Cari-cari teman di detik-detik akhir. Tapi....
Cari-cari teman di detik-detik akhir. Tapi....
pradaksina Budhiarto shambazy, salah satu kolumnis senior kompas, dari tulisan-tulisannya, saya berkesimpulan bahwa beliau mendukung JK
heriyadi hehehe Kompas ke Mega, Koran Tempo ke SBY, Media Indonesia ke JK, kecendrungan yang saya lihat sih seperti itu.
tkp @heriyadi: @pradaksina: coba berandai2: seandainya SBY berkunjung ke Media Indonesia, kira-kira isu apa yang besoknya bakal muncul ya? :D
donyariya *salaman*
ginasthel lho ya gpp to kalo media berpihak pada capres tertentu, di negara maju juga kayak gitu, kalo media berpihak pada golput, lha itu yang ga baik bagi perkembangan kita
donyariya @ginasthel : setuju untuk anda :D tinggal kita penikmat suka yang mana :), kalau suka capres A yah tinggal baca koran A kan :D
kalangwan Memang sudah jamak di Amerika media akhirnya menyatakan "dukungan" pada salah satu kandidat. Tapi kalau memang mau merujuk media di Amerika, mbok ya harus total.
daengrusle tapi syukurlah, ada Tempo yg terang2an mendukung Boediono...:) sampai muncul di Caping nya bung GM..
rianty @pradaksina: salah bung, budhiarto shambazy sangat pro megawati, dari dulu hingga sekarang. saya kumpulin kolomnya. selalu ada pembenaran atas apapun yg dilakukan megawati
kalangwan rianty:
Mahfud MD duhduh....tinggal selera yg mn geto aja ko repot(kata Gusdur)wkwkwkkwkwkkwkkwkwk
Tunjung politikana sama siapa??? kalau dilihat partnernya sih dengan TEMPO. :D, tapinya belakangan para pengidola JK lebih banyak ha...ha...:)), dan yang ga suka SBY lebih banyak lagi he...he... soale ada yang fanatik sama Mega eh... prabowo kayaknya..:D
Novi Hera Herlambang kalau dari pendapat yang HL pada saat deklarasi Sabuga, kenapa Kompas pilih HL mega - kalaupun saia ada di dewan redaksi kompas, saya akan tetap memilih kepastian megawati. Mengapa? karena bisa ketebak, yg lain akan menjadikan deklarasi sabuga sebagai HL atau paling tidak foto A nya itu. Ini hanya strategi sirkulasi surat kabar saja, untuk mencari yg lain dari HL kebanyakan.
Orang Marginal @tkp: saya pingin tahu apakah kunjungan itu atas undangan Kompas atau inisiatif timses SBY. Faktanya semua capres berkunjung ke Kompas, diawali SBY, JK, dan terakhir Mega..
tkp @Novi Hera Herlambang: bisa jadi... tapi masalah komposisi pilihan tema, dalam bisnis surat kabar, tak lepas juga dari pertimbangan ekonomis dan politis tentunya.
Orang Marginal @tkp: benar, malah kunjungan JK jadi berita positif dalam Kompas esok harinya. Misalnya soal perintah JK ke fraksi Golkar agar RUU tipikor selesai 1 September
RWirawan sptnya kompas pro jk-win...melihat baz (budhiarto) mendukung JK secara terbuka...
Po' lho, baz dukung JK hak pribadi kan? begitu juga semuanya...
kalangwan Menurutku sih ga naif, ya. mungkin tidak tepat "istilah" dikait-kaitkan, tapi bisa dibaca sebagai salah satu indikasi. terlebih jika melihat pemberitaan kompas terhadap keseluruhan kampanye.
Po' kalo saya siapa aja, atau instansi apa aja yang mau ngomong dukung siapa ..
cosmiclawyer tulisannya keren nich...analisa saya suka...gak kepikiran...mudah2an orisinal punya :)
Herman Saksono Ah tidak juga. Memang deklarasi SBY-Bud bukan apa-apa dibanding kesepakatan koalisi Mega-Prabowo (ini baru berita, soalnya eskalasinya sangat heboh)
perempuan api menurut saya kompas memang berpihak ke Mega tapi budhiarto lebih pilih JK. sementara tempo, sepertinya pilih JK tapi GM mendukung Boediono.
daengrusle @Peltu69: