Saya pamit dari Politikana Berat rasanya menjadi rakyat biasa Tak menguasai sesuatupun secara mendalam
Saya pamit dari Politikana Berat rasanya menjadi rakyat biasa Tak menguasai sesuatupun secara mendalam
984594jfjiodjf :(( , ya jika itu pilihan yang membuat abang puas
boiga ada apa mas umbaran? saya masih menikmati tulisan-tulisan anda, sepertinya belum saatnya mundur.. teruslah jadi seorang yang berguna disini, bagi kami..
Leksa Kalo semua org biasa seperti anda,
mbeling Apapun alasannya, saya hargai keputusan anda. Bosan, kesal, jenuh, gundah dan marah adalah hak manusiawi. Mundur sbg perwira lebih terhormat dr maju berkalang lumpur.
rara ireng Adakah ini hubungannya dengan artikel tentang microphone?
The 7 wah, padahal saya baru gabung, belum sempet mengenal nih, kalo alasanya spt yg anda tulis "Tak menguasai sesuatupun secara mendalam" , padahal menurut saya tidak mesti jadi seorang pakar dulu untuk berbagi dan sharing...
botaksakti menyesal pernah mengenalmu kalau caranya seperti ini, atau sahabat hanya sedang memberi contoh kepada pejabat untuk mundur secara baik-baik,atau ini ibaratnya seperti perceraian di dunia artis ? semoga sahabat mau menjelaskan (kabur mlungker)sumpah, aku kesal karena sampai kini belum berhasil memprovokasi sahabat, seperti pernah kuceritakan kepada wayang, sahabat yang lain
Mahfud MD tetapi kenapa mas Umbaran blm nongol yah?
botaksakti @Mahfud MD: lha kalau dia gak nulis lagi.masih mau tetep mau menunggu ????menunggu godot???Umbaran....nongol donk !!!
yusro Apakah rakyat harus tahu sesuatu secara mendalam? Rakyat bertanya karena tidak tahu secara mendalam. Jadi, ndak rela kalau rakyat tak lagi membaca pertanyaan pertanyaanmu :)
Pring Bang, celoteh kita ini adalah perwujudan kasih sayang untuk negeri ini, karena negeri ini bukan semata milik orang-orang "yang Abang bilang Pakar dan mengetahui secara mendalam", karena negeri yang indah ini diperuntukkan buat kita semua untuk kita jaga meski perunjukan kemenjagaan kita ini hanya sekedar celoteh dan berpendapat
enjoyaja Santai aja bos. Nulis jangan terlalu serius. Anggap aja politikana hanya sekedar halte untuk lalu lalangnya pikiran kita.
Ning Pamit...? Ini komunitas internet, kapan saja bisa gabung, ganti nama gabung lagi, nggak usah gabung juga bisa baca, kalau gabung boleh nulis, boleh komentar, diam juga boleh. Tidak ada batasan, anak-anak boleh, nenek-nenek boleh, petani boleh, menteri boleh, agama apa juga boleh, suku apa saja juga boleh. Maka tidaklah heran tulisan dan komentar juga bermacam-macam isinya, boleh sama, boleh juga beda, boleh juga nggak nyambung. Jadi. nggak perlulah pamit...!
Ibnu Muslim Hanya satu kata untuk bung @umbaran "jangan" kami masih membutuhkanmu !
wardi Umbaran salam dari kami keluarga besar TRI FALAQ TUNGGALLISTIK dan Politikana jangan menyerah tempat berjuang bukan di politikana saja tapi di seluruh bumi anda bisa berkarya ..selamat jalan dan bertemu di dalam perjuangan yang lain
LCFR @pradaksina: As usual? *facepalm*
Striding Cloud Protes dan mengeluh itu berlaku dua arah.
Striding Cloud oh ya, kloningannya @cintha dan satu lagi saya lupa, pamit juga ndak? ;))
Dwiki Setiyawan Saya juga ikutan Umbaran, pamit dari Politikana. Mohon maaf jika ada kata-kata yang benar. Pamit beberapa saat. Untuk kemudian kembali lagi. :)
pradaksina @LCFR: ah, ya gitulah... seperti anda sebut, kejadian kayak gini udah berulang kali
LCFR @pradaksina: Saya sih sebenarnya nggak mau nyalahin atau mbelain siapa-siapa, cuma kalau tiap kali ada kalah debat atau sindiran yang ngena terus pada kabur, sedih nggak sih?
pradaksina @LCFR: saya sepakat, bung...
conscientizacao Yo wes lah... Tidak perlu mencari-cari siapa yang salah. Don't entertain the problem...
5150 @Striding Cloud: Pendek tongkeng dan kemudian merajuk
bangcacih jangan bersedih om...ditunggu kehadirannya di media baru http://www.jurnalismewarga.com
losun Sedih, walaupun saya sering membaca politikana tanpa login tulisan umbaran cukup saya minati. Seperti kata @Ibnu Muslim: "jangan" kami masih membutuhkanmu.
Ibnu Muslim @bangcacih: kata @Lady Meddy sesama loper jangan saling mendahului ;))