”Mimpi buruk politisi adalah ketika harus berkata jujur.”
”Mimpi buruk politisi adalah ketika harus berkata jujur.”
heriyadi Itu SCTV jawab soal yang iklan "Bangkrut" saya bisa ngerti sih kalo itu yang ditolak sebab ada gambar simbol negara tertentu yang tidak bisa dikritik, nah yang soal iklan "Harga" kenapa ditolak juga?
eshape ternyata ada iklan yang ditolak juga ya?
Osama Umar "psywar secara frontal dan terbuka. " itulah demokrasi gak perlu pakai disembunyiin,
muna budi darmawan terkesan sok tahu bahkan ngawur. etika di negara mana yang mengatur tidak boleh ada pembandingan langsung dalam iklan? di amerika? huh, ada puluhan iklan yang tidak cuma sekadar unjuk diri lebih hebat dari kompetitornya, mereka bahkan menderetkan kelebihan produk tersebut dalam bentuk tabel.
laind @heriyadi:
GaraMata Kalo dari jawaban pihak SCTV itu maka ada kesan takut dituntut karena dianggap melanggar UU pemilu. Mungkin akibat penuntutan statusion yang kemaren menyiarkan yang diduga kampanya curi start SBY?
donyariya [Secara etika, dalam dunia periklanan, kata Budi, membandingkan sebuah produk dengan produk lainnya dalam iklan merupakan hal yang melanggar etika. "Misalnya kami bilang media ini lebih bagus dibanding media itu, atau mi ini lebih enak dibanding mi itu. Ya, capres-cawapres pun kami memandangnya seperti itu," kata Budi.]
donyariya mungkin bisa membantu
donyariya cek link ini .... untuk etika pariwara indonesia
donyariya ini tentang perbandingan
donyariya ini juga menarik
rif terlepas dari substansinya, saya melihat ini sbg praktek bagus dari private cencorship.
Jack Makin terlihat perbedaan kualitas di antara tim sukses masing-masing capres - cawapres.
mendoan kalau iklan yang menipu seperti BBM karena kinerja pemerintah itu ga disensor?
Ibnu Muslim coba kita lihat dari sisi lain, mungkinkah iklan itu ditolak karena faktor harga. mungkin saja timses mega pro menawar terlalu murah atau media memberikan harga terlalu tinggi? alasan penolakan bisa aja diperdebatkan wong lagi demam kampanye :)
heriyadi @Ibnu Muslim: loh sudah setuju harga koq, baca beritanya deh yang di Kompas.
Ibnu Muslim @heriyadi:
heriyadi @Ibnu Muslim: hehehe kalo itu kita tunggu sajalah, melanggar aturan KPU tapi kan?
muna lho kan sudah mendapat stempel "lulus sensor" dari lsf. bukan sensor yang mereka lakukan sudah memperhitungkan semua ketentuan kode etik periklanan indonesia?
pradaksina rif: masalahnya, stasiun tv pun ambigu. saat urusan politis, apalagi berhadapan dengan penguasa, mereka jadi super sensitif dg peraturan.
donyariya untuk iklan sebenarnya pengawasan bukan di lsf ada badan sensor tersendiri .... untuk ini mungkin bisa mengacu ke site pppi
muna saya sudah menyaksikan iklan-iklan mega-pro yang diposting enda. iklan berjudul "bankrut" barangkali sesuai dengan apa yang dikatakan budi darmawan. tapi, yang berjudul "harga"?