olive Sejak awal udah keliatan klu...Pemilu 2009 ada yg gak beres.
Pemerintah sadar & tahu persis kalau DPT bersumber data dr Capil, sama sekali tidak valid coz banyak KTP ganda, masy miskin banyak yg tidak punya KTP.
Pasca Pileg, okelah demi atas nama stabilitas hasil Pileg tidak diungkit2...asal Pilpres penyusunan DPT seperti thun 2004. Didata door to door, tapi mengherankan...tetep aja KPU & Pemerintah Ndableg, bebal...masih saja data yg digunakan adalah DPT Pileg.
Biar kelihatan akomodatif rakyat diminta proaktif utk mendaftarkan diri...ee yg terjadi...tetep aja yg dipakai data sebelumnya. alias yg pd daftar tetep aja gak kecatet. Kalau ada yg tahu, protes...gampang aja kan, nyalahin Dinas Catatan sipil....huh
Gak heran kalau, kemudian setelah disisir ternyata ada 20-30% yg terdiri nama fiktif, nama & NIK ganda, dibawah umur, TNI Polri. untuk mencukupi seolah2 ideal jumlah total DPT 176 juta dr 230jt penduduk.
Yg sangat mengesalkan, menyedihkan lagi, presiden sbg kepala negara begitu cueknya, seolah2 tidak terjadi apa2....betul2 menegaskan kalau pak Presiden sangatlah lamban, mikir dirinya sendiri.
Gimana kita bisa berharap kesejahteraan?...mikir hak politik rakyat aja enggan...Yg penting menang..menang...& menang...huh
07 Juli 2009 16:41:41