20 Komentar Tulisan

Dimana otakmu wahai budak Negara • penulis: FF Haq, 31 Januari 2010 05:27:47 • Menarik +6

"Gaji saya nggak masalah mau naik mau turun. Tapi kalau kita lihat komparatif dengan beban tugas atau dengan direktur perusahaan swasta itu jauh," kata Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Gamawan Fauzi, di Gedung Depdagri, Jl Medan Merdeka Utara, Jumat (29/1/2010).

Menampilkan 1 - 20 dari 20 komentar.
Indonesia Mungkin, dimana ada duit disitulah otakku berfungsi, gitu jawabnya :))
31 Januari 2010 06:53:00
DANANsaja SANGAR.....

:D
31 Januari 2010 09:24:00
Har hukum rimba
31 Januari 2010 09:27:00
galuh29 hahahahaha
31 Januari 2010 11:24:00
k4nj3ng Tidak bersyukur... udh diangkat jadi menteri, dapat fasilitas serba mewah, masih juga bilang gaji kurang.
31 Januari 2010 12:34:00
RETROVIRUS Ya harap maklum saja lah... karena memang sebatas itulah isi otak para pejabat di negeri ini. Mereka menginginkan fasilitas, kenyamanan dan gaji layaknya di negara maju tapi etos kerja dan tanggungjawab mereka layaknya di negara miskin dan terbelakang...

jadi gak ada gunanya anda protes dan berteriak...toh mata hati mereka memang sudah buta dan telinga mereka sudah tersumbat...
31 Januari 2010 12:40:00
RETROVIRUS kalo kata para pejabat mah..."biarkan anjing menggonggong kapilah tetap berlalu"

biarkan kritik dan protes menggema yang penting gaji tetap naik...
31 Januari 2010 12:51:00
GaraMata Ini karena menjadi pejabat negara bukan dilihat sebagai pengabdian.

Tapi pengabdian memang sulit dilakukan jika keuangan kita pas-pasan.
31 Januari 2010 12:52:00
RETROVIRUS PENGABDIAN...kata itulah yang membedakan paradigma pejabat negara miskin terbelakang dengan pejabat di negara maju...
31 Januari 2010 13:21:00
FF Haq pujangga : iya juga ya kata "PENGABDIAN" itulah yang benar-benar membedakan.... Sampai-sampai beda jauh bgt
:D
31 Januari 2010 15:10:00
Last Man Standing gaji pejabat itu memang dibawah gaji pegawai swasta, tapi fasilitas-2 lain nilainya melebihi gajinya. lihat bawa map/buku aja dibawakan oleh asisten, duduk pun diatur, kalau lewat jalan raya dikawal...
31 Januari 2010 15:53:00
FF Haq isnan :Makanya mereka itu ndak punya otak dan akal dangkal.... Jadi benar-benar kasihan aku sama mereka
wakakakaka
:D
31 Januari 2010 15:54:00
krisnov Muka gratisan...he.he.he.

- Rumah gratis,
- biaya perawatan rumah gratis,
- mobil gratis,
- bbm gratis,
- beras dan lauk pauk gratis,
- anak bini dapat tunjangan,
- telpon gratis,
- air gratis,
- listrik gratis,
- berobat gratis,
- jalan-jalan gratis,
- pengawalan gratis, dll.

Benar-benar sistem penggratisan yang sangat konyol...!!
31 Januari 2010 20:15:00
prabu revolusi klo g mau ngabdi bwat rakyat....sono ngabdi bwt kejayaan kapitalisme yg sedang menggerogoti bangsa ini....
31 Januari 2010 21:04:00
krisnov  @prabu revolusi: mereka emang ogah jadi abdi rakyat...maunya jadi abdi nafsu syaiton...he.he.he.
31 Januari 2010 21:10:00
botaksakti  @krisnov::D
31 Januari 2010 21:16:00
botaksakti  @Indonesia: maksudnya Tadz????:D
31 Januari 2010 21:17:00
krisnov  @botaksakti: he...he..he..udah hilang semangat misohi penjabat ya ?

Ketoke bar ngerungoke omongane SBY "Kritik itu boleh...tapi tidak mengumpat" he.he.he.
31 Januari 2010 21:27:00
Paul Oneil Simon yang jls otak saya ada di kepala saya pak...wkwkwkwkwkwkw
31 Januari 2010 23:07:00
FF Haq krisnov : Urusannya sama kita apa ya????

wakakakaakaka :D

Dia bilang begitu soalnya gak bisa mengumpat (Karena tubuhnya yang besar) :D

*Peace pak BeYe
01 Februari 2010 00:25:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »