16 Komentar Tulisan

Mencoba menganalisis debat Capres putaran ke dua • penulis: andikobe, 25 Juni 2009 21:23:12 • Bagus +2

Akhirnya Debat Capres putaran ke dua selesai juga. Suasana "debat" yagn diinginkan sudah mulai terasa hangat. Meskipun masih ada beberapa hal yang sedikit masih belum "fokus pada debat itu sendiri.

Menampilkan 1 - 16 dari 16 komentar.
anti-fenomena DEBAT CAPRES.... KALO GA ADA JK, PASTI BOSENIN. VIVA JK!!!!
25 Juni 2009 22:13:05
andikobe Yup, JK dengan ciri khasnya mampu ngubah semuanya ... seru !!
25 Juni 2009 22:33:18
donyariya @andikobe setuju dengan serunya JK
tapi kurang setuju dengan isi debat yang ditampilkan, tidak lebih dari standing comedian, so sorry ...
belum cukup untuk bisa nambah nilai beliau untuk jadi presiden :)
25 Juni 2009 22:39:43
donyariya perlu juga kita perhatikan dalam debat, tidak hanya untuk menuntut psywar sebagai hiburan, suasana panas yang membuat tontonan menjadi seru

jangan kehilangan fokus, catat janji mereka, coba kita pikirkan sekali lagi apa yang mereka ucapkan, dan dalami apakah mungkin? apakah benar yang diucapkan? selanjutnya nilai dan memilih dengan rasional. mudah kan?

:)

25 Juni 2009 22:42:19
andikobe @ Donyariya : seep, tapi dari segi "debatnya" lebih mengigitkan ?, kalau biasanya mereka saling sindirnya, cuma pas kampanye di tempat terpisah, tapi saya sepakat, sekarang kita menunggu apa kah langkah kongkrit yang di tawarkan Capres dalam debatnya mampu diaplikasikan.

Setidaknya butuh 5 tahun ke depan untuk menilainya , siapa pun yang akan terpilih nantinya :)
25 Juni 2009 22:54:49
anti-fenomena  @donyariya: dari mana anda meliha itu? parameter apa yang anda gunakan hingga anda mengatakan
"urang setuju dengan isi debat yang ditampilkan, tidak lebih dari standing comedian, so sorry ... belum cukup untuk bisa nambah nilai beliau untuk jadi presiden" ?????

Salah seorang pengamat mengatakan : "Jika malam ini saya datang sebagai pihak yang netral, maka secara otomatis saya akan memilih JK"


25 Juni 2009 22:57:37
donyariya @anti-fenomena apakah saya harus setuju dengan pengamat? tidak juga kan?

banyak juga yang seperti pendapat saya, anda bisa cek twitter #politikana

yah it is entertaining ... saya setuju, tapi belum bisa membuat saya yakin untuk memilih beliau :) ini masalah selera kok

kalau kata saya : "Jika malam ini saya datang sebagai pihak yang netral (dalam artian tidak melihat track record SBY sekarang) hari ini juga saya akan memilih SBY" so ... masalah selera kan?

buat saya JK terlalu casual and sometimes we need the formal thing from president :D
25 Juni 2009 23:06:13
Wonggantenk  @anti-fenomena: lebih cepat lebih kaya
25 Juni 2009 23:08:17
Wonggantenk  @donyariya: kalau saya, lebih baik pemimpin yang apa adanya dan terus terang
...tetapi pilihan terserah anda
25 Juni 2009 23:10:14
donyariya  @Wonggantenk : percayalah standar pilihan saya sampai sekarang juga begitu, tapi kalau saya pakai standar itu, terpaksa pemilu nanti saya golput lagi :p

btw tidak ada korelasi lo orang bicara ceplas-ceplos dan menghibur menandakan ia apa adanya dan terus terang :) IMHO lo
25 Juni 2009 23:27:07
Chairman Mao  @Wonggantenk: kalau kita bilang politik itu adalah pencitraan/packaging, kotor dan lain sebagainya maka kita setuju kalau pemimpin politik kita hendaknya seorang sosok yang bisa membawa citra kita sebagai bangsa.. seperti kata komentatornya siapa tadi lupa aku.. ibaratnya kesebelasan, semua tergabung dalam satu tim, hendaknya kapten adalah seorang sosok seorang pemimpin, mengenai terus terang dan apa adanya, yang paling penting adalah terus terang dan apa adanya didalam tim internal mereka.. bukan yang di show off ke publik.

SBY tegas kalau ada kabinet menteri yang tidur, menurut saya itu baru indikator terus terang dan apa adanya yang lebih berarti ketimbang citra yang dicoba ditonjolkan dalam masa kampanye pilpres ini.

logikanya aja seorang pengusaha, apalagi pengusaha sukses ga mungkin yang namanya apa adanya.. bisa bangkrut dimakan musuh. semua itu hanya strategi pencitraan, yang pernah berurusan secara direct dengan perusahaan kala empire pasti paham lah maksud saya~
25 Juni 2009 23:43:17
Wonggantenk  @Chairman Mao: makin bingung gua nih.....
25 Juni 2009 23:44:54
Chairman Mao  @Wonggantenk: pendapat saya: kalau semua setuju politik terlihat seperti orang lagi berlomba jualan kecap, maka pilihlah capres yang paling jago jualan kecap~ intinya itu bung.. hehe.. dan menurut saya tidak ada sosok yang lebih baik membawa citra bangsa kita keluar selain SBY.

mengenai apa adanya dan terus terang itu adalah karakter penting untuk seorang pemimpin dalam memimpin internal kabinet mereka. bukan untuk pencitraan keluar, malah bisa memberi kesan negatif
25 Juni 2009 23:54:14
Ridwan ada link youtubenya g? tadi saya pergi soalnya
26 Juni 2009 00:44:58
donnyreza Megawati kayak yang dicuekin ... hihi ... dan cukup fatal ketika moderator 'melupakan' Megawati untuk berbicara, padahal moderatornya perempuan tuuhh... hihi lagi deh.
26 Juni 2009 10:19:37
andikobe @ all kita liat saja pencitraanya, masa kampanye masih berlangsung, debat Capres atau Cawapres pun masih ada beberapa putaran lagi, selain itu isu-isu yang dikembangkan masih terus bergulir, nah... kalau dilihat dairi segi pencitraan, kita liat saja siapa Capres atau Cawapres yang mampu ngadapin "tekanan di awal ini " :)

@ momod : coba di link berikut :

http://www.youtube.com/watch?v=bz2okjti5mM

http://www.youtube.com/watch?v=Lzq46rJXo88

http://www.youtube.com/watch?v=zIg8v4C_Pm0
26 Juni 2009 14:42:12
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »