66 Komentar Tulisan

Timtim pergi, Aceh dan Papua menyusul? • penulis: sang juara, 12 Juni 2009 15:16:23 • Penting +6

Selama ini, Nasionalisme dan Patriotisme, begitu identik dengan prajurit. Baik itu TNI maupun POLRI. Hal itu memang lumrah, karena mereka itulah yang selalu terlihat seperti itu. Disini, saya akan menceritakan sedikit pengalaman saya, mengenai semangat tersebut.

Menampilkan 1 - 30 dari 66 komentar.
Krisnaji Dili pergi, Aceh dan Papua menyusul?
Jawaban : Setelah Ambalat
12 Juni 2009 15:20:19
mendoan sekarang RI telah membuktikan komitmennya untuk aceh yang damai, tinggal GAM membuktikan tetap dalam NKRI

saya setuju dengan perdamaian, namun bila GAM/KPA/Partai Aceh ternyata menggagas referendum untuk merdeka...maaf saja saya rasa itu pengkhianatan setelah kita bersama-sama dalam tsunami...saya dukung operasi militer yang lebih masif
12 Juni 2009 15:21:32
mendoan  @Krisnaji: NTT dulu bos, udah mau perang tuh cek di http://regional.kompas.com/read/xml/2009/06/12/14290486/Kerajaan.Amfoang.Ancam.Perang.Timor.Leste
12 Juni 2009 15:22:43
sang juara  @Krisnaji: Jangan sampe Bung.
12 Juni 2009 15:22:47
sang juara  @mendoan: Apa yg ada di benak anda, setelah sekarang, GAM menguasai parlemen Aceh?
12 Juni 2009 15:27:51
mendoan  @sang juara: setau saya belum 50+1, jadi tergantung partai lain, cuman ga bisa dipungkiri memang arahnya ke sana...kalo memang kejadian yah hati saya sangat kecewa karena masih ingin merdeka dan mengkhianati kepercayaan yang diberikan pusat...dukung operasi militer skala masif

yang jelas ketika GAM ingin mengajukan referendum, mereka sebagai parlemen akan bilang merepresentasikan rakyat aceh, dan itu akan di-blow up ke asing,, akhirnya timbul kesan rakyat aceh ingin memisahkan diri (meski pada akhirnya referendum itu gagal)

tak bisa dipungkiri keinginan untuk merdeka melalui politik memang masih ada, tapi sekarang pemerintah lebih berupaya dengan counter-intelligent, mungkin setelah resmi minta referendum baru opsi militer dibuka
12 Juni 2009 15:37:02
sang juara  @mendoan: Dengan kekuasaan yg dimiliki, refferendum tinggal selangkah lg.
Jika itu terjadi, dan GAM minta dukungan dunia internasional, kita akan babak belur.
12 Juni 2009 15:46:47
nusa sang juara: memang daerah yang memiliki kekayaan SDA yang melimpah di negara ini hanyalah menjadi DAPUR negara, saat ini incumbent sudah memulai untuk membangun daerah2 tertinggal,, wajar sajalah kalo belum kelihatan hasilnya karena waktu 5 th belum cukup... Jika akhirnya Aceh diberi otonomi khusus apakah berarti itu salah?
12 Juni 2009 15:49:17
alakazam saya mencium bau provokator.... semoga hanya bau saja
12 Juni 2009 15:50:10
sang juara  @nusa: Otonomi khusus spt apa yg anda mksd?
jika referendum bnr2 terjadi, di jamin Aceh pasti lepas!!!
12 Juni 2009 15:54:46
nusa  @alakazam: siapa??
12 Juni 2009 15:54:52
Krisnaji Dili, Aceh, Papua mempunyai konflik yang berbeda dengan Ambalat, Sipadan Ligitan

Saya pribadi tidak mempermasalahkan jika Dili, Aceh, Papua ingin keluar dari RI dengan referendum. Hidup adalah pilihan, dan jika memang itu pilihan mereka?
Kita tentunya tidak mau menjadi "penjajah" buat mereka
12 Juni 2009 15:55:18
sawung  @mendoan: liat kalender dulu. hmmm tanggal 12 ya sekarang. udah jadwalnya. :D
12 Juni 2009 15:55:55
laind Kecurigaan karena partai lokal menang di Aceh?

kalau memang teman ya percaya saja. Kalau mereka mau lepas, kalau memang yang terbaik bagi seluruh rakyat Aceh ya sudah.

12 Juni 2009 15:56:36
rachel  @fa'aza: Dikit-dikit Provokator, dikit-dikit provokator, provokator ko' dikit-dikit.
12 Juni 2009 15:57:31
nusa  @sang juara: otonomi khusus bahwa pemda dapat mengolah potensi2 daerahnya tanpa harus menunggu arahan pusat,, jadi Kepala daerah bisa mengajak investor untuk menanam modal di daerahnya sebagai modal.
12 Juni 2009 15:58:28
sang juara  @Krisnaji: Anda pribadi? lalu bgmn dengan "pribadi-pribadi", yang brjuang disana utk kedaulatan RI? @laind: Di sini saya berbicara sebagai rakyat Indonesia. Aceh adalah bagian dari kita. Dan sudah menjadi tugas kitalah agar mereka ttp bersama kita.
12 Juni 2009 16:01:53
sang juara  @nusa: Atau otonomi khusus utk memisahkan diri dari NKRI?
12 Juni 2009 16:02:51
Krisnaji @coba_bicara
Seorang anak ditugaskan berperang oleh ayahnya dengan dibekali motivasi untuk membela kehormatan keluarga

Begitu seterusnya si anak memberi motivasi yang sama kepada anaknya lagi, sampai turun temurun

Begitu?
12 Juni 2009 16:06:23
nusa  @sang juara: memisahkan bagaimana?? Indonesia ini besar bung... jadi klo hanya terpaku dari pusat g berkembang2 ni negara??jadi Pemda sendiri di beri kewenangan untuk mengolah SDAnya,, tapi salahnya sekarang kurangnya control dari pusat jadi kepala daerah kadang jarang setor ke pusat dah gitu masyarakat daerah yang merasa Daerahnya sudah bisa bergerak sendiri tanpa bantuan pusat ingin melepaskan diri.
12 Juni 2009 16:09:49
sang juara  @Krisnaji: Apa yg salah dengan itu?
12 Juni 2009 16:10:08
rachel Seperti yang sudah saya tulis pada tanggal 9-06 kemaren, bahwa SBY bilang TNI kita tidak usah kuat, adalah imbas sari SBY sendiri. Bagaimana bisa mempertahankan kedaulatan NKRI jika menjaga keamanan di beberapa propinsi saja TNI masih belum tegas. Akankah satu-satu propinsi kita lepas dari NKRI (seperti yang ditulis sang juara). Aceh; jika perlemennya sudah dikuasai oleh partai lokal, pasti akan berimbas pada keinginan untuk merdeka, bantuan pihak Internasional pasti sudah direncanakan oleh Mayoritas parlemen Aceh untuk memerdekakan Aceh. Jika para Pejuang Negeri ini masih hidup mereka akan menangis, melihat satu-satu Indonesia pecah (itu yang diharapkan oleh pihak Asing), yaitu memecah belah bangsa ini.
12 Juni 2009 16:12:14
sang juara  @nusa: Lalu diman peran seorang kepala Negara?
jika spt itu apa gunanya sebuah NEGARA?
Mending kita bubarkan saja Indonesia.
12 Juni 2009 16:13:12
tomas Bangsa yang besar adalah milik mereka yang berjiwa besar, bukan wilayah saja yang besar. Maintenance-nya ndak pernah.
12 Juni 2009 16:14:47
Krisnaji @coba_bicara
Saya cuma berharap kita tidak menjadi buta, bro

Buta karna kekuasaan, kekayaan dan kehormatan

Seperti orang-orang yang selalu gusar dengan status profilnya di Politikana ini :)
12 Juni 2009 16:16:17
mendoan  @sang juara: sebagai sarana mempersiapkan diri di masa damai mungkin...liat aja namanya aja udah tendensius...komisi PERALIHAN aceh...beralih untuk merdeka?
12 Juni 2009 16:17:01
mendoan  @nusa: yang salah adalah jika dibiarkan merdeka, 5 tahun sudah cukup kawan karena kekuasaan berada ditangannya, kalau saya mungkin 50 tahun tidak cukup karena saya tidak memiliki kekuasaan
12 Juni 2009 16:18:23
sang juara  @tomas: Sudah jadi tugas Pemerintahlah untuk me maintain semua itu.
@Krisnaji: Justru kita harus bisa membuka mata pemerintah, agar mereka mau, bukan saja mempertahankan kedaulatan, tapi juga membuat rakyatnya sejahtera.
12 Juni 2009 16:22:46
nusa  @sang juara: gag usah dibubarin,, kita bikit kayak US aj jadi negara bagian... toh sistem ekonomi,, Pemilu ,,demokrasi kita setengahnya di kutip dari USA,, jadi wajar aj menurut saya..

@mendoan: kalo anda jadi presiden 5th cukup g? yang bikin kebijakan tentang Pemilu kita ini agak tidur mereka mgutip USA yang sudah ratusan tahun berdemokrasi lah kita baru merangkak dah ikut2 yg ratusan =tahun
12 Juni 2009 16:27:45
Krisnaji @coba_bicara
Di sisi itu saya setuju, untuk membuat pemerintah tetap aware dan care dengan daerah2 yang terancam memisahkan diri

Tapi kalau rakyat disana berkeinginan lain, kita harus terima
12 Juni 2009 16:28:20
 1 2 3 > 
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »