIRUS hahahaha jangan-jangan tiketnya siluman, penumpangnya siluman dan bandara nya juga siluman...

korupsi perjalanan dinas adalah salah satu bentuk korupsi yang paling mudah pembuktiannya...karena setiap maskapai punya manuskrip penumpang kecualinya maskapainya juga siluman...


*jadi inget artiekelnya dizzman ttg rapat siluman*
22 Februari 2010 18:56:00
conscientizacao Mungkin gara-gara ini pada bikin RUU yg melarang kawin lebih dari satu, yak? ;))

Potensi korupsinya gede!! :))
22 Februari 2010 19:13:00
ipool  @NOS: [Ia korup, womanizer, dan temperamental]
uang, wanita dan kekuasaaan... adalah hal yang paling diburu dalam hidup... Dan urut-urutannya pun demikian :D
22 Februari 2010 19:24:00
lila Speechless liat si Moh Hatta..
22 Februari 2010 19:24:00
Smart Yah gini nih mengikuti sunnah Nabi yang kebablasan. beristri dua namun merontokkan uang negara. Dasar edan. Kalo udah urusan perut dan bawah perut maka negarapun bisa dibikin carut marut...
22 Februari 2010 22:51:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »