Uang korupsi ternyata sudah dipotong pajak penghasilan (PPh 21 sebesar 15%) oleh negara. Jadi negara ikut korupsi?
Uang korupsi ternyata sudah dipotong pajak penghasilan (PPh 21 sebesar 15%) oleh negara. Jadi negara ikut korupsi?
iloenx wah ditjen pajak ketiwasan betul. Masak uang hasil korupsi dipajaki? Atau mungkin logikanya ditjen pajak memang begitu: apapun yang namanya penghasilan harus dikenai PPh. Jadi gak peduli itu uang hasil korupsi, judi, ncuri, merampok, what everlah, kalau itu masuk kategori penghasilan ya kena pajak penghasilan.... ;))
pradaksina Deposito hasil rampokan juga bunganya dipajak, pak...
pradaksina @iloenx: ini kayak menuntut menkeu karena setjen membeli mobil menteri yang harganya melampaui batasan.
The Crow I'm not sure what the law says about taxing corruption-money. However, I'm sure that, taxed or not, it's still dirty money.
krisnov Makanya gak salah kalo bang Tamim bilang sistem negara ini haram, ini negara kafir, karena memang menghalalkan segala cara.
NOS Bayangkan kalau pajak uang hasil korupsi itu lalu dikorupsi oleh orang pajak...
edka @yusro: korupsi terjadi karena rakyat sangat kekurangan. Coba bayangkan kalau 30.000 trilyun dr hasil tambang kita semuanya dibagikan pd 220jt rakyat ini, jadi perorang dpt sktr 130jt perthn. Mungkin bgs ini tdk runyam spt ini.
Striding Cloud @edka:
Striding Cloud @tampar
Rahwana Dasamuka @Striding Cloud: heheheehhe,biasalah namanya jg tamim bukan tampar
Rahwana Dasamuka @Striding Cloud: hehehehehe ding ding,lu kayak yang sdh oke aja gaya lu
edka @Striding Cloud: 300 trilyun eh koreksi 350 trilyun merupakan bagi hasil dari sektor pertambangan dgn pihak asing setelah dipotong biaya operasional dan gaji dirut2 asing yg luar biasa besarnya (bisa mencapai 2,5 trilyun per-dirut perthn). Total pendapatan asing dr sektor Migas aja mencapai 17.000 trilyun kalau digabung dari semua sektor pertambangan bisa mencapai 30.000 trilyun. Yg saya bicarakan sebelumnya 'jikalau' semua keuntungan asing tsb dpt dinikmati oleh rakyat kita. Memang sy berangan2 dgn membagikan uang secara lgs ke rakyat. Tapi real-nya tdk spt itulah, kan bisa dgn membangun fasilitas, subsidi dsbg utk kemakmuran rakyat. Bukan itu salah satu tujuan negara dibentuk : utk memakmurkan rakyat.
edka kalau masalah sanggup sih saya rasa SDM kita sudah cukup banyak dan bahkan mereka sudah berkerja di perusahaan2 pertambangan di timur tengah. Jadi apa lagi yg ditunggu oleh pemerintah, kalau teknologi kan bisa dibeli, SDM bisa dicari spt Arab saudi dan venezuela.
Striding Cloud Data Anda berisi eskalasi kebohongan, dengan menggunakan half truth.
edka @Striding Cloud: saya juga bilang "bisa mencapai 30.000 trilyun". Intinya penulis di artikel tsb memperlihatkan keuntungan besar2an yg didpt perusahaan tsb yg perbedaannya jauh sekali dgn pendapatan kita. Dia juga tdk bil itu semua dari Indonesia. Dan mayoritas pembagian hasil disini dinilai dari bahan mentahnya, tapi kalau sesudah proses pemurnian tentu nilainya akan berlipat ganda. Nah, kalau sampai situ kita/putra putri indonesia yg pegang kan keuntungannya dpt kita nikmati semua. Memang membutuhkan usaha yg keras utk menasionalisasikan semua perusahaan tambang tsb. Tapi kalau venezuela bisa masak kita ga bisa. Yg lebih berbahaya lagi krn kita sudah mau memasuki krisis energi, sedangkan migas kita mayoritas di'boyong' keluar negeri. Nanti kalau krisis terjadi, kita yg gigit jari.
Striding Cloud @edka:
Striding Cloud @edka:
Rahwana Dasamuka @Striding Cloud:bung bps yang anda percayai sendiri korup data,bagaimana anda mempercayai laporan yang tdk sampai pada half truth ???
Rahwana Dasamuka @Striding Cloud: Hal ini diutarakan Abdul Ghofur, jurubicara Gerakan Anti Pemiskinan Rakyat Indonesia (GAPRI) dalam siaran persnya yang diterima INILAH.COM di Jakarta, Selasa (7/7). Menurut data BPS, jumlah penduduk miskin (penduduk yang berada di bawah garis kemiskinan) pada Maret 2009 sebesar 32,53 juta (14,15%), sementara penduduk miskin pada Maret 2008 berjumlah 34,96 (15,42%).
Rahwana Dasamuka @Striding Cloud: hehehehe.kebiasaan dengan dunia manipulasi ya bung...hehehhe
Striding Cloud @Rahwana Dasamuka:
Rahwana Dasamuka @Striding Cloud: bung itu bukan pandangan ekonomi bung sehingga bermanfaat dalam menentukan nilai untung rugi.,itu dinamikanya ekonomi.haruslah terlebih dahulu dipertimbangkan hal yang lebih utama dari kedua side tsb.seperti dibawah ini