6 Komentar Tulisan

Robohnya KPK Kami: What Next? • penulis: cicak empang, 17 September 2009 11:14:56 • Penting +10

Akselerasi pemberitaan soal CICAK aka KPK versus Buaya (yang kini menjadi hewan mutan Godzilla, tergantung versi Hollywood atau versi Jepang yang Anda yakini) pasti membuat Anda semua muak. Muak karena headline media online soal ini melulu sementara Anda pengennya lebih banyak pemberitaan soal cerainya Anang-KD, hamilnya Sheila Marcia, pernikahan Hanung Bramantyo dan Zaskia sampai tip mudik artis.  Berikut tanya jawabnya, secara umum, mengapa soal CICAK aka KPK versus Buaya/Godzilla semakin pent

Menampilkan 1 - 6 dari 6 komentar.
Mas Paman What next-nya ya mengarah ke komisioner pada mengundurkan diri sehingga KPK menjadi disfungsi atas kemauan orang dalam. Canggih kan?
17 September 2009 14:08:53
Frost Menarik juga fraksi Partai Demokrat berubah haluan. Setelah sebelumnya mendukung memangkas kewenangan penuntutan KPK, kini FPD meminta Panja RUU Pengadilan Tipikor cooling down. Walaupun terlambat, pernyataan SBY bahwa KPK perlu mendapat wewenang yg selama ini ada (penuntutan dan penyadapan) merupakan angin segar yg ditunggu (jangan lupa peran Denny Indrayana di sini).

Penasaran juga lihat reaksi jajaran Kejagung yg selama ini mendukung wacana penuntutan hanya milik kejaksaan.
17 September 2009 15:09:56
akusuka Maksudnya penyalahgunaan wewenang? Saya gak ngerti. Saya kan biasa nonton ....ibunya Kiki Fatmala ngamuk ...... dsb

----
jadi pengen ketawa, soalnya saya nonton juga. kok ya sempat2nya nonton ...
19 September 2009 19:40:48
neilhoja speachless. asli tulisannya mangstabh...

gaya tulisan diskusi kek gini sepertinya lebih enak ya.. seperti bicara langsung.

makasih mas cicak empang, yang sudah sudi berbagi. berbagi keprihatinan... *hiks. :(
24 September 2009 13:03:41
Hendri Teja KPK belum roboh mas, agak rapuh memang tapi belum roboh. pasalnya masih ada sekelompok orang yang berjuangan untuk mendukungnya. pernyataan SBY itu kan salah satunya disebabkan karena adanya desakan civil society dari sabang sampai merauke.

sekarang yang terdekat adalah mengawasi rencana Plt KPK. kalau sampai jatuh ke tangan pendekar berwatak jahat. waduh...bisa celaka masa depan pemberantasan korupsi di Indonesia
25 September 2009 20:58:10
addiehf namanya juga komisi, ya sewaktu-waktu bisa ......
27 September 2009 15:59:06
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »