18 Komentar Tulisan

Gerakan Sosial Digital • penulis: Roby Muhamad, 05 November 2009 04:00:03 • Menarik +6

Satu hal yang unik dalam protes publik kali ini adalah untuk pertama kalinya di Indonesia terbentuk hubungan ketergantungan antara teknologi dalam bentuk new media, media massa, dan gerakan sosial.

Menampilkan 1 - 18 dari 18 komentar.
Leksa saya copas komentar saya dari post sebelah. Untuk menjawab teman2 yang agak pesimis dengan gerakan internet.

"
Dalam soal bentuk "gerakan" "demonstrasi", bahkan kampanye sekalipun, ada 2 alat disana ..
1. penggedoran
2. penyadaran ..

Saya rasa ga masalah ada gerakan 1 juta facebooker itu, entah ada yang paham atau tidak.
Tapi harus diakui gerakan itu memberi efek gedor terhadap yang berkepentingan/penguasa untuk mengambil tindakan yang penting.

Soal penyadaran, kembali akhirnya itu peran media, bahkan peran kita perorangan saling memberi tahu. Saling mengingatkan kala lupa.

Memang tidak mungkin 1 juta facebooker itu mengambil tindakan, ndak mungkin 1 Juta orang jadi Ketua MK,.. apalagi 1 juta orang jadi presiden.

Jangan dikecilkan setiap bentuk upaya, hanya karena selalu melihat "tidak ada penyadaran" disana. Saya selalu percaya,
penyadaran itu bagian dari pendidikan, dan pendidikan itu sebuah proses.. bukan sebuah "as it is"

--

05 November 2009 05:14:55
Leksa 
Ada yang mengatakan gerakan ini latah saja. Ada yang menganggap ini tidak berguna. Sah sah saja, itu hak opini masing-masing.

Saya melihat dari sisi mendidik masyarakatnya saja.

Sepakat dengan Bung Roby. Dalam era yang digital sekarang, cara yang paling baik mengenalkan isu adalah dengan cara ini, mengenalkan lewat social media. Persoalan mereka tidak mengerti/latah di awal2, itu bukan kesalahan. Tapi itu proses awal dari sebuah pendidikan. Inisiasi.

Justru bagi rekan-rekan yang merasa lebih jago idealisme nya, kokoh prinsip dan pengetahuannya, manfaatkan sebaik2nya "latah" ini untuk mulai meng-introduksi masyarakat "latah" ini soal apa yang mereka "latah-i"

Jika anda guru yang baik, tidak akan anda mendiskreditkan murid anda yang baru saja memiliki ketertarikan terhadap sesuatu.
Pelan2 anda akan membimbingnya.
Ujug2 ceramah koar2, dengan penuh idealisme terhadap issue yang jauh dari pikiran awam? Ya siap-siap aja mendapat penolakan. Paling tidak, penolakan dengan "ujug-ujug" begitu akan lebih besar kemungkinan gagal nya

Demikian juga cerita 1 Juta Facebooker ini, atau ramai2 tweeps yg berseliweran itu. Toh, saya merasa senang-senang saja. Ada manfaatnya dari semua ke"latah-an" itu. Diakui atau tidak, ada tekanan dari sana, dan menjadi pertimbangan bagi pengambil tindakan.

Mau membantu saling mengingatkan?
atau cuma bisa komentar di kursi anda akan "latah-an" tersebut?
05 November 2009 05:16:24
conscientizacao Web 2.0 for development? For Social change? http://www.web2fordev.net/

Internet toh adalah channel, saluran komunikasi yang dapat menghubungkan banyak orang. Dan memanfaatkan saluran itu bukan hal yang haram. Semoga pemanfaatan internet tidak sekedar menjadi sumber pencari pornografi, atau alasan untuk menghindari interaksi lapangan yang jauh lebih penting.
05 November 2009 08:43:16
hamatamu wah komentarmu sudah seperti doa kang @prajnamu, nanti ditutup dengan amin yang panjang ;))
05 November 2009 08:56:58
conscientizacao  @hamatamu: Amiiinnnn... :D
05 November 2009 09:00:12
Roby Muhamad  @Leksa: terima kasih komentarnya yang informatif.

setuju 100%! :)
05 November 2009 09:06:21
Roby Muhamad  @conscientizacao: terima kasih untuk link nya :)
05 November 2009 09:07:44
pradaksina  @Roby Muhamad: ada kaitannya ama analisa kebakaran hutan seperti yg pernah sampeyan tulis?
05 November 2009 11:38:41
om teko mungkin di kemudian hari ada web site yang memberikan pilihan.
apa yang anda inginkan pada negeri ini?
a. status quo, b. reformasi, c. revolusi,
silahkan lakukan dengan sekali klik saja...
05 November 2009 17:21:28
Subroto Ah..pantas China dan Iran anti kebebasan internet
05 November 2009 19:42:19
Roby Muhamad  @pradaksina: bisa diliat memang udah ada "hutan kering korupsi" dan grup facebook itu menyulut apinya. memang bukan pertama kali ini ada api muncul, tapi baru sekarang apinya menjadi besar. poinnya adalah pentingnya keberadaan hutan kering
06 November 2009 05:49:37
Edwin Dianto Hmmm.. online activism.
21 November 2009 12:59:04
Ahmad Dadan Gerakan Sosial Digital siapa takut... dalam advokasi selama ada saluran komunikasi kenapa tidak?!!
28 November 2009 16:46:00
rianto kira2 berapa persen ya dari total 'satu juta' facebookers yg apply group(yg populer) karena nama groupnya bakal muncul di wall sama di profilenya? :D
*retoris*
01 Desember 2009 12:58:00
dht14 digital networking = simulacra dalam pemahaman bauldirrad....meskipun perlu harus tetap didukung dengan gerak di kenyataan
30 Januari 2010 12:55:00
daus http://www.satuportal.net/content/siapa-diuntungkan-dari-perkembangan-ict
08 Februari 2010 12:15:00
faisal 2009 Yang pasti berguna buat masyarakat yg males demo turun ke jalan tapi punya satu pikiran, tinggal klik di internet masukin user dan password apply group, upload gambar kerbau, jadi deh aktivis.
24 Februari 2010 22:21:00
andi_tulungagung kayake gerakan lewat media online bakaln kena ganjaln dech dengn adanya RPM kontent
29 Maret 2010 12:14:00
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »