6 Komentar Tulisan

Aturan Baru dan Alternatif • penulis: mpokb, 10 Juni 2009 09:33:08 • Penting +1

Membuat sebuah perencanaan yang memperhitungkan alternatif memang sulit dan tidak murah, namun tidak memperhitungkan dampak penerapan secara keseluruhan juga malah tidak produktif.

Menampilkan 1 - 6 dari 6 komentar.
sawung kesalahan awal adalah ketika memindahkan terminal kampung rambutan. etah teori dari mana terminal angkutan umum ditaruh ditempat yang jauh. kalo jauh gimana masy pengguna angkutan pribadi beralih ke angkutan umum.
10 Juni 2009 09:55:21
mpokb sebagai terminal angkutan bus antarkota, lokasi terminal kp rambutan di pinggir kota dan dekat jalan tol menurut saya sudah tepat. hanya saja angkutan masuk dan keluar terminal tersebut yang tidak memadai..
10 Juni 2009 10:26:51
yusro kemampuan pejabat kita mungkin memang baru pada membuat peraturan. Pelaksanaan, pengawasan, evaluasi, hasil...embuh.
10 Juni 2009 10:39:36
sawung  @mpokb: dalam infrastruktur megapolitan seperti jakarta dansekitarnya menurut saya lihat kampurng rambutan posisinya tidak tepat. mestinya ada terminal terintegarasi yang memudahkan komuter dan pengguna angkutan umum lainnya.
10 Juni 2009 10:47:26
mpokb bikin aturan kan tidak sama dengan kejar setorannya angkot ya pak..
10 Juni 2009 10:47:42
mpokb  @sawung : aha! bagaimana kalau membiarkan terminal kampung rambutan sebagai terminal akap dan menghidupkan cililitan kembali sebagai terminal bus dalam kota?
10 Juni 2009 10:50:39
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »