42 Komentar Tulisan

[Ada] yg Bisa Bantu komentar? [Mengenai EVAN] • penulis: guawijaya, 06 November 2009 09:57:54 • Menarik +3

Ketika semua orang terkaget-kaget dengan pendapat Mas Evan Brimob yth itu. Ada beberapa orang yang mengatakan itu adalah opini. Kita ndak bisa mengatakan opini kitalah yang paling benar, nanti masuk kepada ranah Arogansi Diri. Karena merasa yang paling benar, sering mereka yang beropini PLAYING GOD....hal ini bertentangan dengan jaman 2.0 ini. Dimana sekarang ini yang dibutuhkan adalah konfirmasi terhadap suatu pendapat...

Menampilkan 1 - 30 dari 42 komentar.
Ibnu Muslim [Sama seperti gue beropini MU lebih hebat dari Chelsea. Gue dan dia bebas beropini]

MU gak ada apa2nya dibandingkan Chelsea :D
06 November 2009 09:59:28
Ibnu Muslim  @guawijaya wb
06 November 2009 09:59:47
conscientizacao Orang booleh berbeda pendapat, selama dengan ARGUMEN yang rasional. Dalam kasus EVAN, saya menilai dia berpendapat tanpa argumen yang rasional, jadi tidak masuk itungan...

Kalau tidak pake argumen, bukankah itu masuk kategori asbun? Atau mau pakai argumen POKOKNYA?
06 November 2009 10:02:48
guawijaya  @Ibnu Muslim: Menurut gw AC Milan lebih mantabs bos.... :) tapi, baik MILAN, MU dan CHELSEA adalah klub olahraga, dalam hal ini sepakbola. Semua FANS nya boleh membela kesebelasan masing2, tapi tetap dengan BATASAN. Yang melakukan tindakan propaganda dan agresi tetap akan ditindak....Seperti halnya BONEK, mereka tidak akan pernah dipersalahkan jika tidak melanggar BATASAN.
06 November 2009 10:03:07
guawijaya  @conscientizacao: POKOKnya... :)
06 November 2009 10:03:48
Ibnu Muslim  @guawijaya: pokoknya Chelsea aja ;))
06 November 2009 10:04:30
guawijaya  @Ibnu Muslim: PERSEBAYA dunk...hihihihi...dan AC MILAN....dan ARGENTINA...serta ITALY.... [koq jadi banyak ya???]
06 November 2009 10:05:44
Ibnu Muslim  @guawijaya: sutralah..kuat dan tdk tembus ke samping ;))
06 November 2009 10:07:41
guawijaya  @Ibnu Muslim: Bang, SALUT atas aksi nyata abang dalam aksi sosialnya.... SALUT.
06 November 2009 10:09:40
Ibnu Muslim  @guawijaya: kontribusi seadanya aja kok lae :)
06 November 2009 10:10:50
Esemge Apa salah evan brimob?
06 November 2009 10:17:08
LCFR  @Ibnu Muslim: akur kang, akur banget.

Soal Evan, yah dia bebas aja ngomong kok. Beneran, dia terserah ngomong dan berpendapat seenak udelnya dan orang bebas ngebalas sebaliknya. Hak masing-masing individu kok, makanya si @abu ghazi kemarin juga dibiarkan selama dia belum ngelewati batasan dan melanggar ToS (yang pada akhirnya lewat juga).

[ Ndak tahu deh mana yang benar mana yang salah....ngomongin orang dan menasehati orang kan beda.... ]

Berapa banyak sih yang nasehatin Evan? Banyakan yang maki-maki juga. I don't agree with Pandji here (as usual), but at least we see the same big picture. Yang ngomel banyakan nggak pake rasio juga.

[ Seperti halnya BONEK, mereka tidak akan pernah dipersalahkan jika tidak melanggar BATASAN. ]

Apakah dia di sini melanggar batasan? Tidak, itu adalah facebooknya sendiri. Itu adalah ranah pribadi yang meskipun bisa dibaca oleh seluruh orang, tetap masih dalam "batas pagar rumah sendiri". Dan omongannya hanya bodoh dan provokatif, jika tidak ditanggapi dan hanya dianggap angin lalu maka dia tidak akan ada artinya sama sekali.

[ Kalau tidak pake argumen, bukankah itu masuk kategori asbun? Atau mau pakai argumen POKOKNYA? ]

Apakah asbun melanggar hukum? Atau hanya nyebelin aja?
06 November 2009 10:18:47
conscientizacao  @LCFR: Yang jelas kalau tidak melanggar hukum. Kecuali kalau pejabat publik asbun, dan masuk ke ranah kebohongan publik.

Apakah karena EVAN adalah anggota POLRI, sehingga pernyataan asbun-nya itu dipersepsi orang sebagai suara dari dalam tubuh POLRI?
Lalu komentar orang jadi yang nggak-nggak?

EVAN sebagai individu, saya kira bebas mau asbun. Kalau saya tidak tertarik, tidak perlu saya tanggapi, selesai kan masalah. Gitu aja kok repot ya? ;))
06 November 2009 10:24:35
LCFR  @conscientizacao: Nah, berarti kita sepakat ini penyakit akutnya orang Indonesia? Latah dan kepo' ?
06 November 2009 10:26:15
conscientizacao  @guawijaya: @Ibnu Muslim: POKOKNYA Juve... :P
06 November 2009 10:26:25
conscientizacao  @LCFR: Hahaha... yah begitulah.

Yang menarik menurut saya, ini adalah fenomena demokrasi yang masih balita. Demokrasi kita memang belum diinternalisasi secara baik, masih emosional, kekanak-kanakan. Bahkan pejabat dan publik figur masih banyak yang begitu, bukan? ;))
06 November 2009 10:28:35
guawijaya  @LCFR: hihihihi....ngene mas....Soalnya kebebasan berpendapat itu bebas saja, asal berani dengan konsekuensinya dan yang diucapkan adalah sesuatu yang bermuara pada itikad baik utk kemaslahatan bersama. Propaganda dan agitasi, adalah bentuk lain dari opini, secara harfiah dapat dikatakan, ndak ada yang salah dengan hal itu. Tapi pada hakikatnya?

Mengenai menulis di facebook milik sendiri. Itu adalah ranah pribadi yang meskipun bisa dibaca oleh seluruh orang, tetap masih dalam "batas pagar rumah sendiri". Dan omongannya hanya bodoh dan provokatif, jika tidak ditanggapi dan hanya dianggap angin lalu maka dia tidak akan ada artinya sama sekali. [AMBIGU] sifat dasarnya jelas bahwa facebook adalah viral....borderless....

Ya, gitu deh....hihihihi...:)
06 November 2009 10:29:16
yusro Saya kira evan tidak beropini. Dia mengungkapkan pemahaman kehidupan dia, yang tanpa argumen seperti kata@prajnamu.
06 November 2009 10:30:50
sawung evan itu anggota kepolisian. dia punya etika dan aturan kesatuan. tidak bisa sembarangan beropini, apalagi dia mencantumkan kesatuannya sebagai identitas dirinya. ada aturan dan etika yg dilanggar. dapet pembinaan yg maknyus evan sama seniornya :p
06 November 2009 10:37:29
LCFR  @guawijaya: Menulis status facebook itu tidak jauh berbeda dengan berbicara di mall dan pasar. Jika anda "teman" tentu menanggapinya adalah suatu kewajaran. Tapi jika anda adalah orang asing yang kebetulan dengar, jika anda menanggapinya sampai sebegini hebohnya, itu namanya kepo'.

Mungkin karena ini internet juga sih, ya. Coba si Evan ini ngomong kenceng-kenceng di warteg. paling para "anti-buaya" ini cuma bisa misoh-misoh dalam hati. Evan ini cuma contoh internet troll ( http://tinyurl.com/dn3up ) yang sayangnya, orang Indonesia belum terbiasa menghadapi. He's nothing new to the internet, people like him come and go and experience told me that it's his right to say whatever he said. Kalo nggak suka, hapus aja dari friend list beres perkara.

@conscientizacao: You're free to talk, as long as you follow the public's opinion. Typical.

Pesan untuk yang nggak suka, argumen balas argumen. Bukan dengan hate-group, hate-mail, atau hate-message. That's just childish.
06 November 2009 10:50:53
gulu toklek anda berhak berpendapat apapun, dan saya berhak berkata bahwa pendapat anda goblok
06 November 2009 10:52:52
guawijaya  @LCFR: hihihihi.....ih gitu ih kamu.... :) Klo saya ya cuma bisa ketawa aja....
06 November 2009 10:59:23
guawijaya  @gulu toklek: anda tuh siapa mas.... :))
06 November 2009 10:59:49
umbaran kebebasan berbicara ?

*garuk2 kepala*
06 November 2009 11:01:50
guawijaya  @umbaran: pake samphoo bos....
06 November 2009 11:02:55
LCFR  @guawijaya: Tapi di blog mas nggak ketawa tuh kayaknya ;)).
06 November 2009 11:05:18
guawijaya  @LCFR: itu lagi berfilsafat dan beropini....:)
06 November 2009 11:08:36
sawung hadoooh ini aparat apa mesti gw turun lagi ngajarin keamanan berinternet.
06 November 2009 11:09:09
komprang masalah si evan itu, mau disebut opini, pendapat ato sekedar ungkapan kekesalan ato apalah, yg jelas argumennya sangat dangkal. Bisa jadi itu menunjukkan kualitas pribadi.
dalam kapasitas dia secara pribadi, rasanya sih gak penting dia mau ngomong apa.

mengingat lagi banyak yg sensitif sama polri dan si evan pake nama "evan brimob", bukan "evan aja", moga2 saja nggak lantas jadi bola salju.
oalah van..van.. bikin akun facebook kok pake nama "evan brimob", coba pake nama "evan imut" ato "evan cute", ndak bakalan jadi kontroversi. :))





06 November 2009 11:11:55
guawijaya  @komprang: :))
06 November 2009 11:15:27
 1 2 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »