8 Komentar Tulisan

Teroris memanfaatkan kelengahan keamanan hotel • penulis: Retno I Palupi, 23 Juli 2009 11:46:06 • Bagus +2

Seperti biasa, setiap pengunjung harus melewati metal detector walkthrough seperti pintu.

Menampilkan 1 - 8 dari 8 komentar.
hafudo mungkin teroris menginap 1 minggu sebelumnya memang untuk mengetahui kelemahan keamanan hotel.
23 Juli 2009 12:18:30
botaksakti yang namanya maling pasti selalu belajar untuk selalu lebih dulu dari yang nguber.
23 Juli 2009 12:21:01
R A P dari pengalaman yang sudah-sudah, paska bom meledak justru aman.. Nanti kalau sudah beberapa waktu, pengamanan akan kendur lagi, cuek lagi, dhuueerrr lagi ! (semoga yang kemaren yang terakhir di bumi indonesia. Amin...)
23 Juli 2009 12:55:30
boiga  @botaksakti: tepatnya selangkah lebih maju..
23 Juli 2009 12:57:21
hafudo  @boiga: kalo selangkah dibelakang ya gak bakal jadi teroris ya boss.. :))


23 Juli 2009 13:02:24
danpei profesional mereka dan berpendidikan
23 Juli 2009 14:12:00
rakjat ketjil maklum aja. sejak didepak dari surga, setan kan ditangguhkan kematiannya, alias kekal sampe hari kiamat.

nah, bayangin aja berapa populasi setan ampe sekarang.

bayangin pula muslihat2/modus operandi yang sudah dikembangkan. pasti banyak banget.

gak heran kalo yang namanya maling, selaku manifestasi institusi setan, selalu 1 step ahead dibandingkan polisi-hmm.. tapi polisi juga gak serta merta dapat dikatakan sebagai manifestasi malaikat sih. ya bgitu deh
23 Juli 2009 20:39:00
boiga  @rakjat ketjil: ups, koreksi nih.. yang ditangguhkan kematiannya itu moyangnya setan, yaitu sang iblis, setan2 lainnya atau turunannya bisa mati kok.. tapi ya memang dalam jangka waktu lama karena umur yang jauh lebih panjang dibanding manusia..
26 Juli 2009 02:17:35
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »