16 Komentar Tulisan

Milih Siapa? • penulis: abah, 07 Juli 2009 10:55:21 • Rating 0

Memilih kali ini, saya dilanda kebingungan antaran SBY atau JK, idealnya sih mereka masih bersama.SBY cukup responsif dan mau mendengar, arif bijaksana dan kharismatis, dan dari sisi tampilan luar ideal banget untuk sosok seorang presiden.tapi kalau kita lihat lebih jauh duet SBY-Boediono, SBy yang berlatarbelakang militer, dikenal peragu, disandingkan dengan boediono yang birokrat dan akademis, akan melahirkan kepemimpinan yang baik dari sisi administratif, tapi tidak akan memberikan dampak pen

Menampilkan 1 - 16 dari 16 komentar.
sawung bah pemilu ini mirip pemilu IA ya? minus boyke tapi. :d
07 Juli 2009 11:27:04
Chairman Mao [__ JK seoarang yang percaya diri, berani membuat terobosan dan tentunya berani mengambil resiko ____ ] Maksudnya mengambil resiko yang ditanggung pemerintah?
ref: 10,000 MW

[ ____ Kiprahnya dipemerintahan dikenal meberikan banyak terobosan ____ ] maksudnya potong kompas? apa jadinya negara yang pemimpinnya sendiri ga suka ngikutin aturan main.
ref: helikopter

[ ____ pro kemandirian bangsa ____ ] maksudnya pro kemandirian bangsa golongan tertentu?
ref: http://www.jusufkalla.com/print.php?p=24


07 Juli 2009 12:03:43
abah  @Chairman Mao: kalo 1000 megawat itu nggak dijalanin, nggak kebayang jadinya listrik kita....
beruntunglah ada JK...
aturan itu dibuat untuk kesejahteraan rakyat, kalao karena aturan rakyatnya jadi kesusahaan apa yang harus dilakukan? birokrat sejati akan bilang ikuti terus aturan, kalau pemimpin sejati bilang, ubah aturan tersebut....
aksi cinta poduk dalam negei setidaknya nggak hanya sekadar wacana....
dan beberapa perusahaan yang didirikan jk membuktikan bahwa, dalam negeri juga mampu....


07 Juli 2009 14:02:39
Chairman Mao  @abah: mengenai efek dari kebijakan 10.000MW baca: http://politikana.com/baca/2009/07/02/gurita-bisnis-kalla-bersaudara#comment-54837

mengubah/refisi aturan pun juga ada aturannya, kita tinggal di negara hukum, apa jadinya apabila RI.1 menggunakan kekuasaannya untuk bergerak diatas hukum? Orba anyone??

seorang yang tulus pengabdiannya dan profesional pada jabatannya tidak akan menggunakan perusahaan keluarganya untuk membuktikan aksi cinta product dalam negeri.. itu namanya sambil nyelam minum air sambil tidak lupa isi botol minum.
07 Juli 2009 14:49:55
abah jk juga bilang, usahanya itu menyangkut seluurh masyarakat, hanya 5% yang berhubungan dengan pemerintah....
jika jk mantan pengusaha, nggak ada yang salah dengan hal itu. dan jika ternyata menang tender setelah melalui tender yang bersih dan transfaran, kenapa enggak? daripada diaksih sama asing...
dari pada ngaku-ngaku bersih, terus sodara-sodara yang pernah kena kasus korupsi danamon, dan sodara yang lain dijadiin pejabat semua, mana yang bener....?


07 Juli 2009 15:18:26
Chairman Mao  @abah: kasih saya data 95% usaha yang konon tidak ada hubungannya dengan pemerintah.. baru saya percaya.

apakah kelakuan menggunakan jabatannya untuk potong kompas adalah suatu sikap yang bersih? silahkan anda nilai sendiri.

jadi pejabat selama melalui jalur yang bersih dan transparan kenapa tidak? saudara yang pernah kena kasus korupsi danamon, THE VERY FACT bahwa anda dan masyarakat umum mengetahui akan hal ini adalah bukti nyata kalau beliau transparan, tidak menggunakan powernya dan tidak pandang bulu dalam komitmen memberantas korupsi.
07 Juli 2009 15:30:11
adi dirgantara sekarang kita tidak perlu pemimpin kharismatik. KITA PERLU PEMIMPIN YANG CEPAT DALAM MENGAMBIL KEPUTUSAN!!!
07 Juli 2009 17:57:19
mas23 Setuju...pemimpin yang bisa mengambil keputusan yang lebih cepat tapi untuk keadaa yang lebih baik tentunya :D - JK-Win
07 Juli 2009 23:08:19
Sania Waniarsih Cara belajar paling mudah adalah meniru, kita bisa menulis, membaca, berhitung dan sebagainya melalui menirukan orang lain. Belajar dengan meniru pada anak bisa dilakukan melalui ayah atau ibu, bila sudah sekolah maka meniru atau belajar dari bapak atau ibu guru. Selain belajar, anak harus dididik untuk selalu jujur, berani, mengutamakan kepentingan orang lain dan pendidikan moral lainnya. Kita saat ini adalah hasil belajar atau meniru yang telah kita lalui. Tentu untuk menjadi pemimpin seseorang harus bisa belajar dari para pahlawan Indonesia yang gagah berani melawan penjajah Belanda. Pada saat ini keberanian-keberanian para pemimpin di Indonesia di uji, seberapa berani mereka akan memperjuangkan kesejahteraan ratusan juta rakyat Indonesia. Seberani apakah pemimpin Indonesia melawan kapitalis dan neoliberal untuk melindungi perekonomian dan kesejahteraan rakyatnya. Lebih cepat lebih baik, JK Win, semoga.
07 Juli 2009 23:09:24
sawung eh busyet sesudah tadi di flooding sby fans club sekara sobat jk. ckckck
07 Juli 2009 23:13:31
red_son2009 ga usah bingung2 deh, pilihlah JK-WIN.. itu dah yang paling bener deh.. bukti terakhir aja dia berjuang untuk HAK RAKYAT walaupun ga semua hak pilih rakyat itu lari ke JK-WIN... tapi sebagai pemerhati PILPRES yang JURDIL, dia memang pilihan Indonesia deh pokoknya...

LEBIH CEPAT LEBIH BAIK...
08 Juli 2009 01:54:34
Under World Bismillahirahmanirrahim...

INSYA ALLAH mudah2an JK-WIN bisa menang agar bisa membawa perubahan untuk Rakyat dan Bangsa Indonesia tercinta ini. Amin

"LEBIH CEPAT LEBIH BAIK"
08 Juli 2009 02:00:31
Striding Cloud  @abah:

Abah, perusahaan JK termasuk perusahaan yang dijaminkan oleh BPPN dulu semasa krisis.

lebih lengkapnya baca komentar saya disini:

[ http://politikana.com/baca/2009/07/02/gurita-bisnis-kalla-bersaudara.html#comment-54722 ]
08 Juli 2009 02:02:13
abah  @sawung: kayak milih IA ya?... saya nggak ikutan, jadinya nggak tau...
09 Juli 2009 11:36:21
abah  @Striding Cloud: beuh... kalo gitu berarti hampir semua nggak ada yang bersih....
thanks infonya

09 Juli 2009 11:38:14
abah pestanya dipastikan usai, pemenangnya adalah pak Beye...

09 Juli 2009 11:38:44
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »