Banyak pakar pendidikan telah menyampaikan argumennya tentang UN. Anda tentu sanggup merangkumnya dan mengambil sikap secara benar dan cerdas
Banyak pakar pendidikan telah menyampaikan argumennya tentang UN. Anda tentu sanggup merangkumnya dan mengambil sikap secara benar dan cerdas
mbeling UN = proyek nasional, kesempatan mengeruk untung besar..sayang dilepaskan begitu saja.
5150 semakin banyak yang tidak lulus, maka semakin besarlah dana yang dia dapat dari ujian perbaikan
Apprayo Kemarin baca di koran, keputusan memajukan UN ditandatangani oleh menteri sebelumnya, seminggu sebelum masa jabatannya berakhir.
Nazil @umbaran: ada program UN diulang pak... ini masih menjadi perdebatan.
mommyshafa Saya kok agak mendukung UN ya..maksudnya seorang anak memang harus punya standar minimal kelimuan yang dimiliki ketika lulus satu jenjang pendidikan. Tapi mungkin teknisnya yang perlu diperbaiki kali ya, agar tidak merepotkan. Karena sy sendiri ga mengalami UN jadi ga tahu seluk beluknya sih..maaf...
Nazil @umbaran: sepertinya pemerintah terlanjur berambisi ama malaysia tentang standar UN pak, jadi konsekuensi standar UN tidak mungkin turun, kalau kemarin 5,25 ya besuk 5,50 atau 6.00 sama kayak malaysia. Gak mungkin kembali jadi 4.00
umbaran @Nazil: standar kelulusan dipatok berapa saja boleh, asal ...standar yang lain juga dipenuhi, ambil contoh tenaga pendidik saja, seperti pertanyaan saya di atas, gimana kalau nilai rata2 guru cuma 5, logiskah kita menuntut siswanya harus mencapai 5,5
Nazil @umbaran: saya ingin melihat pada masalah UN. Misalkan ada input siswa dari sekolah A yang tergolong rendah segala-galanya, masuk ke sekolah lanjutan B. Ketika UN harus bertarung mati-matian untuk mendapatkan standar yang sama dengan siswa yang lain yang mungkin lebih kemampuan dari dirinya. Sebenarnya jika bisa mbok yang dipake adalah standar kemampuan saja. Lo dulu di sekolah A ia tidak bisa menulis 5 halaman artikel, ketika di sekolah B ia bisa, ya di luluskan. gitu maksud saya.. sederhana bukan, dari pada efeknya... (silahkan ditanggapi)
Apprayo Ribut2 soal UN, jadi kepikiran, sejauh mana korelasi hasil UN terhadap kesuksesan seseorang (perlu didefinisikan dulu apakah kesuksesan itu sih..).
Nazil @Apprayo: Sesempit pikiran saya mas, UN dan Kesuksesan ada korelasinya. Sederhananya begini, jika ingin cepat kerja atau kuliah maka ia harus segera lulus sekolah. Nah yang menjadi permasalahan adalah (jika mau kita kaitkan dengan UN) banyak anak-anak yang tertunda lulus/sukses hanya gara-gara beberapa nilai pelajaran saja, (Matematika, bhs Indo, Bhs Inggris). Akhirnya pilihannya hanya dua, mengulang atau menganggur berstatus tamatan SMP/SD. Ya sudahlah..
glagahputih jadi inget kuis pinter pinteran dengan anak kelas lima...
Apprayo @Nazil:
Smart Adanya halusinasi sistem UN membuat bangsa ini terlena. Sebab secara dunia sumber daya manusia kita masih dibawah. Lebih baik UN ini bersifat regional dan diserahkan kepada sekolah masing-masing.
Ning [..Mulailah kesibukan di kelas-kelas akhir..]
kurit @Apprayo: makanya kita hanya dihargai karena selembar kertas yg namanya ijazah. apakah itu menjadi jaminan sebuah kualitas? pendapat saya tidak, tetapi itulah yg dilihat dr sebuah institusi. dilihat dari segi formal. begitu keluar (lulus) dari institusi (pendidikan formal), cap formal itulah yg diminta.