18 Komentar Tulisan

Apakah Yahudi Berhak Atas Tanah Palestina? • penulis: Krisnaji, 30 Mei 2009 16:16:21 • Cari Masalah -7

Negara Israel berdiri atas dasar referencum dibawah pengawasan UN sama seperti berdirinya Timor Leste yang lepas dari penjajahan Indonesia. Orang Palestina itu adalah orang Yahudi bukan orang Arab karena orang Arab asalnya dari Arab bukan dari tanah Palestina.

Menampilkan 1 - 18 dari 18 komentar.
Striding Cloud Anda itu cari masalah bener dengan masang foto itu.
30 Mei 2009 16:32:33
Krisnaji @TuVok
Gambar sudah diganti, saya lupa kalau gambar sebelumnya adalah gambar arwah yg pengabdiannya selalu dipuja
Terimakasih atas peringatan anda, saya merasakan intuisi liar anda
30 Mei 2009 16:51:24
wawajie aduh, telat liatnya! sebelumnya ada gmbar apaan sih?
30 Mei 2009 17:03:59
masjoy Apakah benar orang Israel adalah yang paling berhak atas tanah palestina? Mengingat banyaknya dosa mereka mengingkari kebenaran, mendustakan para nabi, termasuk Musa, yang jelas-jelas menyelamatkan mereka dari Firaun, apakah mereka masih pantas dipanggil sebagai bangsa pilihan Tuhan? Bahkan sampai sekarang pun mereka masih menyebarkan kekacauan.
30 Mei 2009 17:14:10
Ridwan Sejarahnya g gitu mas.
Dari judulnya kok saya jadi mikir apa belanda berhak atas tanah indonesia?
30 Mei 2009 17:15:35
Krisnaji @masjoy
Mungkin tapak tangan saya selanjutnya akan dapat membantu menggambarkan konflik disana, tepukan sakratul maut buat anda bisa mencerahkan

@mendadakpolitik, elemen tanah tidak mampu mengingkari aura historis
30 Mei 2009 17:22:22
ichanx ya ya ya... dengan demikian orang2 dari kita orang indonesia berhak mengklaim tanah di indocina (vietnam) karena itu milik nenek moyang kita... orang aborigin berhak mengklaim tanah australia... indian berhak mengklaim amerika...

logika anda sangat aneh bung @Krisnaji ... :))
30 Mei 2009 17:23:58
Krisnaji @ichanx, tepat sekali! Tapi apa ada dari mereka yang mengklaim tersebut yang sanggup??

Darah tidak sanggup mengejapkan sedikitpun elemen tanah. Hanya darah yang tertumpah yang bisa!
30 Mei 2009 17:28:11
iyom @krisnaji

Tampaknya kita kan sedang membahasnya di trit sebelah:
http://politikana.com/baca/2009/05/29/keadilan-dan-doa-ibrahim-bagi-israel.html

Komentar @Striding Cloud saya pikir sudah menunjukkan kronologisnya dengan lebih baik. Diskusinya telah berkembang ke bagaimana solusi yang terbaik bagi Palestina.

Saya menangkap bau rasialisme dalam kalimat anda,
[Arab Palestina bukan orang Palestina karena mereka pendatang sama seperti orang Cina Indonesia.]
30 Mei 2009 18:22:13
Krisnaji @irosyadi
Saya sudah melihat postingannya, dan memahami apa yang sedang dijadikan bulan-bulanan disana

Mengenai aroma rasialisme di kalimat diatas, itu hanya upaya menerjemahkan materi tanpa harus memakai kertas pasir. Maaf jika tidak berkenan, menarik untuk getarkan kembali
30 Mei 2009 19:37:35
Yanuar Fajari Terus kenapa orang-orang Eropa bantuin Israel doang, ga mau bantuin Aborigin di Australia, Indian di Amerika, Indonesia di Indocina?? Kan sama2 penduduk asli
30 Mei 2009 21:49:21
boiga orang ini ajaib.. gak jelas.. mungkin semacam paranormal .. kabur ah..
30 Mei 2009 21:51:01
Striding Cloud  @Yanuar Fajari: Anda sendiri, sudah berapa banyak peluru yang Anda sumbangkan untuk israel?
30 Mei 2009 21:53:14
MIB david (daud) and goliath (a philistine warrior) http://en.wikipedia.org/wiki/David_and_goliath
31 Mei 2009 00:16:28
Krisnaji @yanuar_fajari, apakah setiap darah yang tertumpah adalah gratis?

@boiga, tatap avatar saya dan lihat aura karma anda perlahan membiru


31 Mei 2009 00:26:23
Rahwana_Candradimuka Artikel ini tidak ditunjang oleh catatan ilmiah mau pun sejarah. Mungkinkah ini karangan belaka?
31 Mei 2009 01:50:56
Krisnaji  @Rahwana_Candradimuka Mungkin telunjuk perlu berbalik arah, apakah mungkin tulisan diatas adalah karangan saya belaka?
31 Mei 2009 05:52:49
santa luia belon pernah di notaris kan yah itu tanah ada sertifikat hak milik atao gak?..

kayak idup di jaman batu aja...saling gontok-gontokan ga karu-karuan...
kayak ga ada pemerintahan, PBB de el el..

01 Juni 2009 11:56:26
Baca tulisan « sebelumnya  berikutnya »