20 Komentar Tulisan

Simsalabim! Muncullah Rani • penulis: tkp, 28 Juni 2009 19:57:00 • Menarik +10

Kali ini Rani kurang mempesona

Menampilkan 1 - 20 dari 20 komentar.
sawung sumber saya di kepolisian menyebutkan bahwa keterlibatan antasari diketahui oleh polisi sebelum pemilu legislatif digelar. kenapa baru diumumkan ketika ramai-ramai koalisi dan kisruh dpt dan hasil pemilu yg gak kelar2? :D
28 Juni 2009 20:16:56
tkp  @sawung: nah itu dia. Bisa jadi politik komunikasi... ;)
28 Juni 2009 20:18:53
Orang Marginal  @tkp: pernah lihat wawanacara dengan Chairul Rasyid? Mantan Kapolda Jateng ini kan jadi anggota tim investigasi tandingan dari Antasari
28 Juni 2009 20:22:49
tkp  @Orang Marginal: belum sempat tuh. Mungkin bisa di-review wawancaranya? :)
28 Juni 2009 20:30:40
Orang Marginal  @tkp: saya nggak punya rekaman nya, tapi beberapa point saya ingat. Pertemuan Antasari-Sigid akan sulit dibuktikan secara hukum sebagai pertemuan yg membicarakan pembunuhan. Kedua soal jenis dan kemampuan menembak eksekutor. Jenis senjata yg dipakai, posisi eksekutor dan korban yg sedang bergerak menyimpulkan eksekutor harus org yg sudah terlatih.
28 Juni 2009 20:39:03
rif yang juga perlu di audit adl. kerja polisi/penyidik kasus antasari.
kenapa kok lama banget
28 Juni 2009 21:54:03
Ridwan sepertinya ini cuma skenario untuk menghilangkan isu tentang selebaran kampanye
28 Juni 2009 22:34:56
yusro Berharap Rani membuat pernyataan mendukung SBY, seperti halnya Prita mendukung Mega. Lalu Manohara mendukung JK :))
28 Juni 2009 22:51:53
dimsci  @yusro: :)):)):))
atau malah rani yang berharap dapat kontrak sinetron setengah milyar,.hihi ;))
29 Juni 2009 00:47:02
RETROVIRUS yusro+dimsci; berharap RANI-MANOHARA jadi duet artis dan manajernya PRITA...
29 Juni 2009 01:01:58
perempuan api astagaaaa...hahaha. tadinya saya takjub sama artikelnya. lalu makin takjub dengan komentar2nya... :p
awas lho, tar kejadian beneran komentar2 di atas :p
29 Juni 2009 09:46:35
Ev sepertinya ada upaya sistematis ya dan mungkin aja dilakukan oleh incum.....soalnya sy juga merasa demikian sama seperti tkp.....

pujangga:gimana klo asisten manajernya isabela....
29 Juni 2009 10:20:31
juveman seperti drama sinetron yang penuh dengan intrik dan politik yang menyesatkan. ini membuktikan bahwa keinginan BELIAU untuk berkuasa lagi (LANJUTKAN) dengan berbagai intrik politik.
29 Juni 2009 10:46:41
Ev juveman:betul banget...kliatan kan segitu obsesinya...dy kan merasa terpojok saat ini....jangan jangan nanti bikin Film lagi dengan judul Incumbent...ceritanya sama ky Manohara....
29 Juni 2009 10:50:20
juveman Ev : hahhaa bisa jadi karena saat ini BELIAU merasa ter-ZOLIMI seakan-akan derita MANOHARA sama dengan BELIAU. mungkin itu cara satu-satu nya untuk menarik simpati ibu-ibu penggemar sinetron kali yaaa..... LANJUTKAN
29 Juni 2009 10:55:53
Peltu69 berterimakasihlah pers kita kepada ketiga perempuan itu, karna mereka menjadi sumber berita yang sangat menyita perhatian masyarakat, walo lakon yang dilakukannya menjadi gambaran sebagian kecil perempuan rendahan (paling tidak buat saya pribadi), kecuali Prita.

mohon maaf untuk kaum perempuan kalau sedikit sarkasme.
29 Juni 2009 10:56:10
juk lawai hilang 1 tumbuh 1000
29 Juni 2009 12:52:35
Raden Ahhh KPK ...
Memang lembaga yang superbody ...
Seakan akan mereka lah yang paling benar ...

Tapi ...
Bisa saja KPK hanya dijadikan perpanjangan tangan dari suatu kelompok tertentu. Dan bukan tidak mungkin adalah demikian ...

Tul gak ya ?

Gue setuju bila KPK juga di audit oleh lembaga lain seperti BPKP.


29 Juni 2009 16:21:43
Novi Hera Herlambang  @Ridwan: setuju

29 Juni 2009 20:07:54
Mahfud MD @Raden...setuju bgtsssssssss KPK hnya sekedar perpanjangan tangan pihak2 yg punya kepentingan

knp yh...smua sgla cara dilakukan, halal ga halal dalm dunia politik, saling sikut dan ga punya etika....

apa artinya nunjukkin ke masyarakat bahwa menjadi hamba yg takut Tuhan..toh kenyataan...polah tingkahnya seperti org tdk beradad....astagfirulloh....
29 Juni 2009 22:59:14
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »