16 Komentar Tulisan

BEM & dukung-mendukung capres • penulis: opiniherry, 02 Juli 2009 17:17:19 • Lucu +1

Etiskah BEM seJabotabek menyatakan keberpihakannya dalam pilpres kali ini? Bagaimana pertimbangan untung dan ruginya bagi organisasi? Jika capres jagoannya menang, mampukah BEM seJabotabek ini tetap menjaga kekritisannya?

Menampilkan 1 - 16 dari 16 komentar.
RETROVIRUS aneh!!!!
banyak BEM yang melakukan kontrak politik dengan MEGA-PRO kenapa yang didukung berbeda ya?

"sekedar bertanya atau tanya kenapa"
02 Juli 2009 17:18:26
5150 atau jgn2 ini hanya sekelompok orang yang mencari tempat "bernaung" jika kelak mereka lulus
02 Juli 2009 18:03:13
ryna89 Karena Mahasiswa sekarang cenderung Sudah Kehilangan Jati Dirinya Sebagai seorang mahasiswa yang Powerfull... dan bisa menetukan nasib negara...

*sambil mengingat kegigihan Mahasiswa tahun '66 dan tahun '98 yang telah berhasil mengubah rezim kekuasaan pemerintah*
02 Juli 2009 18:10:15
RETROVIRUS ryna89: boleh jadi hal ini disebabkan oleh mahalnya biaya pendidikan, sehingga mahasiswa sekarang mencoba berpikir seperti politisi yang menginginkan cepat balik modal dan cepet meraih keuntungan...
02 Juli 2009 18:13:45
opiniherry Dari sisi yg lain.
Seorang pemimpin bangsa mestinya paham bahwa mahasiswa harus dijaga kemurnian, idealisme dan daya kritisnya. Ini penting untuk menjalankan peran social control. IMO
02 Juli 2009 18:36:04
dimsci  @opiniherry:
setuju sangat,. :D

boleh dukung tapi ga perlu sampai bikin perkumpulan dan mengerahkan massa segala lah,.

02 Juli 2009 18:50:14
samsara Gerakan Mahasiswa Indonesia riwayatnya dalam kancah politik Indonesia sedikit banyak memang sering terlibat dalam gejolak politik, semisal: Soe Hok Gie yg pada akhirnya menyesal (melalui Gerakan mahasiswa sosialis?) ikut membantu angkatan darat (KOSTRAD-ABRI) yg 'menggebuk' Soekarno.

Dulu (90an), ketika gerakan mahasiswa masih memakai baju: Senat-Mahasiswa, lantas juga mengalami 'pemukulan' balik oleh rejim sisa orba: dibentuk paksa menjadi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa) guna menekan gerakan-gerakan yg bersifat: radikal.

BEM sejabotabek (saat ini) kebanyakan didominasi oleh "dewan jenggot": kader-kader PKS dan rata-rata diisi oleh mahasiswa (yang mempunyai kecenderungan politik: moderat dan konservatif) dengan jualan agama-agama, dan mahasiswa sbg gerakan moral (padahal berpolitik :)) ) merekrut anggota dan bersekutu dgn birokrasi kampus.

Jadi, 'ngga aneh kalo BEM-Sejabotabek memberikan dukungan politiknya kpd capres, ya wajar saja, demokrasi kan memberi semua pihak dan ruang untuk berpolitik toh...

*bung herry, BEM se Jabotabek itu mendukung siapa?*
02 Juli 2009 19:41:04
opiniherry  @samsara , sebagai person sah-sah saja punya patron. Namun jika sudah menyangkut organinsasi seharusnya bisa menjaga jarak. Setidaknya jangan terlalu vulgar lah...
Kita tahu dunia kampus itu amat plural. Jadi saya yakin banyak elemen di sana yg tidak setuju pada satu pilihan. Saya juga pikir ini tidak sehat bagi gerakan secara umum dan cenderung memancing friksi. CMIIW

Soal siapa yg didukung oleh BEM itu, silahkan ikuti link di atas...
02 Juli 2009 22:02:19
Subroto @cahayadipantara
........BEM sejabotabek (saat ini) kebanyakan didominasi oleh "dewan jenggot": kader-kader PKS dan rata-rata diisi oleh mahasiswa (yang mempunyai kecenderungan politik: moderat dan konservatif) dengan jualan agama-agama, dan mahasiswa sbg gerakan moral (padahal berpolitik : )) ) merekrut anggota dan bersekutu dgn birokrasi kampus............
--------------------

Saya juga merasakan pergeseran ide gerakan teman2 mahasiswa sekarang, seolah2 mereka menemukan mainan baru : agama, sebagai isu untuk kepentingan politiknya di masa depan, dan bisa kita lihat akibatnya pada agresifitas suara mahasiswa saat ini yang menurun.
Menyedihkan memang..
02 Juli 2009 22:13:11
samsara  @opiniherry: Maaf, link-nya ndak kebaca, padahal sedari tadi sdh nangkring (log- in dgn mobile-poltikana sih).

Ternyata mereka kok malah mendukung JK-Win ya? gimana ini, apa mereka sdh lupa samasekali siapa Wiranto pada tahun 98?


02 Juli 2009 22:22:26
Lady Meddy  @samsara: 1998 mereka masih di Sekolah Menengah bung...
02 Juli 2009 22:24:54
sang juara Apakah mahasiswa yg ada sekarang ini udah kehilangan identitasnya? Atau nilai2 idealismenya sudah mulai luntur krn memikirkan besarnya beban biaya yg harus di keluarkan selama kuliah?
02 Juli 2009 22:27:03
samsara  @Lady Meddy: hehe iya :))..tapi sesuai dgn tradisi pengkaderan aliran-aliran organisasi mahasiswa seharusnya, informasi gerakan mahasiswa 98 yg masih 'anget' juga dilanjtkan, paling tidak baca laporan KONTRAS, siapa jendral Wiranto pada saat itu..
02 Juli 2009 22:27:38
opiniherry  @sang juara , Saya yakin masih banyak rekan 2x mahasiswa yg idealis & progresif. Namun untuk saat ini, seperti yg diungkap @cahayadipantara, BEM sbg organisasi sedang dikuasai oleh "dewan jenggot".
02 Juli 2009 22:40:39
Ridwan wah, saya baru saja daftar jadi mahasiswa.
BEM yang sekarang ada memang sepertinya sudah tdak seperti BEM yang dulu dulu
02 Juli 2009 23:23:03
Tunjung  @samsara: tahun 98 yang jadi mahasiswa kan anda bung...kalau anak sekarang mana tahu mereka..paling juga dengar cerita doang...

Sebenar biarkan saja lah...anggap ini sebagai proses pembelajaran bagi mereka..bahwa mereka sudah bisa menyatakan sikap. Bukan kah itu yang ingin dilihatkan sama orang-orang yang baru menuju dewasa.??:D

lagian tidak semua mahasiswa memiliki pilihan sama dengan lembaga yang katanya perwakilan mereka. Bak kata JK...bisnya bisa parkir disatu tempat..tapikan penumpangnya belum tentu.

Saya pribadi melihat hal ini positif saja...
03 Juli 2009 00:43:16
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »