10 Komentar Tulisan

Keresahan Maba Yogyakarta • penulis: FF Haq, 17 Januari 2010 14:05:52 • Rating 0

Panas terik membakar punggung ini saat menantikan Bangjo (Trafic light). Ku pandangi sekitarku berjajar kendaraan yang semakin merapat dari tahun ketahun. Mungkin hal ini disebabkan karena lebih banyak input dari pada output mahasiswa. Seperti layaknya kota-kota metropolitan yang mengalami kemacetan pada saat jam berangkat kerja (06.00-07.00) dan jam pulang kerja (16.00-18.00), di Yogyakarta sudah mengalaminya (walaupun tidak separah Jakarta).

Menampilkan 1 - 10 dari 10 komentar.
pall Saya agak bingung dengan artikel ini. Loncatan kesimpulannya amat jauh.

Jadi untuk mengobati keresahan anda, semestinya mahasiswa masuk 2000 keluar 2000, atau mahasiswa yang gagal segera meninggalkan jogja saja? atau bagaimana?
17 Januari 2010 14:55:00
FF Haq Intinya harus ada pembatasan dan ketetapan yang jelas bagi mahasiswa. Kipem (semacam kartu tanda penduduk sementara) sekarang sudah tidak pernah difungsikan lagi. sehingga membuat mahasiswa atau warga rantau yang semakin tidak terkontrol....

Gmn menurutmu pall...
17 Januari 2010 15:18:00
pall  @FF Haq:

Apakah Kipem ditujukan untuk mengontrol warga rantau? Siapapun, kapanpun, berapapun, toh bisa mengajukan Kipem. Agaknya itu cuma untuk tujuan data demografi.

Kalau pengennya agar mahasiswa tak menumpuk di Jogja, tinggal bikin peraturan bagi pendidikan tinggi tentang jumlah maksimal mahasiswa yang diterima.

Tapi itu sangat tak lazim. Dan menurut saya manfaatnya tak sebegitu besar dibandingkan dengan tujuan2 pendidikan.
17 Januari 2010 15:30:00
hamatamu tapi roda ekonomi kota juga lumayan bergerak bukan?
17 Januari 2010 15:39:00
alakazam _itupun masih ada yang berharap mendapat pekerjaan disini_

8 dari 10 kawan yg berasal dari kalimantan saat kuliah dulu mencari nafkah di jawa, mereka beralasan karena daerah asal mereka tidak memiliki sarana dan prasarana sebanyak di kota-kota di pulau jawa, termasuk lapangan pekerjaan...

pemecahannya ada 2 cara, bangun sarana dan prasarana kota2 di luar jawa serta buka lapangan kerja

atau, yang agak ekstrim. kurangi sarana dan prasarana serta lapangan kerja di pulau jawa, dengan harapan tak adalagi yang berusaha tinggal di pulau jawa karena alasan tersebut :))
17 Januari 2010 15:40:00
User is deleted by ACTA  @alakazam: [kurangi sarana dan prasarana serta lapangan kerja di pulau jawa] You're a genius!
17 Januari 2010 15:49:00
984594jfjiodjf bagiamana kalau meniru baduy saja ???? :D
gak sekolah...
gak perlu sekolah....
dan memang melarang anak2nya sekolah ... :o

(baduy dalam ya ....kalu baduy luar sudah seperti masyarakat umumnya : sekolah)

menariknya di baduy dalam : mereka tetap hidup dengan damai,mereka tetap bisa makan dan tidak kelaparan, dan di sana kehidupan sangat harmonis dengan alam.... pemimpin di sana (puun) bisa menterjemahkan sendiri versi "kesejahteraan" untuk rakyatnya, dan itu benar-benar dirasakan sebagai sebuah kesejahteraan oleh masyarakat baduy....

walaupun tanpa : televisi...
walaupun tanpa : HP...
walaupun tanpa : mobil...
walaupun tanpa : motor...
walaupun tanpa : rumah gedong mentereng....

adakah yang bisa diambil sebagai pelajaran dari masyarakat baduy terkait dengan pendidikan ??
17 Januari 2010 16:00:00
hamatamu @edwin, tenang ada banyak orang jenius disini :))
17 Januari 2010 16:02:00
alakazam  @User is deleted by ACTA: @hamatamu:

bung, saya berusaha mencari cara untuk mengatasi masalah ini tanpa mengusik mahasiswa bangkotan yang resah kota jogja terasa semakin sesak yang sedikit banyak merupakan hasil dari kebangkotan mereka juga.

jika saya usul mahasiswa bangkotan dari luar daerah yang telah di jogja lebih dari 6 tahun dan belum lulus harus ditendang keluar, ntar saya dibilang melanggar hak sebagai warga negara untuk mendapat pendidikan... :))
17 Januari 2010 16:14:00
FF Haq Memang terkadang semakin banyak mahasiswa atau warga datang ke Yogyakarta mampu memberikan perputaran roda ekonomi...

Namun yang menjadi lebih penting adalah bagaimana Yogyakarta untuk mempertahankan budayanya yang semakin lama semakin ditinggalkan....

Mungkin hanya sebagian saja ya memperhatikan hal ini....
21 Januari 2010 20:31:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »