2 Komentar Tulisan

Kwee Hin Houw, Generasi Terakhir Sin Po (1) • penulis: Rusdi Mathari, 09 Februari 2010 00:35:50 • Menarik +6

Belakangan Kek Beng malah mengontrak rumah di Cicendo, Bandung. Persis di depan markas Kempetai. “Ayah saya ingat pepatah Tionghoa ‘Kalau tak bisa menghindari macan duduklah di hidung macan’,” kata Houw. Di rumah itulah, Kek Beng bersama istri dan empat anaknya termasuk Houw tinggal selama pendudukan Jepang dan lolos dari hukuman mati.

Menampilkan 1 - 2 dari 2 komentar.
Smart Lagi-lagi yang memperdengarkan suara Indonesia adalah orang keturunan dan bukan asli Indonesia. Sedang orang asli Indonesianya sibuk ngurus pansus...
09 Februari 2010 01:02:00
Tunjung Australia Rasis...he..he.. mungkin ada benarnya. Tapi saya lihat 10 atau 20 tahun kedepan..kayaknya Austraia juga kebanjiran orang China...ditempat saya kuliah saja..uih....bisa dibilang cina paling banyak sama korea..kadang saya pikir bentar lagi mungkin bahasa wajibnya ganti mandarin:D
09 Februari 2010 17:52:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »