Upik Duuuhh.. aku gak da maksud buat tulisan hanya judul aja... Semalam tulisanku ternyata gak kesimpan... (doh) sekarang sudah bisa dibaca kok!
alakazam oh, maaf, tadi isi artikel tak muncul :P
samsara @yanthi;
Upik Meskipu nalasan ekonami, kalau sudah urusan nyawa orang lain mesti difikir ulang kembali.. Aku memang belum sempat tanya usianya.. tapi perkiraan aku anak itu baru berusia sekitar 9 tahunan.
kak inco saat ini yang diperlukan untuk mengemudikan angkot bukan SIM, tapi "kuping budeg"
rif Upik,
langbuana “Membuat Orang-Orang Berdo’a“.
R A P Bu @yanthi
Upik Pak Rif... sangat disayang kan aku sendiri belum tahu siapa pemilik angkotnya karen amasih baru tinggal di perumahan ini. Kak inco gtu yach?? supir tidak butuh SIM, Pak raf dulu didaerah Bintaro pernah kejadian, supir metro mini yang tidak memiliki SIM menabrak dan korbannya mati di tempat. Dia membawa metro mini menggantikan bapaknya ada saat itu. Serreeem banget kan??
LCFR Di Depok juga sering nih. Malah lebih aparah karena mereka membawa angkotnya sampai terminal (God know why the cops never caught them). Entah karena tuntutan ekonomi keluarga atau emang karena mereka itu trainee yah...
Upik Mas Herman memangnya kenapa yach dengan alamat rumah? hehehe..... aku faham kok makanya aku tulisnya gak lengkap kan?? hiks
Upik Makasih atas ke kekhawatirannya..... aku memang sengaja.. supaya orang-orang yang berwenang bisa melihat kondisi yang sebenarnya.. supaya tidak hanya sekdar buat undang-undang... tapi pada pelaksananaannya amburadul...
Ev anak2 zaman sekarang...lebih maju daripada orang tuanya...
Matt Zammy sistem transportasi kita memang carut marut.. bagaimana kita amu pake angkutan umum? la wong pelayanannya aja amburadul. termasuk supir angkot yg masih anak-anak an suka ngebut.
Upik Betul banget... untuk busway aja yang katanya diperuntukkan buat para pekerja... masih carut marut ....
Upik Wah memang udah gak dimana-mana yach.... gak taat aturan... yach itulah indonesia....