Mohon maaf, jika ada pihak-pihak yang tersinggung dengan anekdot ini. Karena ini hanyalah sebuah kejenakaan semata. Bukan juga untuk semata mencontoh kejenakaan Abunawas atau Nasrudin Hoja yang penuh hikmah itu. Anggap saja tokoh Syekh itu hanya sekadar tokoh rekaan semata.